| Walikota sapa para calon haji |
TEGAL-(Media Rakyat). Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) Tahun 2016 untuk Embarkasih
Solo turun dibandingkan tahun sebelumnya. BPIH tahun 1437 H/ 2016 M
sebesar Rp. 34.841.414,-, lebih rendah Rp. 1.155.586,- dari tahun 2015
sebesar Rp. 35.997.000, BPIH tersebut sesuai dengan Peraturan Presiden
RI No. 21 Tahun 2016 tentang Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji Reguler
Tahun 1437 H / 2016 M. Hal tersebut diungkapkan Kepala Staf
Penyelenggara Haji dan Umroh atau Kepala Kantor Kemenag Kota Tegal H.
Nuril Anwar, SH, MH saat Pembukaan Bimbingan Manasik Haji Kota Tegal
Tahun 1437 H / 2016 M di Gedung Mulya Damai Kota Tegal, Selasa (2/8).
Disampaikan Nuril Anwar, waktu pelunasan BPIH tahap I dimulai tanggal 19
Mei sampai dengan 10 Juni 2016 di bank penerima setoran BPIH. Kemudian
tahap II dimulai tanggal 13 Juni sampai 30 Juni 2016. Apabila jamaah
haji yang telah masuk dalam kouta berangkat tahun 1437 H, namun tidak
melakukan pelunasan, makas secara otomatis yang bersangkutan menjadi
waiting list untuk pemberangkatan tahun berikutnya,” tegas Nuril Anwar
dihadapan para jamaah calon haji Kota Tegal peserta Bimbingan Manasik
Haji.
Hadir Walikota Tegal KMT Hj. Siti Masitha Soeparno, Kepala Bagian
Kesejahteraan Sosial Setda Kota Tegal Drs. M. Ali Rosyidi, MPd, tokoh
masyarakat dan tokoh ulama kota tegal. Dalam kesempatan itu, Nuril juga
memperkenalkan para petugas haji yang akan mendampingi dan melayani para
jamaah saat berada di Tanah Suci. Antara lain TPHI Drs. H. Tohari, MPd,
TPIHI Dr. H. Ahmad Furqon, LC, MA,
TPHD Kota Tegal Cahyo Supriyadi, TKHD dr. Teti Aidawati dari Pemalang,
TPHD Kabupaten Pemalang Drs. S. Kohar, TKHI dr. H. Noor Hasyim Afro.
Sementara untuk paramedis Aris Suroji Mian dan Hj. Afia Kurniawan Muhab.
Mengenai Bimbingan Manasik, Nuril Anwar menyebut kegiatan tersebut
untuk memberi bekal pengetahuan Bimbingan Manasik Haji kepada para jamah
calon haji agar dalam melaksanakan ibadahnya berhasil dengan baik dan
sempurna. Serta diharapkan dapat kembali ke kampung halaman dengan
membawa predikat haji mabrur.
Bimbingan Manasik Haji Tingkat Kota Tegal dilaksanakan dua kali
pertemuan, hari Senin (1/8) – Selasa (2/8) pukul 08.00 WIB di Gedung
Mulya Damai Jl. Wahid Hasyim No. 1 Tegal. Sementara Manasik Haji Tingkat
Kecamatan dilaksanakan enam kali pertemuan dari Rabu (3/8) sampai
dengan Selasa (9/8) pukul 13.00 WIB sampai dengan 17.30 WIB. Bertempat
di wilayah Kecamatan Tegal Barat di KUA Kecamatan Tegal Barat Jl. Hang
Tuah Tegalsari, Wilayah Kecamatan Tegal Selatan di KU Kecamatan Tegal
Selatan Jl. Teuku Cik Ditiro, Wilayah Kecamatan Margadana di TK Negeri
Pembina Jl. Abdul Syukur dan Wilayah Kecamatan Tegal Timur bertempat di
Aula Kankemenag Kota Tegal Jl. Perintis Kemerdekaan No. 99 Kota Tegal.
