![]() |
| Bupati Pemalang tinjau pengerukan sungai |
PEMALANG - (Media Rakyat). Berbagai upaya telah dilakukan Pemerintah
Kabupaten Pemalang, dalam mengantisipasi terjadinya bencana banjir pada
musim penghujan yang diperkirakan pada bulan Nopember dan Desember
mendatang. salah satu antisipasi tersebut, yakni dengan melakukan
penggerukan pendangkalan di sejumlah sungai dan muara sungai di wilayah
yang disinyalir akan menimbulkan luapan air yang mengakibatkan terjadi
bencana banjir.
Hal tersebut diungkapkan Bupati Pemalang H. Junaedi, SH, MM saat meninjau di lokasi kegiatan penggerukan pendangkalan sungai, Rabu, (5/10/2016).
“Kegiatan penggerukan ini adalah salah satu antisipasi dalam penanggulangan terjadinya bencana banjir pada musim hujan yang diperkirakan akan terjadi di bulan Nopember dan Desember mendatang”.dikatakan Bupati Pemalang H, Junaedi, SH, MM, didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Pemalang, Ir.Daryono CES, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pemalang,Muntohir, S.PI, MM,dan Kabag Humas Setda Kabupaten Pemalang, Drs. Nugroho Budhi Raharjo,MM.
Disebutkan, sala satu penyebab terjadinya bencana banjir di wilayahnya, yakni pendangkalan sungai yang disebabkan karena adanya timbunan sampah di dasar sungai.maka dari itu, pihak meminta kepada warga masyarakat untuk ikut menjaga lingkungan dan jangan membuang sampah ke sungai, sehingga diharapkan tidak akan terjadi pendangkalan sungai yang membuat sungai tidak mampu menampung debet air pada musim penghujan.
“ sebagaimana yang kita ketahui bersama, bencana banjir yang terjadi di Pemalang disebabkan oleh pendangkalan sungai, yang terjadi karena adanya timbunan sampah di sejumlah aliran sungai”.Pungkas Bupati Pemalang H.Junaedi,SH.MM.Rabu (5/10/2016).
Kegiatan Pengerukan pendangkalan sungai tersebut, dilakukan di sungai Srengseng, sungai Malang, sungai Krasak, sungai Banger dan juga di muara sungai.(Heri/MR/99)
Hal tersebut diungkapkan Bupati Pemalang H. Junaedi, SH, MM saat meninjau di lokasi kegiatan penggerukan pendangkalan sungai, Rabu, (5/10/2016).
“Kegiatan penggerukan ini adalah salah satu antisipasi dalam penanggulangan terjadinya bencana banjir pada musim hujan yang diperkirakan akan terjadi di bulan Nopember dan Desember mendatang”.dikatakan Bupati Pemalang H, Junaedi, SH, MM, didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Pemalang, Ir.Daryono CES, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pemalang,Muntohir, S.PI, MM,dan Kabag Humas Setda Kabupaten Pemalang, Drs. Nugroho Budhi Raharjo,MM.
Disebutkan, sala satu penyebab terjadinya bencana banjir di wilayahnya, yakni pendangkalan sungai yang disebabkan karena adanya timbunan sampah di dasar sungai.maka dari itu, pihak meminta kepada warga masyarakat untuk ikut menjaga lingkungan dan jangan membuang sampah ke sungai, sehingga diharapkan tidak akan terjadi pendangkalan sungai yang membuat sungai tidak mampu menampung debet air pada musim penghujan.
“ sebagaimana yang kita ketahui bersama, bencana banjir yang terjadi di Pemalang disebabkan oleh pendangkalan sungai, yang terjadi karena adanya timbunan sampah di sejumlah aliran sungai”.Pungkas Bupati Pemalang H.Junaedi,SH.MM.Rabu (5/10/2016).
Kegiatan Pengerukan pendangkalan sungai tersebut, dilakukan di sungai Srengseng, sungai Malang, sungai Krasak, sungai Banger dan juga di muara sungai.(Heri/MR/99)
