TEGAL –
(Media Rakyat). “Rasa rindu dan kangennya bunda di SMK N 1 ini untuk bertemu
dengan bintang bintang bunda ini, bunda selalu merindukan untuk bertemu dengan
anak anaknya yang mau maju dan menciptakan masa depan yang lebih cerah lagi,
ini semua bintang bintang bunda semua harus menjadi bintang yang membanggakan
kota tegal”, ungkap Walikota.
“Bunda akan
memberikan suatu semangat yang mencerahkan, anak-anak harus memahami bahwa
sekarang ini ada yang namanya pasar MEA (Masyarakat Ekonomi Asean), satu pasar
global yang besar sekali yang dibuka kesempatannya untuk semua Negara yang
terlibat didalamnya,” ucap Walikota.
“Semua saling
bertukar untuk tenaga kerja, tenaga pikir, tenaga karya, dan lainnya,”, tambah
Walikota.
“Bagaimana
kita mempersiapkan diri, apakah Indonesia, Kota Tegal dan sekitarnya harus
tertinggal dengan Negara lain, tentu saja tidak. Kita harus maju,” imbuh
Walikota.
“Bunda
harapkan keberadaan anak anak di SMK N 1 ini menjadi manusia yang sudah siap
memasuki pasar tersebut dan miliki potensi, karena sekarang yang dibutuhkan
adalah tenaga yang pintar, terampil dan langsung sudah siap pakai di pasar juga
bisa menciptakan lapangan pekerjaan,” pesan Walikota.
Untuk lebih
memberikan semangat, Walikota juga menceritakan kisah sukses dari beberapa
tokoh di Indonesia yang juga mempunyai bakat dan keahlian yang sedang siswa SMK
N 1 tempuh.
“Bunda mau
cerita tentang Chef Bara Patirajawane yang dari dulu senang masak dan mempunyai
hasrat yang besar di memasak, jadi seperti kalian yang dapatkan di sekolah,”
ungkap Walikota.
“Basik atau
dasarnya dahulu, bagaimana cara memasak yang benar, kemudian yang tertata rapi,
proporsinya bagus ini akhirnya menjadi satu profesi.”, ucap Walikota.
“Kalau
sekarang bunda undang Chef Bara ke Kota Tegal untuk demo masak, tarifnya
puluhan juta, itu baru dari masak, anak anak harus semangat, karena ini bisa
menjadi penghasilan dan yang paling penting adalah tekun dan serius,” tambah
Walikota.
“Begitu
juga dengan tokoh Tantowi Yahya yang pernah menjadi anggota DPR RI dan sekarang
duta besar di New Zealand, juga mempunyai Basik perhotelan, ditambah tokoh
Martaa Tilaar yang mempunyai usaha kosmetik yang juga mempunyai basik tata rias
seperti kalian dan mempunyai karyawan sampai ribuan,”, imbuh Walikota.
“Jadi Bunda
bangga sekali pilihan anak-anak untuk betul-betul menekuni jurusan yang ada di
sekolah itu tepat, masa depan sudah menunggu anak-anak semua.”, pesan Walikota.
Walikota
memberi gambaran bahwa Karena di sekolah ini menerapkan learning by doing,
sambil belajar kita langsung praktek sehingga ilmu yang banyak didapatkan untuk
anak anak adalah saat praktek dan yang paling utama bidang yang anak anak
geluti tidak ada ausnya, tidak ada matinya karena apa, pertumbuhan manusia dari
hari kehari terus meningkat. Kebutuhan utama manusia itu adalah, makan kemudian
pakaian, tempat tinggal, jadi kalau ada turis yang datang pasti hal pertama
yang di cari adalah, dimana ia bisa makan, dimana ia bisa menginap dan dimana
ia bisa berrekreasi.
“Bunda
minta, kalian mempunyai masa depan yang luar biasa, karena sekarang ini
persaingan yang tamat sekolah saja persaingannya seperti Tsunami, ombaknya
sangat besar dan banyak sekali, semua mau mendapat pekerjaan, apabila tidak
Smart, Friendly, dan ikhlas dalam bekrja maka akan sulit kita bersaing,”
pungkas Walikota.
Kegiatan
Walikota mengajar kali ini berlangsung di Aula SMKN 1 Kota Tegal, Rabu
(1/3/2017). Turut mendampingi Walikota Tegal, KMT. Hj. Siti Masitha Soeparno,
Assisten 2 Setda Kota Tegal, Herlien Tedjo Oetami, Kepala
Bidang PPTK Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tegal Sudoro, Kepala Sekolah
SMK N 1 Kota Tegal, Mas Rudianto
Sementara
itu Kepala Sekolah SMK N, Mas Rudianto berharap agar siswa didiknya menjadi
anak yang cemerlang dan bisa mengikuti jejak Walikota yang sekarang.
“Ini sudah
yang ke 3 kali didatangi Walikota Tegal, KMT. Hj. Siti Masitha Soeparno, untuk
bergabung memajukan Kota Tegal lewat SMK N 1,”, ungkap Rudianto.
“Bunda
mengajar dalam rangka menuju Tegal Kota Kuliner, dari mana bunda akan membangun
misi itu, tentunya dari anak anak sekalian terutama yang sekarang ada di
jurusan tata boga, kalian harus bisa menjadikan Kota Tegal sebagai Kota Kuliner
setelah lulus sekolah,” pungkas Rudianto.
Dalam
kesempatan itu Walikota juga menyempatkan memberikan pelajaran langsung,
learning by doing kepada siswa siswa yang kebetulan sedang praktek sesuai
dengan keahliannya, mulai dari memasak, menjamu tamu di restoran sampai merias.
(Daryani/MR/99).