TEGAL –(Media
Rakyat). Sebanyak 14 Tim dari berbagai Kota dan Kabupaten di Jawa Tengah
ikuti Festival Olahraga Tradisional Tingkat Jawa Tengah Tahun 2016 yang
dilaksanakan di Lapangan SUPM Kota Tegal. Kamis (17/11). Kegiatan yang
diselenggarakan Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Dinporabudpar)
Kota Tegal ini sebagai upaya penggalian dan pelestarian olahraga tradisional
melalui pertunjukan alternatif yang menarik kepada masyarakat.
Acara
yang dibuka oleh Plt. Dinporabudpar Drs. R. Supriyanta ini menampilkan berbagai
pemainan tradisional dari masing-masing daerah peserta selama 15 menit yang
akan akan dinilai oleh dewan juri. Bagi
peserta berpenampilan terbaik 1,2,3 dan Harapan 1,2,3 oleh panitia akan
dberikan penghargaan berupa uang pembinaan dan trophi. Dalam festival itu Kota
Tegal sendiri menampilkan permainan tradisional rok gebug yang dimainkan oleh
11 orang pemain.
Walikota
Tegal KMT Hj.Siti Masitha dalam sambutannya yang dibacakan Plt. Dinporabudpar
Kota Tegal Drs. R. Supriyanta mengatakan festival olahraga tradisional ini
adalah salah satu upaya untuk menjaga permainan anak - anak agar tidak punah. Menurutnya
olahraga tradisional memuat nilai budaya yang ada di masyarakat dengan unsur utama
permainan yang memuat kerjasama dan bersifat menghibur.
Keberaadaan
permainan olah raga tradisional sekarang ini hampir punah, hal tersebut
disebabkan oleh banyak faktor antara lain, kemajuan teknologi yang tumbuh pesat
sehingga menggeser ragam permainan rakyat ini dengan permainan tren baru yang
berupa permainan elektronik dan game. “Selain itu tumbuhnya olahraga modern
yang didukung oleh event pertandingan yang rapi dan sistemik dari tingkat
lokal, nasional bahkan internasional”, jelasnya.
Oleh
karena itu sebagai kekayaan budaya bangsa, olahraga tradisional perlu
dilestarikandengan diberi ruang yang seluas luasnya untuk berkembang. “Harapannya
kegiatan ini dapat dikembangkan lagi sebagai even pariwisata, karena tradisi
olahraga tradisional ini atraktif dan menarik minat masyarakat”,pungkas
walikota.
Sementrara
itu Plt. Dinporabudpar Kota Tegal Drs. R. Supriyanta dalam keterangannya
mengatakan festival ini diadakan untuk menggali dan melestarikan potensi olaha
raga tradisional di Jawa Tengah, karena menurutnya banyak olahraga tradisional yang
hamper punah sehingga perlu digali dan dikembangkan menjadi olahraga yang diminati
masyarakat. (Daryani/MR/99).