TEGAL-(Media Rakyat).
Peringatan Muharaman bertempat di Masjid Baitul Iman Jl Karimun Jawa Gg Asyik
Kelurahan Mintaragen dengan di isi oleh pengajian Muharaman dan santunan Anak
Yatim, Minggu (16/10).pengajian yang terdiri dari majelis Taklim, Pengajian
Al-Hidayah, Al-Munawaroh, Al-Mutmainah, Al-Muttaqin, Roudhotus Sholikha dan
Nurul Hikmah.
Seperti
biasanya Kehadiran Walikota Tegal KMT. Hj. Siti Masitha Soeparno selalu dinanti
dan dirindukan Warganya, banyak dari ibu ibu dan anak anak juga bapak bapak
ingin bersalaman dan berfoto bersaman orang nomor satu di Kota Tegal tersebut.
Hadir
dalam acara tersebut Camat Tegal Timur, Indardi, lurah Mintaragen Edi, Ketua Rw
10 Ketua RT 01 sampai 04, Tokoh Masyarakat, Stella Emilia, Harin Anggoro dan
Tokoh Agama Harun Abdi Manaf,
Dalam
kesempatan itu Walikota Tegal memberikan Santunan kepada 51 anak yatim piatu,
anak yatim, anak piatu, dan 26 orang jompo serta bantuan kepada Group Rebana
dan Hadroh dari Remaja Masjid Baitul Iman (Risman)
Acara
diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Quran oleh Rugayah dan Saritilawah Ibu Dedeh
Ketua
Panitia Pengajian Murharaman , Endang Suciarti mengungkapkan ungkapan
Terimakasih dan apresiasi yang sebesar besarnya kepada Walikota Tegal “ Sejuk
sekali rasanya , karena baru kali ini ada pengajian tingkat RW Di Masjid Baitul
Iman dihadiri oleh Walikota Tegal , Bunda Sitha” ungkap Endang
Walikota
Tegal menyampaikan “ Di dalam bulan Muharram ini yang juga tahun baru Islam ,
tahun baru berarti juga memulai awalan yang baru , lembaran baru sehingga
sungguh kita akan rugi apabila kita tidak memanfaatkan berlomba lomba di dalam
kebaikan ”
“
Kita juga harus bersyukur dengan cara meningkatkan ibadah , meningkatkan
kegiatan kegiatan majelis taklim ini , sunah berpuasa dan memberikan santunan
pada anak yatim dan keluarga keluarga kita yang membutuhkan perhatian dan
bantuan kita “ Ungkap Walikota
“
Dalam kesempatan yang berbahagia ini merasa luar biasa melihat ibu ibu dari
gabungan majelis taklim ini hadir untuk kita sama sama berdoa meningkatkan
ketakwaan kita, ibadah kita dan yang paling utama adalah memperhatikan dan
menyayangi anak yatim, piatu, yatim piatu dan orang tua kita yang jompo.”
Tambah Walikota
Dalam
hal pembangunan Walikota juga menyampaikan “ disamping dari APBD Kota Tegal
juga ada dana dari Pusat Khusunya kementrian terkait, pembangunan dan pembenahan bisa secepat ini,
jalanannya sudah dibenahi, sudah terang dan pembenahan dari berbagai sector.”
“
Tahun 2014 APBD Kota Tegal sekitar 640 Miliar untuk membangun Kota Tegal ini
yang terdiri dari 4 Kecamatan dan 27 Kelurahan dengan berbagai dinamika dan
permasalahannya, kalau dihitung hitung tidak akan cukup sehingga saya terus ke
Pusat memberikan pemahaman, memperkenalkan Kota Tegal dan Alhamdulillah tahun
2016 APBD kita sudah mencapai 1,5 Triliun, itu berarti pembangunan terjadi di
Kota Tegal.” Tambah Walikota.
Pemerintah
Kota Tegal mempunyai program untuk menguatkan ekonomi kerakyatan dalam arti
potensi potensi local yang ada di Kota Tegal “ Ibu ibu yang punya potensi
menjahit, merias, memasak dan lainnya nanti aka nada program dibantu modalnya
sehingga bisa bergulir ekonomi kerakyatan kuat dan ibu ibu bisa membantu
ekonomi keluarga.” Ucap Walikota
“
Kota Tegal juga harus menjadi Kota layak anak karena untuk mensukseskan program
nasional agar tidak ada lagi kekerasan terhadap perempuan dan anak” Ujar
Walikota
Mengenai
banjir yang kadang melanda daerah Kelurahan Mintaragen khusunya RW 10 walikota
meminta “ Kita Sama Sama menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah
sembarangan sehingga saluran kita tidak mampet” ungkap Walikota
Acara
ditutup dengan taushiah dan doa bersama untuk kemajuan Kota Tegal serta
keselamatan pemimpin dan warga.
Dalam kesempatan memberikan Taushiah kepada
jamaah yang hadir Harun mengatakan bahwa “ Saya sangat senang bertemu Calon
calon penghuni surga, seperti dikatakan oleh Nabi Muhammad SAW , Aku besok di
Surga duduknya berdekatan dengan orang orang yang selama di dunia selalu memperhatikan
anak yatim, dekatnya seperti ibu jari dan jari telunjuk artinya sangat dekat
sekali.” (Daryani/MR/99)