| Walikota tinjau lokasi yg akan dijadikan RTH |
TEGAL-(Media Rakyat). Walikota Tegal KMT Hj. Siti Masitha Soeparno
bersama Jajaran Kepala SKPD di Lingkungan Kota Tegal kunjungi Perumahan Abdi Negara yang terletak di RT 06 RW 05 Kelurahan
Pekauman yang baru saja terkena Banjir, Rabu (5/10). Kunjungan ini
adalah untuk berdiskusi dengan warga perumahan terkait persoalan banjir
ditempat itu beserta penangananya di masa yang akan datang.
Salah satu warga perumahan Abdi Negara Tedi mengatakan banjir yang melanda perumahan ini baru pertama kali terjadi setelah 36 tahun terakhir, menurutnya hal ini terjadi karena berkurangnya lahan resapan air. Dulu ketika hujan, air langsung mengalir ke arah sawah, tapi sekarang sawah-sawah tersebut sudah banyak menjadi bangunan sehingga air tidak bisa lagi meresap. katanya.
Bersama dengan warga lainnya Tedi juga meminta kepada walikota agar tanah Pemerintah Kota Tegal yang saat ini masih menjadi sawah yang berlokasi disebelah barat perumahan agar tetap dibiarkan terbuka. kalo bisa jangan dibangun apa-apa biar jadi kawasan resapan ” ucap Tedi kepada Walikota.
Salah satu warga perumahan Abdi Negara Tedi mengatakan banjir yang melanda perumahan ini baru pertama kali terjadi setelah 36 tahun terakhir, menurutnya hal ini terjadi karena berkurangnya lahan resapan air. Dulu ketika hujan, air langsung mengalir ke arah sawah, tapi sekarang sawah-sawah tersebut sudah banyak menjadi bangunan sehingga air tidak bisa lagi meresap. katanya.
Bersama dengan warga lainnya Tedi juga meminta kepada walikota agar tanah Pemerintah Kota Tegal yang saat ini masih menjadi sawah yang berlokasi disebelah barat perumahan agar tetap dibiarkan terbuka. kalo bisa jangan dibangun apa-apa biar jadi kawasan resapan ” ucap Tedi kepada Walikota.
Menanggapi hal itu, walikota mengatakan tanah seluas 1500 M2 milik
Pemerintah Kota Tegal itu dapat dibuat taman kota sebagai Ruang Terbuka
Hijau (RTH), selain sebagai taman kota, kawasan tersebut juga akan
dilengkapi dengan taman baca untuk anak. Sehingga anak-anak dikawasan
perumahan ini dapat memanfaatkan fasilitas itu. Hal ini sesuai target
Kota Tegal satu kelurahan satu taman. terang walikota. Walikota juga
meminta adanya bangunan tangga yang menutupi jalan menuju sawah yang
akan dijadikan taman kota agar ditertibkan karena menutupi akses jalan
sebagai fasilitas umum dikawasan tersebut.
Sementara itu kepala DPU Kota Tegal Sugiyanto mengatakan terkait
persoalan banjir, saat ini sesuai dengan instruksi walikota, pihaknya
sedang fokus pada penataan drainase. Rencananya kedepan sistem
drainase akan terpusat pada kolam retensi yang berada di utara, tepatnya
di kelurahan Tegalsari. Namun untuk saat ini pihaknya baru membangun kolamnya. Rencanya di tahun 2017 kolam tersebut
sudah dilengkapi dengan rumah pompa 4 yang akan diarahkan ke saluran
akhir Si Watu. Harapanya wilayah seperti Pekauman dan Tegalsari pada
masa yang akan datang dapat terbebas dari banjir pungkasnya,(
Daryani/MR/99)