PEMALANG
- (Media Rakyat). Polsek Pemalang Polda Jawa Tengah kembali ungkap
kasus judi togel, berawal dari anggota Polsek Pemalang yang sedang
melaksanakan patroli di wilayah kel.Pelutan, Kec./Kab. Pemalang, dan
mendapat informasi dari salah satu warga bahwa di Halte Bus Pagaran
tepatnya di Jln.Brigjen Katamso Pelutan Pemalang sering digunakan untuk
transaksi judi togel.Kamis(09/02/2017)
Saat itu juga Unit Reskrim Polsek Pemalang dan warga yang melapor ke Polsek mengecek kebenaran informasi tersebut dengan mendatangi lokasi dimaksud. Ternyata benar saat petugas sampai di TKP, di tempat tersebut dijumpai orang yang sedang menyerahkan sobekan kertas berisi pesanan angka Togel beserta uangnya, saat itu anggota Reskrim langsung mengamankan tersangka yang bernama Ngadiran bin Sagrib, 60 th,Jl.Nusa Indah No.39 Rt.04/Rw.08 kel.Pelutan kec/kab.Pemalang yang pekerjaan sehari harinya sebagai tukang becak dan menyeberangkan anak sekolah di SMP Islam Pagaran Pemalang.
Sungguh sangat disayangkan pekerjaan kesehariannya yang cukup mulia untuk menafkahi keluarganya dengan hasil kurang lebih Rp.60.000 (enam puluh ribu rupiah) sebagai tukang becak dan menyebrangkan anak sekolah masih dirasa tidak cukup tapi mencari tambahan biaya hidup dengan jualan togel, hal ini jangan sampai diulangi lagi lebih baik cari tambahan yang halal, "kata Kapolsek Akp.Tarhim,SH kepada Ngadiran" yang harus mempertanggung jawabkan segala perbuatannya sesuai ketentuan hukum yang berlaku. (Heri/MR/99).
Saat itu juga Unit Reskrim Polsek Pemalang dan warga yang melapor ke Polsek mengecek kebenaran informasi tersebut dengan mendatangi lokasi dimaksud. Ternyata benar saat petugas sampai di TKP, di tempat tersebut dijumpai orang yang sedang menyerahkan sobekan kertas berisi pesanan angka Togel beserta uangnya, saat itu anggota Reskrim langsung mengamankan tersangka yang bernama Ngadiran bin Sagrib, 60 th,Jl.Nusa Indah No.39 Rt.04/Rw.08 kel.Pelutan kec/kab.Pemalang yang pekerjaan sehari harinya sebagai tukang becak dan menyeberangkan anak sekolah di SMP Islam Pagaran Pemalang.
Sungguh sangat disayangkan pekerjaan kesehariannya yang cukup mulia untuk menafkahi keluarganya dengan hasil kurang lebih Rp.60.000 (enam puluh ribu rupiah) sebagai tukang becak dan menyebrangkan anak sekolah masih dirasa tidak cukup tapi mencari tambahan biaya hidup dengan jualan togel, hal ini jangan sampai diulangi lagi lebih baik cari tambahan yang halal, "kata Kapolsek Akp.Tarhim,SH kepada Ngadiran" yang harus mempertanggung jawabkan segala perbuatannya sesuai ketentuan hukum yang berlaku. (Heri/MR/99).
