PEMALANG - (Media Rakyat), sebagai antisipasi dan untuk menekan tindak kejahatan
setiap pasaran Legi dan Pon Anggota Polsek Belik Aiptu Didik beserta
anggota selalu sambang dan mengingatkan para pengunjung pasar kambing.
Rabu (16/11/2016).
Transaksi jual beli di pasar kambing Belik setiap pasaran Legi dan Pon, penjual dan pembeli kebanyakan dari wilayah Kab.Pemalang selatan dan wilayah perbatasan dengan Kab.Purbalingga, mereka berbaur jadi satu tawar menawar harga kambing, ada juga yang menunggu di pintu masuk dengan harapan bisa langsung memilih kambing yang baru di turunkan dari angkutan, walaupun demikian tidak selamanya para pedagang mendapatkan kambing yang bagus dan murah, semua tergantung dengan kesepakatan harga.
Kondisi ramai yang seperti ini rawan dengan tindak kejahatan copet dan curanmor,berdasarkan data tahun sebelumnya sering terjadi curanmor di sekitar pasar kambing Belik, oleh karena itu Aiptu Didik selalu mengingatkan masyarakat agar memarkirkan sepeda motor dalam kondisi di kunci stang pada penitipan sepeda motor, mengingat kasus curanmor yang terjadi sebelumnya karena kelalaian pemiliknya sendiri memarkir sepeda motor di sembarang tempat tidak di kunci stang. –
Bagi para pedagang kambing di pasar kambing Belik bau kurang sedap (Prengus) mungkin sudah dianggap biasa, karena dari kambing yang di jual mereka menggantungkan hidup untuk keluarga, jika mendapatkan untung lebih mereka merasa berkah. (Heri/MR/99).
Transaksi jual beli di pasar kambing Belik setiap pasaran Legi dan Pon, penjual dan pembeli kebanyakan dari wilayah Kab.Pemalang selatan dan wilayah perbatasan dengan Kab.Purbalingga, mereka berbaur jadi satu tawar menawar harga kambing, ada juga yang menunggu di pintu masuk dengan harapan bisa langsung memilih kambing yang baru di turunkan dari angkutan, walaupun demikian tidak selamanya para pedagang mendapatkan kambing yang bagus dan murah, semua tergantung dengan kesepakatan harga.
Kondisi ramai yang seperti ini rawan dengan tindak kejahatan copet dan curanmor,berdasarkan data tahun sebelumnya sering terjadi curanmor di sekitar pasar kambing Belik, oleh karena itu Aiptu Didik selalu mengingatkan masyarakat agar memarkirkan sepeda motor dalam kondisi di kunci stang pada penitipan sepeda motor, mengingat kasus curanmor yang terjadi sebelumnya karena kelalaian pemiliknya sendiri memarkir sepeda motor di sembarang tempat tidak di kunci stang. –
Bagi para pedagang kambing di pasar kambing Belik bau kurang sedap (Prengus) mungkin sudah dianggap biasa, karena dari kambing yang di jual mereka menggantungkan hidup untuk keluarga, jika mendapatkan untung lebih mereka merasa berkah. (Heri/MR/99).
