Sunday, 20 January 2019

DIPA KOTA TEGAL 2019, RP. 658,6 MILIAR


TEGAL-(Media Rakyat).Pemerintah Kota Tegal mendapat DIPA Rp. 659,6 miliar, penyerahan DIPA tersebut aecara simbplis diserahkan oleh Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Jawa Tengah Sulaimansyah didampingi Sekretaris Daerah Prpvinsi Jawa Tengah Sri Puryono, digedung Gradhika Bhalti Praja komplek Gubernuran Jawa Tengah, senin (17/12).
DIPA tersebut terdiri dari, Dana Transfer Umum sebesar RP. 522,6 miliar, Dana Transfer Khusus sebesar Rp. 135,9 miliar dan Dana Alokasi Khusus Nonfisik sebesar Rp. 75,2 miliar.
 Sesaat setelah menerima secara simbolis DIPA kota Tegal tahun 2019, Wali Kota Tegal, M.Nursholeh menyampaikan, dengan diterimanya DIPA kepada Pemerintah Kota Tegal, Ia mendorong kepada OPD untuk segera melaksanakan langkah-langkah persiapan, sehingga diawal tahun mudah-mudahan kegiatan khususnya fisik bisa dilaksanakan.
Dengan demikian, kegiatan bisa dilaksanakan dengan waktu yang cukup, sehingga tidak  seperti sebelum-sebelumnya, gagal dilaksanakan karena waktu yang mepet.
Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo dalam sambutannya berpesan, agar DIPA untuk Daerah ini bisa terserap dengan baik, dan bisa dilaksanakan lebih awal, sehingga tidak ada lagi proyek gagal, akibat gagal lelang atau karena waktu yang sempit.
Lebih jauh Ganjar menekankan agar DIPA ini digunakan bukan hanya semata-mata digunakan untuk pembangunan fisik semata, namun pembangunan sumber daya manusianya juga perlu diperhatikan, karena menurutnya pembangunan manusia juga diperlukan untuk menunjang majunya sebuah bangsa. (Daryani/MR/99).

WALI KOTA HIMBAU, JANGAN SAMPAI ADA PROYEK GAGAL DILLAKSANAKAN

TEGAL, (Media Rakyat). Wali Kota Tegal, M. Nursholeh menghimbau kepada penerima Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) wilayah Tegal agar melaksanakan pekerjaan fisik, jangan sampai gagal dilaksanakan. Menurut Nursholeh, sebagian besar gagalnya pelaksanaan proyek fisik disebabkan karena waktu yang dianggap sempit setelah beberapakali dilakukan gagal lelang.
Himbauan tersebut, disampaikan Wali Kota saat memberikan sambutan dalam acara penyerahan DIPA petikan tahun Anggaran 2019 dan sosialisasi Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran, di Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Tegal, Kamis (20/12)
Dalam kesempatan tersbut, Wali Kota mendorong kepada Penerima DIPA untuk segera melaksanakan langkah-langkah persiapan, agar awal tahun kegiatan sudah dapat dilaksanakan. Menurutnya, jika sudah dilaksanakan pada awal tahun, apabila terjadi gagal lelang, kita masih punya waktu untuk melaksanakan lelang ulang dan pelaksanaan pekerjaan. Dengan demikian, tidak ada lagi proyek gagal, akibat gagal lelang atau karena waktu yang sempit.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah DJPb Provinsi jawa Tengah, Sulaimansyah menyampaikan bahwa, untuk DIPA secara umum se Jawa Tengah terjadi penurunan sebaesar 5,2 persen, namun untuk DIPA Kota Tegal dan sekitarnya terjadi kenaikam DIPA. Menurut Sulaimansyah kenaikan DIPA untuk Tegal dan sekitarnya meenunjukan bahwa pemmerintah memberikan perhatiam khusus bagi kota Tegal dan sekitarnya.
Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Tegal Fanny Fariyanto, menjelaskan DIPA yang diterimakan untuk tahum 2019 merupakan dana Kementerian lembaga dan alokasi dana transfer, yang terdiri dari 103 DIPA. (Daryani/MR/99).








