JAKARTA - (Media Rakyat). Pemerintah
Provinsi DKI Jakarta berencana akan memasang lebih kurang 2.500 unit CCTV
(Closed Circuit Television) atau kamera video digital yang tersambung dengan
sistem pengamanan milik pemerintah yang difungsikan untuk memantau aktifitas
warga untuk mencegah semakin meningkatnya gangguan keamanan di wilayah Jakarta dan
sekitarnya. Upaya pemerintah dalam membangun
keamanan berbasis teknologi dengan konsep 'Jakarta Smart City' melalui digital
security ini akan melibatkan tiga instansi yaitu Pemprov DKI, Polda Metro Jaya
dan Kodam Jaya.
Beriringan dengan hal tersebut, Hitachi Insight Group, yang bertanggungjawab
sebagai penggerak bisnis internet of
things (IoT) secara global dan strategi go-to-market
(GTM) untuk Hitachi, Ltd. (TSE: 6501), hari ini meluncurkan software analitik video baru untuk
memperbaiki dan memperluas portofolio solusi Smart City dan Keamanan Publiknya, yang tentunya dapat menjadi pendorong
agar upaya pemerintah tersebut dapat terealisasikan secara efisien dan efektif.
Hitachi Video Analytics (HVA)
mengkombinasikan visi komputer dan analitik yang canggih untuk mendapatkan
wawasan yang luas dan menghasilkan peringatan pada saat itu juga yang mampu
menyajikan hal-hal, yang tidak hanya disajikan kepada pemerintah DKI Jakarta
tetapi juga kepada kota-kota lainnya, bandara, kampus, agen transportasi, dan
bisnis. (TIM/MR/99).