Sementara Peragaan Manasik Haji dilaksanakan pada hari Minggu (14/8)
pukul 05.30 WIB sampai selesai di Halaman Kantor Kementerian Agama Kota
Tegal Jl. Perintis Kemerdekaan Kota Tegal. Peserta Bimbingan Manasik
Haji adalah semua jamaah calon haji Kota Tegal Tahun 1437 H/2016 M
terdiri dari jemaah yang berhak melunasi tahun 1437 H/ 2016 M sebanyak
203 orang yang terdiri dari jemaah laki-laki 86 orang dan jamaah
perempuan sebanyak 117 orang.
Peserta bimbingan manasik kelompok di masing-masing kecamatan terdiri
dari Kecamatan Tegal Barat 43 orang, Tegal Timur sebanyak 64 orang,
Tegal Selatan sebanyak 57 orang dan Margadana sebanyak 36 orang.
Pembimbing manasik antara lain Kepala Staf Penyelenggara Haji Kota
Tegal, Pejabat Kementerian Agama Kota Tegal, Kepala Dinas Kesehatan Kota
Tegal dan para ulama Kota Tegal,” sebut Nuril.
Materi Bimbingan yang diberikan antara lain bimbingan manasik haji kota tegal antara lain yaitu dari pemerintah
Tentang penyelenggaraan haji, kebijakan teknis pelayanan pembentukan kloter dan keselamatan penerbangan, bimbingan sholat fardlu di pesawat pemantapan manasik haji dan upaya melestarikan haji mabrur.Bimbingan manasik haji di tingkat kecamatan terdiri dari, bimbingan kesehatan,ibadah, manasik haji pembentukan karu/karom, bimbingan tata cara pelaksanaan haji dan dalam perjalanan penerbangan, haji perjalanan manasik umroh dan bimbingan pelaksanaan ibadah haji dan adab berhaji.
Tentang penyelenggaraan haji, kebijakan teknis pelayanan pembentukan kloter dan keselamatan penerbangan, bimbingan sholat fardlu di pesawat pemantapan manasik haji dan upaya melestarikan haji mabrur.Bimbingan manasik haji di tingkat kecamatan terdiri dari, bimbingan kesehatan,ibadah, manasik haji pembentukan karu/karom, bimbingan tata cara pelaksanaan haji dan dalam perjalanan penerbangan, haji perjalanan manasik umroh dan bimbingan pelaksanaan ibadah haji dan adab berhaji.
Walikota Tegal mengharapkan jamaah calon haji Kota Tegal dapat
memahami dan menguasai ilmu manasik serta proses perjalanan ibadah haji.
Diharap indikator keberhasilan dari acara manasik ini dapat dicapai
setelah mengikuti pembelajaran manasik dengan baik dan mampu
menjelaskan kepada para peserta haji, menguraikan tata cara ibadah haji
dan hikmahnya dan menjelaskan kasus-kasus dalam manasik haji. Oleh
karenanya, Walikota mengharapkan agar semua materi yang disampaikan oleh
pembimbing dapat diserap dengan baik oleh seluruh jamaah haji. Sehingga
kegiatan bimbingan manasik haji ini dapat dilaksanakan sesuai dengan
tujuan yang diharapkan. walikota juga mengingatkan kepada calon jamaah
untuk mempersiapkan kesehatan, masing-masing. Sebab tergolong jenis
ibadah haji sangat menguras tenaga dan pikiran. Sehingga jamaah dapat
khusu’ menjalankan ibadah haji. Sehingga pada saat menjadi tamu Allah
SWT, saat berada di Tanah Suci Mekkah Al Mukaromah dan Madinatul
Munawwaroh dapat menjalankan ibadah dengan baik. Saya berharap jamaah
calon haji dapat fokus terhadap penyuluhan yang disampaikan oleh
petugas. Jangan sampai tujuan ibadahnya menjadi tidak kita dapatkan
hanya karena kita kurang memenuhi syarat dan rukunnya,” pungkas
Walikota. (Daryani/MR/99,)Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) Tahun 2016 untuk Embarkasih
Solo turun dibandingkan tahun sebelumnya. BPIH tahun 1437 H/ 2016 M
sebesar Rp. 34.841.414,-, lebih rendah Rp. 1.155.586,- dari tahun 2015
sebesar Rp. 35.997.000, BPIH tersebut sesuai dengan Peraturan Presiden
RI No. 21 Tahun 2016 tentang Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji Reguler
Tahun 1437 H / 2016 M. Hal tersebut diungkapkan Kepala Staf
Penyelenggara Haji dan Umroh atau Kepala Kantor Kemenag Kota Tegal H.
