| Walikota Tegal Cek Kesiapan Pasukan |
Apel Gelar Pasukan ini menandai dilaksanakannya Operasi
Ramadniya Candi 2016 mulai hari ini, Kamis (30/6) hingga 15 Juli mendatang.
Walikota Tegal mengatakan Kota Tegal siap dilewati para
pemudik yang melintas jalur pantura Kota Tegal setelah keluar dari Exit Tol Brebes
Timur. Meski diprediksi macet, telah disediakan jalur Jalan Lingkar Utara untuk
memecah kemacetan dan rekayasa lalu lintas sepanjang jalur mudik.
“Kesiapan aparat dalam mengamankan Hari Raya Idul Fitri dibuktikan
dalam apel gelar pasukan hari ini,” kata Walikota.
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang bertindak sebagai
Pengambil Apel membacakan sambutan Kapolrei Jenderal Pol Drs Badrodin Haiti,
dalam apel yang diikuti oleh 158.402 personel yang akan diterjunkan untuk
mendukun Pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1437 H tahun 2016.
“Hari ini kita gelar pasukan untuk menunjukkan kepada
publik kita siap. Yang biasanya apel ini digelar di Semarang, maka hari ini
kita tempatkan di sumber kemacetan. Diharapkan pasukan yang diapelkan akan bisa
membantu masyarakat mudik,” jelas Gubernur.
“Kita dibantu oleh bupati dan walikota yang bukan saja di
jalur pantura juga yang ada di selatan dan tengah,” sebut Gubernur.
Gubernur saat membacakan sambutan Kapolri Jenderal Pol Drs
Badrodin Haiti menerangkan 158.402 personel diterjunkan untuk mendukung
penyelenggaraan operasi tersebut."Dalam operasi kemanusiaan ini kekuatan
yang akan digelar 158.402 orang. Terdiri dari Mabes Polri 2.043 orang, Polda
sebanyak 89.613 orang, serta instansi terkait sebanyak 66.746 orang yang
tersebar di 3.097 pos pengamanan dan 1.112 pos pelayanan," terangnya.
Ganjar menjelaskan, Kementerian Perhubungan memprediksi
jumlah pemudik yang menggunakan angkutan umum mencapai 17,6 juta orang. Terdiri
dari penumpang angkutan jalan, angkutan penyeberangan, kereta api, angkutan
laut, dan angkatan udara. "Pemudik
yang menggunakan mobil pribadi diprediksi 2,4 juta kendaraan. Untuk sepeda
motor lebih banyak lagi, sebanyak 5,6 juta kendaraan. Puncak arus mudik lebaran
untuk semua moda transportasi diprediksi H-4 dan arus baliknya diprediksi
H-3," bebernya.
Usai
memimpin Apel Gelar Pasukan, Ganjar didampingi Kapolda Jateng dan Pangdam
Jateng memusnahkan ratusan botol minuman keras secara simbolis. Sebagai
informasi, jajaran kepolisian resort (Polres) se-eks wilayah Pekalongan
berhasil menindak 2.223 kasus miras dengan barang bukti berupa miras sebanyak
436.931 botol selama penyelenggaraan operasi penyakit masyarakat (Ops Pekat)
pada kurun waktu 30 Mei hingga 13 Juni 2016.
Kapolda
Jateng Irjen Condro Kirono mengatakan mengenai penamaan Ramadniya dari bahasa
sansekerta yang artinya suci. Selain itu bisa diartikan operasi Ramadhan dan
Hari Raya.
“Hari ini ada sedikit peningkatan, puncaknya mulai Jumat,
Sabtu dan Minggu. Oleh karenanya Pos Terpadu kita tempatkan tahun lalu
ditempatkan di Pejagan kita pindah ke Exit Tol Brebes Timur. Personel dari
Polda sudah diturunkan hari ini, TNI dan potensi masyarakat dan bhayangkara. Juga
dapat tambahan dari Mabes Polri dari ISPN dan Brimob,” jelas Condro.
Kota Tegal disebut Kapolda sebagai titik rawan macet,
namun di Kota Tegal telah dibuka jalan lingkar utara yang mengurai kemacetan
sampai ke luar Kota Tegal. “Kita akan terapkan kontra flow dari Exit Brebes Timur
sampai ke luar Kota Tegal sekitar 10 KM mulai Jumat atau Sabtu,” jelas Condro.