| Walikota dan Wakil Walikota saksikan sertijab Ka. Lapas |
TEGAL-(Media Rakyat). Kepala Lembaga Permasyarakatan Klas IIB Kota Tegal diserahterimakan
dari Subintoro, Bc.IP, SH kepada Bambang Basuki, Bc.IP, SH. Subintoro
memasuki masa purna tugas setelah 34 tahun 4 bulan bertugas di
Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia. Serah terima jabatan dan
pisah sambut dilaksanakan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIB
Kota Tegal, Senin (01/08) dan disaksikan langsung oleh walikota tegal
KMT Hj.siti masitha soeparno, dan wakil walikota tegal Drs HM.
Nursholeh,M.MPd dan kepala lembaga kemasyarakatan,kemenhumham jawa
tengah moelyanto, Serah terima jabatan dilaksanakan dengan
penandatanganan Berita acara dan Penyerahan memori Kepada kepala Lapas
Klas IIB Tegal dari pejabat lama kepada pejabat baru. Subintoro
menyatakan merasa bangga dan bersyukur mengabdikan diri di Kemenhumham
selama 34 tahun 4 bulan, dengan jabatan terakhir sebagai Kepala Lapas
Klas IIB selama 4 tahun 1 bulan 21 hari.
“Itu waktu yang cukup lama. Dikesempatan terakhir ini saya bersyukur
karena diberi kesempatan menjadi pegawai di Kemenhumham dengan selamat
sampai detik hari ini,” ungkap Subintoro yang didampingi istrinya saat
memberi sambutan.Subintoro mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah
Kota Tegal yang sudah empat tahun memberikan bantunan baik materiil dan
moral. “Sebagai manusia biasa banyak kekeliruan dan mohon maaf,” ungkap
Subintoro sambil menangis sesenggukan. Saya banyak kekurangan. Kepada
warga anak-anakku warga binaan, saya tulus membina saudara. Saya
berharap saudara bisa bertaubat untuk tidak mengulangi perbuatannya
lagi,” harap Subintoro yang disambut ucapan amin dari warga binaan.
Diakui Subintoro, sebagai Kepala Lapas Klas IIB Tegal, bahwa apa yang
dilakukannya banyak yang mencibir dengan menyebutnya sebagai kepala
sekolah. “Saya memang banyak di dalam berikan pembinaan secara pribadi.
Ya, tak masalah itu,” tuturrnya.
Walikota dalam sambutannya mengatakan rasa bangganya kepada
Subintoro, karena dalam pengabdiannya sebagai abdi negara tidak mengenal
lelah, ruang dan waktu. Ini salah satu bukti pengabdian Pak Subintoro.
Berbagai kegiatan meminta ijin tidak bisa menghadiri karena harus
didalam Lapas untuk bina warga Lapas satu dedikasi dan jadi percontohan
untuk dapat laksanakan totalitas pengabdian,” ungkap Walikota yang juga
memuji Subintoro karena selalu berkoordinasi baik dan selalu melaporkan
kemajuan Lapas kepadanya. Walikota juga mengingatkan janjinya untuk
memberikan fasilitas air bersih ke Lapas Kota Tegal. “saya akan
melaksana. Penyediaan Air bersih karena terkait anggaran tidak lama lagi
akan di gelontorkan demi fasilitas air bersih masuk Lapas,” tutur
Walikota.
Sementara pula di ungkapkan moelyanto menyebut mengenai rob memang
menjadi masalah alam di Kota Tegal dan juga berbagai kabupaten/kota.
Pemkot Tegal melaksanakan penganggaran agar teroptimalisasi dengan baik.
Kepada Kepala Lapas yang baru, Walikota memberi dukungan penuh kepada
pejabat baru untuk bina penghuni Lapas. “Diharapkan sebagai manusia
betakwa kepada Tuhan YME, kita berama-sama menuju pertaubatan nasuha.
Ini nilai yang sangat sempurna, Sebab, tambah Walikota, tidak ada yang
bisa mengetahui umur yang tersisa dan alangkah merugikannya umur manusia
yang sedikit. Kalau tidak dimanfaatkan sebagai hamba Allah dan
menjadikan bermanfaat bagi masyarakat nusa dan bangsa. Untuk itu,
Walikota mengajak warga binaan yang berada di masa pemulihan untuk
sungguh-sungguh dan niat yang baik memanfaatkan waktu di dalam Lapas
dengan bercermin dan kembali menjadi manusia yang bermanfat bagi nusa
dan bangsa Negara. (Daryani/MR/99,)