Nuril Anwar, SH, MH saat Pembukaan Bimbingan Manasik Haji Kota Tegal
Tahun 1437 H / 2016 M di Gedung Mulya Damai Kota Tegal, Selasa (2/8).
Disampaikan Nuril Anwar, waktu pelunasan BPIH tahap I dimulai tanggal 19
Mei sampai dengan 10 Juni 2016 di bank penerima setoran BPIH. Kemudian
tahap II dimulai tanggal 13 Juni sampai 30 Juni 2016. Apabila jamaah
haji yang telah masuk dalam kouta berangkat tahun 1437 H, namun tidak
melakukan pelunasan, makas secara otomatis yang bersangkutan menjadi
waiting list untuk pemberangkatan tahun berikutnya,” tegas Nuril Anwar
dihadapan para jamaah calon haji Kota Tegal peserta Bimbingan Manasik
Haji.
Hadir Walikota Tegal KMT Hj. Siti Masitha Soeparno, Kepala Bagian
Kesejahteraan Sosial Setda Kota Tegal Drs. M. Ali Rosyidi, MPd, tokoh
masyarakat dan tokoh ulama kota tegal. Dalam kesempatan itu, Nuril juga
memperkenalkan para petugas haji yang akan mendampingi dan melayani para
jamaah saat berada di Tanah Suci. Antara lain TPHI Drs. H. Tohari, MPd,
TPIHI Dr. H. Ahmad Furqon, LC.MA,
TPHD Kota Tegal Cahyo Supriyadi, TKHD dr. Teti Aidawati dari Pemalang,
TPHD Kabupaten Pemalang Drs. S. Kohar, TKHI dr. H. Noor Hasyim Afro.
Sementara untuk paramedis Aris Suroji Mian dan Hj. Afia Kurniawan Muhab.
Mengenai Bimbingan Manasik, Nuril Anwar menyebut kegiatan tersebut
untuk memberi bekal pengetahuan Bimbingan Manasik Haji kepada para jamah
calon haji agar dalam melaksanakan ibadahnya berhasil dengan baik dan
sempurna. Serta diharapkan dapat kembali ke kampung halaman dengan
membawa predikat haji mabrur.
Bimbingan Manasik Haji Tingkat Kota Tegal dilaksanakan dua kali
pertemuan, hari Senin (1/8) – Selasa (2/8) pukul 08.00 WIB di Gedung
Mulya Damai Jl. Wahid Hasyim No. 1 Tegal. Sementara Manasik Haji Tingkat
Kecamatan dilaksanakan enam kali pertemuan dari Rabu (3/8) sampai
dengan Selasa (9/8) pukul 13.00 WIB sampai dengan 17.30 WIB. Bertempat
di wilayah Kecamatan Tegal Barat di KUA Kecamatan Tegal Barat Jl. Hang
Tuah Tegalsari, Wilayah Kecamatan Tegal Selatan di KU Kecamatan Tegal
Selatan Jl. Teuku Cik Ditiro, Wilayah Kecamatan Margadana di TK Negeri
Pembina Jl. Abdul Syukur dan Wilayah Kecamatan Tegal Timur bertempat di
Aula Kankemenag Kota Tegal Jl. Perintis Kemerdekaan No. 99 Kota Tegal.
