| Upacara Peringatan HUT SATPOL PP |
TEGAL– (Media
Rakyat). Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun
(HUT) nya, Pemadam Kebakaran (Damkar),
Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) serta Satuan Polisi Pamong
Praja (Satpoll PP) Kota Tegal melakukan berbagai atraksi unjuk kebolehan sesaat usai melaksanakan upacara peringatan
hari jadi di Halaman Pendopo Ki Gede
Sebayu ,Balai Kota Tegal. Jumat (17/8) pagi.
Di hadapan Walikota Tegal
KMT Hj. Siti Masitha Soeparno beserta Jajaran Forkopimda Kota Tegal sejumlah petugas Damkar memperagakan berbagai
adegan simulasi penanganan kebakaran.
Dalam simulasi tersebut,
petugas memperlihatkan bagaimana teknik menggunakan alat penyemprot api beserta
teknik-teknik memadamkan api menggunakan
selembar kain basah. Tidak hanya petugas Damkar, sejumlah pasukan dar unsur
Satpol PP dan Satlinmas dalam acara tersebut juga menampilkan parade defile
dihadapan walikota dan tamu undangan.
Bertindak sebagai inpektur
upacara, walikota mengatakan bahwa peringatan HUT Satpol PP yang ke-67 , Satlinmas ke-55
serta Damkar ke-98, memiliki makna strategis bagi pembangunan Kota Tegal. Terlebih dengan dalam SOTK baru ketiga unsur
ini berada dalam satu payung Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
| Peserta Upacara |
Dikatakan walikota, sekarang ini dalam tugasnya Satpoll PP tidak hanya
penegakan peraturan daerah saja, namun bertanggung jawab di bidang perlindungan
masyarakat dan penangan bencana kebakaran. Dalam gerak tugasnya, Satpoll PP juga harus memberi pelayanan cepat
dan tepat atas ancaman, gangguan, halangan dan tantangan terkait ketentraman
dan ketertiban umum.
“Selain cepat
dalam pelayanan, Satpoll PP juga harus mampu membuka ruang dialog dengan
seluruh lapisan masyarakat serta selalu peka
terhadap perubahan-perubahan sosial yang terjadi di masyarakat, sehingga dapat
melakukan langkah antisipatif untuk menghin-dari konflik sosial”,ucap nya.
Bahkan dengan
dengan tantangan ke depan semakin kompleks, jika memungkinkan Satpol PP akan didorong untuk membentuk satu regu srikandi yang memiliki
fungsi negosiator di lapangan.
“Jika perlu ke
depan harus diperbanyak srikandi-srikandi Satpol PP, untuk tugas -
tugas yang berhadapan dengan warga, sehingga harapannya dengan pendekatan yang lebut berbagai bneturan dan konflik dapat dihindari”,pungkas walikota.
(Daryani/MR/99).