Saturday, 3 November 2018

WAKTUNYA BERPESTA MINGGU CELEBRATIONS BRUNCH UNTUK PREGO'S HI-FIVE ANNIVERSARY

Nusa Dua-(Media Rakyat). Bali, Indonesia Prego di The Westin Resort Nusa Dua, Bali akan merayakan ulang tahun ke-5 nya sepanjang bulan November dengan serangkaian brunches bertema. Setiap hari Minggu akan menampilkan masakan otentik dari bagian yang berbeda dari Italia ditambah berbagai kegiatan khusus.
Perayaan akan turun ke awal yang hidup pada 4 th November 2018 dengan Napolitano Brunch. Chef Alessandro Molini bersama-sama dengan tim kuliner akan melayani sampai makanan lezat dari Naples, yang secara tradisional dikreditkan sebagai rumah pizza.
Untuk minggu berikutnya akan ada Brunch Sisilia pada tanggal 11 November 2018. lezat masakan gurih dari pulau Italia terkenal ini manis dan akan memiliki semua orang datang kembali untuk lebih. Sisilia adalah affectionally dijuluki “Kitchen Allah” sebagai setiap desa memiliki spesialisasi sendiri yang unik mulai dari keju tukang untuk zaitun dan makanan laut lezat.
Sebuah Tuscany Brunch di 18 th November 2018 menjanjikan pesta sehat dengan fokus yang berbeda pada bahan-bahan segar. Wilayah Italia tengah ini adalah semua tentang makanan jujur dan rasa sederhana. Rumah-gaya memasak akan menjadi bagian besar dari Minggu pengalaman bersantap ini.
Perayaan akan menarik untuk dekat pada 25 th November 2018 dengan Italia La Dolce Vita Brunch. Ungkapan klasik ini diterjemahkan sebagai 'kehidupan manis' dan itu adalah cara yang pas untuk melengkapi Hi-Five ulang tahun bulan Prego ini. Ada akan meriah masakan dari seluruh Italia termasuk daging diukir, stasiun makanan laut dan makanan penutup prasmanan khusus.
Setiap siang mingguan akan mencakup kegiatan yang menyenangkan dan gimmick lucu untuk menjaga seluruh keluarga dihibur. Penyihir penduduk kami akan di tangan untuk menyilaukan semua orang dengan koleksi trik bersama pembuat balon, robot, pertunjukan burung berwarna-warni dan banyak lagi. Pipo tupai akan menyapa semua orang dan akan ada banyak kesempatan foto besar.
Sunday Brunch di Prego selama November akan dijual dengan harga hanya Rp 485K ++ per orang termasuk tanda tangan minuman selamat datang, unlimited es teh, kopi dan minuman ringan. Anggota loyalitas berhak mendapatkan diskon murah hati 20% dan anak-anak di bawah usia 6 tahun bisa makan gratis. Khusus pada bulan November Prego brunch akan menawarkan 50% off untuk 5 pemesanan pertama di setiap hari Minggu dan diskon dermawan yang sama akan diterapkan bagi mereka yang merayakan ulang tahun pada bulan November. Pemesanan terlebih dahulu diperlukan. (Tim MR99)

Wednesday, 10 October 2018

GREENHOUSE BERTUJUAN UNTUK MENJADI GREENEST COWORKING SPACE DI ASIA TENGGARA


Greenhuse Event.jpeg
Jakarta, 9 Oktober 2018 – Greenhouse, penyedia ruang kerja bersama yang percaya pada konektivitas dan kelestarian lingkungan, telah menanam 1.000 pohon di Indonesia sebagai bagian dari inisiatif CSR (Corporate Social Responsibility) sejak dibukanya pada Februari 2018. Selain menanam pohon, Greenhouse juga menerapkan sistem operasional ruang kerja dengan konsep konektivitas dan kelestarian lingkungan melalui desain ruang kerja, metode daur ulang, pantry sehat, dan mendukung kampanye dari organisasi - organisasi lingkungan.

Indonesia masih tertinggal cukup jauh dengan negara-negara maju seperti di Eropa dan Amerika dalam hal pengembangan teknologi dan implementasi solusi lingkungan berkelanjutan. Hutan Indonesia adalah hutan tropis alami terbesar kedua. Namun menurut Greenpeace, lebih dari 74 juta hektar hutan hujan Indonesia telah ditebang, dibakar, atau didegradasi dalam setengah abad terakhir. Indonesia juga mengalami masalah dengan limbah karena kurangnya teknologi pengelolaan limbah yang tepat, alhasil, lebih dari 3,2 juta ton limbah yang dihasilkan setiap tahun dan sekitar 5.000 ton sampah dibuang setiap hari ke TPA Bantar Gebang di Jakarta, sebagaimana tercantum dalam The Asean Post.

