SLAWI - (
Media Rakyat). Kamis 09/11/2017 sebuah gedung tua tak perpenghuni didepan Alfa Mart Talang sekitar pukul 15:30 saat turun hujan lebat gedung tua tersebut ambruk dan menewaskan empat orang yang sedang berteduh menunggu hujan reda.
Di samping empat korban tewas, 8 orang korban luka-luka dilarikan ke rumah sakit terdekat di antaranya RS DKT, RSUD Kardinah
KotaTegal, RSI Singkil, dan RSUD Suselo Slawi. Korban luka-luka yang di
rawat di RSUD Kardinah, Kota Tegal adalah Fatkhudin bin Hasanudin,
karyawan swasta warga Desa Pegirikan, Talang Kabupaten Tegal. Dia
mengalami luka kepala bagian atas dan telinga kanan. Abdul Rojak bin
Rumli, warga Desa Pesayangan, Talang, Kabupaten Tegal. Dia menderita
luka lecet di telinga kiri.
Selanjutnya Nurjanah binti Kasno,
warga Bumiayu pedagang minuman, dia mengalami luka
lecet kaki kanan kiri, pipi kiri dan mata kanan memar. Dan Umar Hasan Warga Desa
Setu, Tarub, Tegal mengalami luka pada kepala bagian atas, pendarahan
telinga kanan, lecet tangan kanan dan kiri.
Seluruh Korban dirawatintensif di RSUD Kardinah Tegal.
Sedangkan korban yang meninggal diantaranya Ahmad Saefudin warga Lemah Duwur, Adiwerna, Kabupaten Tegal. Imam Budi Santoso warga Bengle, Talang, Kabupaten Tegal dan Muhammad Bulkin Baehaqi bin Karto warga Ujungrusi, Adiwerna, Kabupaten Tegal. Satu korban lagi yang belum diketahui identitasnya.
Kapolres Tegal, AKBP Heru Sutopo mengatakan peristiwa tembok bangunan roboh terjadi saat hujan deras. Saat itu ada banyak warga yang berteduh di tempat itu. Selain korban luka ada delapan sepeda motor rusak akibat tertimpa tembok bangunan.
"Robohnya bangunan tua di akibat bangunan rapuh, korban luka-luka sebanyak 8 orang dan 4 orang meninggal dunia di bawa ke RSI Singkil. Kami masih melakukan evakuasi dan pendataan di tempat kejadian, hingga kini tim dari BPBD, Polres Tegal, Kodim 0712/Tegal masih melakukan evakuasi dengan dibantu alat berat untuk mengevakuasi korban. lanjutnya.(Daryani/MR/99).
Sedangkan korban yang meninggal diantaranya Ahmad Saefudin warga Lemah Duwur, Adiwerna, Kabupaten Tegal. Imam Budi Santoso warga Bengle, Talang, Kabupaten Tegal dan Muhammad Bulkin Baehaqi bin Karto warga Ujungrusi, Adiwerna, Kabupaten Tegal. Satu korban lagi yang belum diketahui identitasnya.
Kapolres Tegal, AKBP Heru Sutopo mengatakan peristiwa tembok bangunan roboh terjadi saat hujan deras. Saat itu ada banyak warga yang berteduh di tempat itu. Selain korban luka ada delapan sepeda motor rusak akibat tertimpa tembok bangunan.
"Robohnya bangunan tua di akibat bangunan rapuh, korban luka-luka sebanyak 8 orang dan 4 orang meninggal dunia di bawa ke RSI Singkil. Kami masih melakukan evakuasi dan pendataan di tempat kejadian, hingga kini tim dari BPBD, Polres Tegal, Kodim 0712/Tegal masih melakukan evakuasi dengan dibantu alat berat untuk mengevakuasi korban. lanjutnya.(Daryani/MR/99).

