TEGAL - (Media Rakyat). Puncak acara peringatan HUT PDAM
ke 41 begitu meriah dan hangat, diawali dengan menyanyikan lagu Indonesian
Raya, acara dilanjut dengan doa dan tampilan dari para pegawai PDAM Tersebut,
Jumat (13/1), malam di Ruang pertemuan Komplek Kantor PDAM Kota Tegal.
Acara tersebut mengambil tema Dengan
semangat HUT ke 41, PDAM Kota Tegal peduli kepada masyarakat berpenghasilan
rendah untuk mencapai cakupan 80 % layanan masyarakat Kota Tegal
Resepsi Hut PDAM ke 41 dihadiri oleh
Walikota Tegal, KMT. Hj. Siti Masitha Soeparno yang di damping Plt Sekda Kota
Tegal, Dyah Kemala Sintha dan para Asisten Serta jajarannya , Plt. Direktur
PDAM Kota Tegal, Ir Sugiyanto , forkopicam, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan
seluruh karyawan PDAM Kota Tegal.
“ Didalam filosofi kehidupan manusia,
terutama untuk kaum pria bahwa menncapai usia 40 itu adalah titik balik mau
kemana arah kita akan menjalani hidup, jadi pada usia 40 tahun belum bisa
menentukan mau kemana arah hidupnya, tujuannya . hanya ada 2 pilihan To Be
somebody or Not To Be somebody, sehingga dalam jiwa manusia itu di pacu terus ,
pada era produktivitas, dan lain sebagainya itu, puncak karir itu di usia 40
begitu pula dengan PDAM. “ Ungkap Walikota mengambarkan keadaan PDAM Kota Tegal
yang sekarang .
“ Ibaratnya diusianya yang sudah 41 PDAM
sudah bisa menentukan arahnya mau kemana.” Tambah Walikota .
“ Saat paduan suara menyanyikan himne
PDAM begitu ada syair meningkatkan etos kerja, serentak semuanya mengepalkan
tangan sambil diangkat. Saya harap ini tidak hanya sekedar saat di panggung.
Tapi peningkatan etos kerja itu harus betul betul harus dihayati dan dibuatkan
suatu komitment sehingga pada gilirannya kesejahteraan akan bisa kita
tingatka.” Tegas Walikota.
“ ibu bapak tidak bisa lagi ragu ragu,
tidak bisa lagi menyampaikan, dulu ini kami bekerja seperti ini, itu tidak ada,
tapi bekerja saat ini dan kedepan dengan suatu rencana aksi yang jelas ,
pencapaian itu harus terlihat , dari tahun ketahun harus ada peningkatan.”
Ungkap Walikota menyemangati seluruh karyawan yang hadir dan semua tamu
undangan .
“ selain kita juga membenahi manajemen ,
fisik kantor PDAM juga harus menjadi perhatian karena bagaimanapun juga ini
adalah tempat pelayanan, dan kenyamanan tempat kerja itu juga akan
membangkitkan semangat etos kerja.” Tambah Walikota.
Seperti diungkapkan oleh Tokoh
masyarakat dan juga Tokoh agama . KH. Harun Abdi Manaf saat acara peningkatan
pelayanan kepada masyarakat Kota Tegal yang dilakukan oleh Pemerintah Kota
Tegal melalui PDAM yang melaksanakan percepatan pelayanan penyediaan air minum
bagi masyarakat berpenghasilan rendah ( MBR ), Rabu ( 11/1) di Pendopo
Kelurahan Bandung.
“ setelah 39 tahun rasanya baru merdeka
sekarang ini karena baru merasakan air bersih dari PDAM.” Ungkap harun.
Seperti diungkapkan oleh Plt. Direktur
PDAM Kota Tegal, Ir Sugiyanto Terhadap cakupan pelayanan air minum di Kota
Tegal pada periode tahun 1975 sampai 2015 atau 39 tahun berdiri sekitar 15.700 SR atau sekitar 35 %. Artinya
masyarakat Kota Tegal yang menikmati layanan air minum masih sedikit.
“ Namun setelah tahun 2015 sampai dengan
tahun 2016 perkembangan sangat pesat berkat dukungan Pemerintah Kota Tegal dan
perhatian Ibu Walikota Tegal, KMT. Hj. Siti Masitha Soeparno yaitu melalui DAK
TA 2016 seninilai 10,250 M untuk meningkatkan cakupan pelayanan melalui
pembangunan jaringan sepanjang 52,7 KM dan sambungan rumah sebanyak 7500 SR
dengan total sambungan 22.713 SR atau sebesar 55 %.” Tambah Sugiyanto. (Daryani/MR/99).