TEGAL-(Media Rakyat) Keluarga
merupakan pembentuk karakter bangsa dan tempat pembentuk revolusi mental yang
paling utama. Hal itu diungkapkan Walikota Tegal KMT Hj. Siti Masitha Soeparno
dalam Puncak Peringatan Hari Keluarga Nasional tahun 2016 di Pendopo Ki Gede
Sebayu, Jumat (9/8).
Dalam sambutannya
Walikota mengatakan hari keluarga merupakan momentum yang sangat tepat dalam
pembangunan keluarga. “ini adalah salah satu program kependudukan, keluarga
berencana dan pembangunan keluarga untuk mewujudkan nawacita terutama cita ke
3, ke 5 dan ke 8”, ucap Walikota. Dalam cita ketiga yang berbunyi membangun Indonesia
dari pinggiran dengan memperkuat daerah pinggiran dan kelurahan, Walikota menjelaskan
Kota Tegal sudah melaksanakan program
pembangunan keluarga yang dilaksanakan oleh kader yang, berbakat, beprestasi
dan aktif di setiap Kelurahan.
Kemudian untuk
mewujdkan Cita Ke-lima dan Ke-delapan dikatakan Walikota, pemerintah harus
terus meningkatkan kualitas manusia sebagai modal pembangunan agar memiliki
daya saing dalam rangka menghadapi era globalisasi dan melakukan revolusi
karakter bangsa yang diawali dengan revolusi mental di keluarga.
Menurut Walikota
karena keluarga merupakan unit terkecil
dalam masyarakat sekaligus wahana utama dan pertama bagi bersemayamnya karakter
bangsa. “Keluarga adalah pilar pembangunan bangsa dan mempunyai peran penting dalam
pemenuhan kebutahan asah, asih dan asuh”ucap Walikota.
Walikota juga berpesan
agar semua keluarga di Kota Tegal agar memaknai Hari Keluarga Nasional bukan
hanya Peringatan saja, tetapi harus diterapkan dalam keseharian. Adanya kasus
20 anak yang menjadi korban pelecehan
seksual “Kaum Gay”, Walikota menekankan kepada perwakilan keluarag yang hadir agar
berhati hati dengan kaum LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender). “Dari
sudutpandang manapun tidak dibenerakan adanya LGBT”,pungkas Walikota.
Sementara itu Ketua
BPMPKB Kota Tegal dr. Mohammad Hafidz, M.Kes dalam keterangannya mengatakan maksud
diadakannya Peringatan Hari Keluarga Nasional adalah sebagai wahana memperkuat
komitmen politis pemerintah baik ditingkat pusat dan daerah untuk mendukung
pelaksanaan pembangunan di bidang kependudukan dan keluarga berencana dalam
rangka mewujudkan keluarga yang bahagia, sejahtera dan berkualitas.
Selain itu juga
bertujuan meningkatkan peran serta stackholder dan mitra kerja
dalam melaksanakna program kependudukan dan keluarga berenana, meningkatkan
peran dan keluarga melalui peran fungsi agar terbentuk kesiapan keluarga dalam
mengahadapi tantangan.
Dalam
peringatan itu Walikota juga menyerahkan piagam penghargaan dan sembako bagi empat
kelaurga sebagai akseptor KB dengan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang Terbaik
yang diraih oleh Amalia Chaerunisa dari Kelompok BKB Werkudoro. Walikota juga
menyerahkan Piagam Pengahargaan bagi Pemenang Lomba Motivator KB Pria Terbaik
M. Abdul Aziz Kelurahan Debong Kidul, Lomba Kelompok BKR kepada Kelompok BKR
Mandiri Mintaragen, Lomba KB Lestari kepada Keluarga Karmen dan Raedah Debong
Lor, Lomba Sub PPKBD kepada Widya Astuti
Debong tengah serta Lomba Kelompok KB Pria terbaik yang diraih oleh Kelompok
Prio Utomo Kalinyamat Kulon. Acara
dengan ditutup oleh penampilan drama oleh Siswi Siswa SMA N 5 Tegal. (Daryani/MR/99)