TEGAL- (Media Rakyat). Dalam rangka memperingati hari ulang tahunnya
yang ke -17 Dharma Wanita Persatuan Kota Tegal mengadakan kegaiatan Senam Cuci
Tangan bagi siswa siswi Taman Kanak-kanak (TK) Pertiwi se-Kota Tegal. Kegiatan
yang diikuti sedikitnya 750 anak dari 12 TK Pertiwi se-Kota Tegal di buka
dengan pelepasan rangkaian balon oleh Asisten Perekonomian Pembangunan dan
Kesejahteraan Sosial Herlien Tedjo Oetami, SH, Kepala Dinas Pendidikan Drs.
Johardi, MM, Serta Kepala BKD Kota Tegal Drs. Irkar Yuswan Appendi, MM di Halaman
Pendopo Ki Gede Sebayu Kota Tegal. Jumat (16/12).
Selain kegiatan senam cuci tangan beberapa kegiatan
lainnya juga telah dilakukan Dharma Wanita Persatuan Kota Tegal dalam rangkaian
peringatan HUT nya yang ke-17, diantaranya pelatihan Table Manner di Hotel
Bahari Inn yang diikuti unsur pelaksana Darma Wanita se-Kota Tegal pada tanggal
16 November 2016 dan Lomba mewarnai bagi siswa siswi TK Pertiwi pada tanggal 15
Desember 2016.
Ketua Darma Wanita Persatuan Kota Tegal Debby Vioreza
Indiyani dalam laporannya mengatakan tujuan diadakannya kegiatan ini
dikarenakan cuci tangan merupakan hal yang paling dasar dan pokok untuk
membentuk pola hidup besih sehat (PHBS). “Hal ini harus dimulai dari masa
anak-anak sehingga bisa menjadi budaya dan merubah perilaku hidup sehat bagi
anak sampai dewasa hingga berkeluarga”, ucapnya.
Sementara itu Walikota Tegal KMT Hj. Siti Masitha
Soeparno dalam sambutannya yang dibacakan Asisten Bidang Perekonomian Pembangunan
dan Kesejahteraan Sosial Herlien Tedjo Oetami, SH mengatakan sangat mengapresiasi
kegiatan senam cuci tangan ini. Dikatakan walikota cuci tangan merupakan cikal
bakal penerapan perilaku hidup sehat. Melalui senam cuci tangan anak-anak
diajarkan untuk memulai menjaga kebersihan sejak usia emas. “Sebab di usia emas anak-anak cepat tanggap
mudah menangkap, memahani sekaligus meniru apa yang mereka lihat dan dengar
dari orang sekitar di lingkungan mereka sehari-hari”, ucap walikota.
Selain baik bagi anak-anak cuci tangan juga sama
pentingnya diterapkan bagi orang orang dewasa. Menurutnya kebiasaan ini tidak
sulit, sehingga jika diterapkan sehari-hari akan memiliki pengaruh yang penting
dalam upaya menjaga dan menerapkan perilaku hidup sehat. “Jasmani dan rohani yang
sehat merupakan dambaan setiap orang, karena dengan jasmani yang sehat kita dapat
melakukan berbagai kegiatan”, imbuh walikota.
Dikatakan walikota kesehatan akan terasa mahal jika
seseorang mengalami sakit. Untuk itulah walikota mengajak untuk menerapkan pola
hidup sehat dengan membiasakan cuci tangan 40-60 detik dibawah air mengalir sebelum
dan sesudah makan, setelah menyentuh hewan, membuang sampah, dan setelah bersin
batuk dengan sabun yang mengandung antispetik. “Karena kebiasaan ini dapat
mengurangi resiko penyakit diare sampai dengan 40 %”, pungkasnya.
Selain
senam cuci tangan, dalam kegiatan tersebut Asisten Perekonomian Pembangunan dan
Kesejahteraan Sosial serta Ketua Dharma Wanita Kota Tegal juga memberikan
hadiah berupa piala dan uang pembinaan bagi 6 orang anak pemenang lomba
mewarnai TK Pertiwi se-Kota Tegal yang dilaksanakan sehari sebelumnya. (Daryani/MR/99)