TEGAL- (Media
Rakyat). Dalam pertemuannya dengan siswa dan siswi SMA
N 5 Kota Tegal, Walikota Tegal KMT Hj.
Siti Masitha Soeparno kembali menegaskan tentang arah dan cita-cita yang harus
dimiliki setiap anak bangsa yang sudah berada di bangku SMA. “Dari bangku SMA
lah, kita harus mulai mengetahui kemana arah dan tujuan hidup kita ke depan,”
Ungkap walikota saat berdialog dengan
para siswa kelas 11 dan 12 SMA N 5 Kota Tegal dalam kegiatan Walikota Mengajar.
Kamis (16/2).
Menurutnya dunia sesungguhnya adalah ketika seseorang
lepas dari bangku sekolah dan memasuki kehidupan sosial di masyarakat. “Siswa yang telah lepas dari bangku sekolah
harus menerapkan ilmu pengetahuan yang didapat dari sekolah dalam kehidupan
bermasyarakat. Tanpa bekal ilmu yang dapat diaplikasikan orang tersebut akan
tertinggal. Namun disampaikan walikota, ilmu saja tidak cukup, penerapannya
harus di barengi dengan akhlak “Inilah yang disebut integrasi ilmu dan
aplikasinya,”ungkap walikota.
Walikota juga menyampaikan pendidikan yang didapat
dari sekolah merupakan dasar yang menjadi pegangan para siswa untuk memulai
memasuki jenjang kehidupan berikutnya. Oleh karena itu sebelum para siswa lepas dari
bangku sekolah, siswa harus tahu akan menjadi apa. “Akan terlambat, jika sampai
saat ini para siswa belum tahu arah hidup ke depan”, ucapnya.
Selain itu dijelaskan walikota, pembentukan karakter
seseorang juga dimulai dari sekolah. Hal ini karena saat ini peran keluarga hanya
30 persen, selebihnya pembentukan karakter sesorang berasal dari lingkungan luar rumah termasuk di sekolah. “Apalagi
di era teknologi sekarang ini setiap pemuda harus menjadi mansusia yang siap
pakai pemikiran dan tenaganya, ketergantungan kepada orang tua hanya membuat
seseorang hanya akan menjadi beban. Peran guru dan orang tua hanya sebagai pemberi
dukungan, namun siswa yang mentukan kehidupannya sendiri,”ucap walikota
Namun walikota kembali lagi mengingatkan kepada siswa
dalam mengaplikasikan ilmunya harus dibarengi dengan akhlak yang baik. Karena
jika pengaplikasian ilmu tidak dibarengi dengan akhlak yang baik, yang terjadi
akan banyak manusia yang menghalalkan segara cara dalam mencapai tujuan. “Pengaplikasian ilmu tanpa dibarengi akhlak
hanya akan memunculkan orang-orang yang akan menghalalkan segela cara untuk
mencapai tujuannya. Oleh karena itu kebiasaan yang tidak baik harus segera
ditinggalkan”,ujarnya.
Di akhir pertemuan selain mengajak siswa membangun
integritas ilmu, walikota juga mengajak
agar disaat para siswa telah meninggalkan bangku sekolah dan terjun ke
masyarakat, mereka dapat menciptakan lapangan pekerjaan sendiri dengan
mengembangkan ekonomi kreatif. Selain itu Walikota juga mengingatkan para siswa
untuk selalu menjauhi narkoba serta peduli dengan lingkungan di sekitarnya.(Daryani/MR/99).