Sementara Peragaan Manasik Haji dilaksanakan pada hari Minggu (14/8)
pukul 05.30 WIB sampai selesai di Halaman Kantor Kementerian Agama Kota
Tegal Jl. Perintis Kemerdekaan Kota Tegal. Peserta Bimbingan Manasik
Haji adalah semua jamaah calon haji Kota Tegal Tahun 1437 H/2016 M
terdiri dari jemaah yang berhak melunasi tahun 1437 H/ 2016 M sebanyak
203 orang yang terdiri dari jemaah laki-laki 86 orang dan jamaah
perempuan sebanyak 117 orang.
Peserta bimbingan manasik kelompok di masing-masing kecamatan terdiri
dari Kecamatan Tegal Barat 43 orang, Tegal Timur sebanyak 64 orang,
Tegal Selatan sebanyak 57 orang dan Margadana sebanyak 36 orang.
Pembimbing manasik antara lain Kepala Staf Penyelenggara Haji Kota
Tegal, Pejabat Kementerian Agama Kota Tegal, Kepala Dinas Kesehatan Kota
Tegal dan para ulama Kota Tegal,” sebut Nuril.
Materi Bimbingan yang diberikan antara lain bimbingan manasik haji kota tegal antara lain yaitu dari pemerintah
Tentang penyelenggaraan haji, kebijakan teknis pelayanan pembentukan kloter dan keselamatan penerbangan, bimbingan sholat fardlu di pesawat pemantapan manasik haji dan upaya melestarikan haji mabrur.Bimbingan manasik haji di tingkat kecamatan terdiri dari, bimbingan kesehatan,ibadah, manasik haji pembentukan karu/karom, bimbingan tata cara pelaksanaan haji dan dalam perjalanan penerbangan, haji perjalanan manasik umroh dan bimbingan pelaksanaan ibadah haji dan adab berhaji.
Tentang penyelenggaraan haji, kebijakan teknis pelayanan pembentukan kloter dan keselamatan penerbangan, bimbingan sholat fardlu di pesawat pemantapan manasik haji dan upaya melestarikan haji mabrur.Bimbingan manasik haji di tingkat kecamatan terdiri dari, bimbingan kesehatan,ibadah, manasik haji pembentukan karu/karom, bimbingan tata cara pelaksanaan haji dan dalam perjalanan penerbangan, haji perjalanan manasik umroh dan bimbingan pelaksanaan ibadah haji dan adab berhaji.
Walikota Tegal mengharapkan jamaah calon haji Kota Tegal dapat
memahami dan menguasai ilmu manasik serta proses perjalanan ibadah haji.
Diharap indikator keberhasilan dari acara manasik ini dapat dicapai
setelah mengikuti pembelajaran manasik dengan baik dan mampu
menjelaskan kepada para peserta haji, menguraikan tata cara ibadah haji
dan hikmahnya dan menjelaskan kasus-kasus dalam manasik haji. Oleh
karenanya, Walikota mengharapkan agar semua materi yang disampaikan oleh
pembimbing dapat diserap dengan baik oleh seluruh jamaah haji. Sehingga
kegiatan bimbingan manasik haji ini dapat dilaksanakan sesuai dengan
tujuan yang diharapkan. walikota juga mengingatkan kepada calon jamaah
untuk mempersiapkan kesehatan, masing-masing. Sebab tergolong jenis
ibadah haji sangat menguras tenaga dan pikiran. Sehingga jamaah dapat
khusu’ menjalankan ibadah haji. Sehingga pada saat menjadi tamu Allah
SWT, saat berada di Tanah Suci Mekkah Al Mukaromah dan Madinatul
Munawwaroh dapat menjalankan ibadah dengan baik. Saya berharap jamaah
calon haji dapat fokus terhadap penyuluhan yang disampaikan oleh
petugas. Jangan sampai tujuan ibadahnya menjadi tidak kita dapatkan
hanya karena kita kurang memenuhi syarat dan rukunnya,” pungkas
Walikota. (Daryani/MR/99)