![]() |
| Mobil korban pencurian |
PEMALANG - (Medai Rakyat). Rabu, 3 Agustus 2016 kembali terjadi
pencurian uang nasabah bank. Kali ini terjadi kepada SIGIT (43), warga
Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang. Pencurian yang terjadi menggunakan
modus operandi dengan memecahkan kaca mobil dan diduga korban sudah
dibuntuti oleh pelaku kejahatan.
Kejadian bermula pukul 11.30 WIB, SIGIT datang ke Bank Jateng Pemalang untuk mengambil uang sebesar Rp 185.000.000,- (seratus delapan puluh lima juta rupiah). Setelah uang diambil, uang tersebut dimasukkan kedalam tas selempang berwarna hitam. Lalu, korban masuk ke kendaraannya Avanza warna putih dan tas berisi uang tersebut ditaruh di bawah jok belakang mobil. Selanjutnya, korban mampir ke warung makan ‘Sadrim’ di Jalan Kyai Makmur Komplek Kantor Pemda Kel Kebondalem Pemalang, korban pun meninggalkan tas berisi uang tersebut di dalam mobil.
Saat sedang makan, korban mendengar seseorang yang berteriak maling, dia pun langsung keluar warung dan melihat kaca mobil bagian kiri belakang pecah dan tas berisi uang Rp. 185.000.000,- (seratus delapan puluh lima juta rupiah) telah raib dan pencuri sudah kabur.
Korban ditemani dengan saksi langsung melaporkan kejadian ini ke Polsek Pemalang. Anggota Sat Reskrim Polsek Pemalang dan anggota Sat Reskrim Polres Pemalang akan bekerja sama menanangani kasus ini.
"tak jenuh menghimbau warga untuk meminta bantuan pengawalan polisi apabila mengambil uang dalam jumlah yang besar. “Kebanyakan warga takut kalau pakai pengawalan polisi bayarnya mahal, tidak kok, gratis bapak – bapak dan ibu – ibu.” tegas dikatakan Kapolsek Pemalang AKP Tarhim, SH. (Heri/MR/99)
Kejadian bermula pukul 11.30 WIB, SIGIT datang ke Bank Jateng Pemalang untuk mengambil uang sebesar Rp 185.000.000,- (seratus delapan puluh lima juta rupiah). Setelah uang diambil, uang tersebut dimasukkan kedalam tas selempang berwarna hitam. Lalu, korban masuk ke kendaraannya Avanza warna putih dan tas berisi uang tersebut ditaruh di bawah jok belakang mobil. Selanjutnya, korban mampir ke warung makan ‘Sadrim’ di Jalan Kyai Makmur Komplek Kantor Pemda Kel Kebondalem Pemalang, korban pun meninggalkan tas berisi uang tersebut di dalam mobil.
Saat sedang makan, korban mendengar seseorang yang berteriak maling, dia pun langsung keluar warung dan melihat kaca mobil bagian kiri belakang pecah dan tas berisi uang Rp. 185.000.000,- (seratus delapan puluh lima juta rupiah) telah raib dan pencuri sudah kabur.
Korban ditemani dengan saksi langsung melaporkan kejadian ini ke Polsek Pemalang. Anggota Sat Reskrim Polsek Pemalang dan anggota Sat Reskrim Polres Pemalang akan bekerja sama menanangani kasus ini.
"tak jenuh menghimbau warga untuk meminta bantuan pengawalan polisi apabila mengambil uang dalam jumlah yang besar. “Kebanyakan warga takut kalau pakai pengawalan polisi bayarnya mahal, tidak kok, gratis bapak – bapak dan ibu – ibu.” tegas dikatakan Kapolsek Pemalang AKP Tarhim, SH. (Heri/MR/99)
