TEGAL - (Media Rakyat). Walikota Tegal KMT. Hj. Siti Masitha Soeparno menerima audiensi dari Kelompok
Tani Ternak (KTT) Itik Berkah Abadi. Kementrian
Pertanian Direktorat Jendral Peternakan dan Kesehatan Hewan memberikan piagam
penghargaan kepada Kelompok berkah abadi Kota Tegal Jawa Tengah, sebagai
pemenang peringkat 1 kategori kelompok peternak itik , dalam penilaian
manajemen usaha kelompok peternak dan petugas berprestasi tingkat nasional
tahun 2016.
Dalam
audiensi tersebut Walikota di dampingi oleh Kepala Dinas Kelautan peternakan
dan pertanian, Ir. Noor Fuadi, Kasie budidaya ternak drh Sri Kristiyani dan
penyuluh peternakan Mufrihatun.
Kelompok
Tani Ternak (KTT) Itik Berkah abadi yang beranggotakan 25 orang , dan diketuai
oleh Rajum (46 th) kelompok ini bisa menghasilkan tiap harinya antara 13 ribu
sampai 15 ribu telor setiap harinya.
“
hasil telor diolah sendiri untuk telor asin sekitar 5000 dan sisanya dijual
baik yang dating sendiri maupun lewat pengiriman tergantung jumlah pembeliannya.”
Ungkap Rajum
Dalam
kesempatan itu disampaikan masukan dari KTT berkah diantaranya adalah “ Relokasi
ternak itik karena lokasi untuk ternak yang semakin kedepan sulit, sehingga
merasa aman dan tidak digusur, kendala pakan akibat pasokan sisa filet yang
semakin sedikit dan sulit, pembuatan
sentra oleh oleh hasil ternak itik semisal telur dan hasil olahannya, adanya pembibitan.” Ungkap Rajum dan
anggotanya
“ Relokasi
sudah ada rencana di muarareja , untuk pembibitan tahun 2017 pelatihan
pembibitan dan pelatihan mesin tetas, masalah pakan sudah ada kerjasama dengan
pabrik kepala udang di Jakarta yang bisa menjadi salah satu alternative pakan
selain ikan untuk ternak itik, dan tahun ini juga ada penggunaan pakan
konsentrat sehingga kita tidak lagi tergantung dengan ikan .” ungkap Kasie
budidaya ternak drh Sri Kristiyani
“ Untuk
mutu kepala udang sudah terbukti bagus dan sedangkan untuk pakan konsentrat
yang diberikan kepada ternak itik mutunya juga bagus, munggkin segi harga dan
kebiasaan yang terbiasa menggunakan pakan ikan dan untuk merubah kebiasaan juga
butuh waktu. “ tambah drh Sri Kristiyani
“
saya merasa sangat bangga , bisa mendengar langgsung aspirasi yang pada intinya
bapak bapak mempunyai pemikiran bagai mana supaya lebih maju lagi , tidak
berpuas diri saja, karena sudah jadi juara kemudian tidak mau meninggkatkan
diri.” Ungkap Walikota
“ Apabila
kita mau berusaha insyaalloh kita yakin ini juga akan berdampak kepada
kesejahteraan dan ekonomi , bisa mengkaryakan lebih banyak orang yang berarti
juga bisa menciptakan lapangan pekerjaan , mutu dari itik ini bisa terjaga,
ibaratnya mulai dari makanan saja sampai juga tempat lokasinya.” Tambah
Walikota
“ Kedepan
tegal akan dibangun seoptimal mungkin dengan semua potensi local yang dimiliki
, bagaimana kita bisa merealisasikan pembangunan, kemajuan, kesejahteraan salah
sat ciri khas yang dimiliki oleh kota tegal adalah dengan adanya kampung itik
ini. “ Ujar Walikota
“
kita sudah sering menyampaikan kepada skpd terkait , Bappeda, DPU, dan KLH,
ciptakanlah suatu kawasan untuk Itik dari Kota Tegal , sehingga mereka para
peternak bisa tumbuh kembang baik sehat dan berpotensi untuk meningkatkan
pendapatan . “ Tegas Walikota
“ Ciptakanlah
ini kita jadikan kawasan itik , sehingga orang mau lihat, apa sih kawasan itik
ini , pengolahan makannya , pembibitannya , kolamnya , sampai dengan produksi
yang bisa kita jual , kajian dan program ini harus bisa direalisasikan dan di
eksekusi.” Ungkap Walikota
“ Saya
akan mengawal aspirasi dari bapak bapak sekalian , karena saya yakin kalau ini
bisa dilakukan dengan bersungguh sungguh Kota Tegal ini bisa menjadi daya tarik
dengan kawasan itiknya, dan pada gilirannya mensejahterakan lingkungan
sekitarnya.” Tambah Walikota
“ Kalau
perlu ibaratnya ini kita berkunjung ke Kementrian pertanian menyampaikan apakah
kita punya target khusus untuk ternak itik di Kota Tegal ini apa, apakah dari
alat, program mulai dari pembibitan sehingga bisa lebih cepat terselesaikan,
karena program pemerintah Kota Tegal adalah untuk mensejahterakan masyarakatnya
,dan potensi Kota Tegal harus kita optimalkan.” Ujar Walikota (Daryani/MR/99)