TEGAL – (Media
Rakyat). Walikota Tegal KMT Hj. Siti Masitha Soeparno di
dampingi Sinok Sitong Kota Tegal tampil di sebuah acara live musik dangdut Tour
Bintang Pantura yang digelar stasiun TV nasional Indosiar. Sabtu (6/5) di
halaman Parkir Rita Supermall Tegal.
Kepada salah satu pembawa acara Tour Bintang Pantura
Gilang Dirga, walikota menjelaskan berbagai potensi kuliner di Kota Tegal.
”Kota Tegal itu terkenal dengan berbagai macam kulinernya yang khas dan unik, salah satunya kupat
blengong”,ucapnya. Walikota mengatakan kupat blengong merupakan kuliner khas
Tegal yang tidak boleh dilewatkan ketika berkunjung ke Kota Tegal. “Ini kuliner
asli Tegal yang tidak boleh dilewatkan jika mampir ke Kota Tegal, karena tidak
akan ditemukan ditempat lain”, imbuhnya.
Kepada Gilang ini walikota menjelaskan bahwa daging
blengong merupakan hasil kawin silang antara bebek dan itik. “Disebut blengong karena
merupakan hasil kawin silang bebek dan itik, sehingga rasa dagingnya lebih
empuk dan gurih daripada daging bebek, ada yang goreng, sate,dan ada yg usus”,jelas
walikota.
Selain kupat blengong, dalam kesempatan itu walikota
juga mengenalkan kuliner lainnya berupa tahu aci. “Selain kupat blengong, Tegal
juga punya tahu aci. Ini adalah satu lagi kuliner yang bisa dijadikan salah
satu pelengkap kupat blengong, makannya harus panas-panas dijamin tidak akan
puas dengan cukup satu porsi”,ucapnya.
Walikota berharap melalui berbagai acara pertunjukan
musik yang diselenggarakan stasiun televisi nasional ini berbagai potensi
kuliner di Kota Tegal dapat di promosikan kepada seluruh masyarakat di
Indonesia. “Ajang seperti ini bagus untuk Kota Tegal, selain sebagai hiburan
rakyat bagi warga, ajang ini juga dapat dijadikan momentum untuk mempromosikan
Kota Tegal dengan berbagai potensi kulinernya”,pungkas walikota.
Sementara itu dalam kesannya Gilang mengatakan tahu
aci dan kupat blengongnya semuanya enak. “Kupat blengong dan tahu acinya sangat
enak, bisa-bisa saya tidak cukup satu porsi makan nya”,ucap Gilang kepada
walikota. (Daryani/MR/99).

