| Walikota Tegal enjadi Pembina Upacara SMP N 7 Tegal |
TEGAL -
(Media Rakyat). Walikota Tegal KMT Hj. Siti Masitha Soeparno meminta
Masa Orientasi Sekolah (MOS) atau Masa Orientasi Peserta Didik (MOPD)
dilaksanakan dengan edukatif, bukan destruktif.
“MOS adalah
era pengenalan lingkungan sekolah sehingga tidak ada MOS yang sifatnya destruktif,
tetapi harus edukatif. Yaitu
mengenalkan bagaimana proses Kegiatan Belajar Mengajar
(KBM) dan
menciptakan suasana kekeluargaan yang baik,” kata Walikota
Tegal saat menjadi Pembina Upacara Bendera di SMP N 7 Tegal, pada Hari Pertama
Sekolah (HPS), Senin (18/7).
Walikota selain menjadi Pembina
Upacara Bendera di sekolah yang berlokasi di Jl. Kapt. Sudibyo, juga sekaligus
menjadi orang tua murid baru. Walikota mengantarkan putra keempatnya, Achmad
Raffi Abraham (12), yang menjadi peserta didik baru di sekolah yang dikepalai oleh
Dwi Setiawan, SPd. Walikota
mengizinkan PNS mengantarkan
anak masuk sekolah di hari pertama sekolah. Hal tersebut sesuai Surat Edaran Menteri Pendidikan dan
Kebudayaan Nomor 4 Tahun 2016 yang menganjurkan para orang tua meluangkan waktu
mengantarkan anak pada hari pertama sekolah.
| Walikota Tegal saat berikan sambutan |
“Jangan sampai ada
laporan yang masuk ke sekolah bahwa hari ini ada MOS yang sifatnya destruktif,”
kata Walikota mengingatkan. Untuk itu,
Walikota meminta guru dan Kepala Sekolah dapat memberi bimbingan dan arahan
kepada murid baru untuk bisa menyesuaikan diri.
Kepada murid baru yang
berasal dari berbagai sekolah dasar,
Walikota mengucapkan selamat karena telah resmi menjadi siswa di SMP N 7 Tegal dan
kepada siswa yang telah naik kelas dan menjadi kakak kelas serta senior bagi
adik-adiknya.
“Bagi siswa baru
cepatlah beradaptasi dan menyesuaikan diri dengan lingungan sekolah yang baru,
Jadilah anak yang santun dan rajin bertanya kepada guru, sehingga memudahkan bagi guru dan kakak kelas untuk lebih memberikan pengenalan
sekolah,” sebut
Walikota.
Kepada para guru, Walikota
menegaskan selain pendidikan formal, non formal juga menekankan pendidikan akhlak.
Sebab, siswa-siswa merupakan generasi penerus bangsa.
Menurut Kepala Sekolah SMPN 7 Kota
Tegal Dwi Setiawan, S.Pd MOS dilaksanakan untuk mengenalkan lingkungan sekolah
kepada peserta didik baru juga untuk saling mengenal antar sesama peserta didik. Dalam pelaksanaannya
tidak menggunakan hal-hal yang tidak semestinya. (Arilars/Imon)(Daryani/MR/99)