“Menciptakan keseimbangan dan lingkungan yang berkelanjutan adalah sesuatu yang sangat kami perhatikan dan kami pegang teguh dalam DNA kami menjalankan bisnis. Berdasarkan pengalaman kami, perusahaan di pasar atau negara yang bertumbuh cepat lebih memfokuskan diri pada pertumbuhan dan kurang pada aspek kelestarian lingkungan. Kesadaran ini menciptakan fondasi Greenhouse yang dimanifestasikan dalam ruang kerja dan aktivitas yang kami jalankan saat ini,” kata Adam Haluska, Greenhouse Head of Marketing.

Beberapa contoh operasional Greenhouse yang menerapkan sistem lingkungan berkelanjutan diimplementasikan melalui desain, metode daur ulang, pantry sehat, inisiatif penanaman pepohonan dan memberikan ruang acara gratis untuk organisasi lingkungan.

Greenhouse mendesain ruang kerja mereka dengan memaksimalkan cahaya alami sebanyak mungkin untuk menghemat energi. “Di 'hutan beton' seperti Jakarta, di mana hal-hal bergerak cepat dan ada banyak gangguan, kami mendesain Greenhouse menjadi tempat yang ramah lingkungan dan tempat di mana pekerja dapat tetap fokus, namun, tetap merasa terhubung dengan satu sama lain. Untuk itu kami membangun semua ruang kerja pribadi yang ada di Greenhouse dengan dinding dan pintu kaca, untuk memastikan orang-orang dapat saling melihat dan membangun koneksi dengan cara yang lebih alami,” kata Clarissa Budiono, arsitek di balik Greenhouse dan Co-founder A01.

Selain desain hemat energi, Greenhouse juga bekerja sama dengan Waste4Change untuk mendaur ulang limbah. Greenhouse juga tidak memperbolehkan adanya penggunaan kantong plastik. Ini dilakukan dengan tujuan untuk mencegah sampah berakhir di  insinerator atau masuk ke laut.

Greenhouse juga berkolaborasi dengan OneTreePlanted.org untuk inisiatif penanaman satu pohon per anggota Greenhouse setiap bulan. Sampai saat ini, Greenhouse telah menanam 1.000 pohon dengan harapan untuk melawan deforestasi di Indonesia. “Pohon-pohon ini ditanam di seluruh Indonesia dan di Kalimantan, khususnya Borneo. Kami telah menanam lebih dari 1.000 pohon yang merupakan spesies asli Indonesia seperti Mentawa, Papung, Ubar, Halaban, Nyatoh, Jinjit, Betapai, dan Sundi tergantung pada waktu tahun tersebut. Kami tidak berhenti di situ saja, kami juga memastikan bahwa kami mendorong dan mendukung gaya hidup sehat di seluruh ruang kerja kami. Inisiatif ini dilakukan melalui memiliki pantry sehat dan vegetarian yang kami miliki. Semua produknya bersumber dari pemasok lokal. Greenhouse mendukung perusahaan lokal dengan menyediakan rak di mana mereka dapat mempromosikan dan menjual produk mereka. Secara keseluruhan, kami selalu memastikan bahwa setiap tindakan yang kami lakukan selaras dengan tujuan kami untuk menjadi ruang kerja paling ramah lingkungan di Asia Tenggara,” jelas Viktor Kyosev, Head of Greenhouse Indonesia.

Mendukung Organisasi yang memiliki dampak positif terhadap lingkungan atau sosial adalah sesuatu yang Greenhouse lakukan dengan serius. Menyediakan tempat acara gratis bagi organisasi ini untuk mengadakan kegiatan mereka adalah bagian dari tujuan Greenhouse untuk memperluas pesan keberlanjutan lingkungan. Salah satu acara terakhir yang diadakan Greenhouse bersama dengan Kedutaan Besar Denmark dalam membuat Danish Climate Fair and Exhibition selama Pekan Diplomasi Iklim Uni Eropa. Acara ini diadakan untuk mendukung implementasi solusi yang lebih berkelanjutan dan hijau di Indonesia, khususnya pengelolaan hutan berkelanjutan, energi terbarukan dan pemanfaatan limbah yang optimal. Duta Besar Denmark untuk Indonesia, Rasmus Abildgaard Kristensen membuka acara dan diikuti oleh pidato dari Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia, Vincent Guérend, dan Duta Besar untuk Utusan Khusus Perubahan Iklim, Rachmat Witoelar.

Drew Calin, CEO Greenhouse mengatakan, “Ini merupakan hal-hal yang telah kami terapkan dalam beberapa bulan pertama beroperasi dan seiring waktu kami berencana untuk menerapkan lebih banyak kegiatan serupa seperti mengimplementasikan bahan - bahan daur ulang yang diproduksi di Indonesia sebagai interior ruang kerja kami. Kami juga berencana untuk memulai dan membangun tim untuk program yang disebut 'Greenhouse 10x10x10' yang berdiri untuk 10.000 penanaman pohon, pemasangan 10.000 sumur air dan memberikan beasiswa sekolah kepada 10.000 anak pada tahun 2019. ”

Drew Calin juga menambahkan, bahwa “Greenhouse selalu mencari organisasi yang bersemangat untuk berkolaborasi bersama, mengambil tindakan, atau menyampaikan berita di luar sana untuk membuat dampak sosial dan lingkungan yang positif, serta membuat perbedaan nyata di dunia.” (TIM/MR/99).

LEPAS SAMBUT DANDIM 0712 TEGAL

TEGAL - (Media Rakyat). Ada yang istimewa dalam acara lepas sambut Komandan Kodim 0712/Tegal dari Letkol Kav. Kristiyanto, S.Sos kepada Letkol Inf Richard Arnold Yeheskel yang diadakan di Makodim 0712/Tegal, Selasa (9/10). Selain acara diisi dengan pemberian penghargaan terhadap putra-putri prajurit berprestasi, acara juga banyak dihadiri dari kalangan tokoh ulama seperti KH Ahmad sosok ulama berpengaruh dari pondok pesantren Giren, Habib Thohir pengasuh pondok pesantren ......., Habib Ali Zaenal Abidin, Pengelola perjalanan Haji dan Umroh yang cukup populer, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Tegal H. Nadhirin Maskha serta sederet tokoh masyarakat lainnya seperti dari kalangan LSM dan Ormas.
Dua kepala daerah Kota dan Kabupaten Tegal juga hadir dan memberikan sambutan dengan penuh kekeluargaan seperti Bupati Tegal Umi Azizah dan Walikota Tegal HM. Drs. Nursholeh, MPd. Keduanya hadir beserta beberapa jajarannya. Tak urung hadir pula calon Walikota Tegal terpilih dalam pilkada 2018 H. Dedy Yon Supriyanto.
Kehadiran para tokoh masyarakat memenuhi undangan acara lepas sambut itu tak dapat dipungkiri merepresentasikan kedekatan kepemimpinan Komandan Kodim 0712/Tegal Letkol Kav Kristiyanto, S.Sos didalam mengembangkan tugas pokok TNI membangun sinergitas dengan semua kalangan. Bahkan sosok Dandim satu ini sering lebih mendekat pada para ulama yang disebutkannya sebagai panutan bagi dirinya.
“ Selama 28 bulan saya menjabat komandan kodim 0712 Tegal, kami banyak menjalin komunikasi dengan para tokoh ulama, para kyai, habaib dan tokoh masyarakat lain sebagai bentuk sinerjitas untuk terciptakannya kondusifitas daerah,” Ujar Letkol Kav Kristiyanto, S.Sos dalam sambutannya. Menurutnya, selama kepemimpinannya, Kodim 0712 sering mengadakan acara keagamaan seperti sholawatan. Baginya, hal-hal positif yang dapat diambil dari peran para ulama tentunya dalam menjaga kondusifitas daerah. Intinya ada kemauan untuk menjalin komunikasi dengan komandan kodim.
Selanjutnya Dandim 0712/Tegal Letkol Kav Kristiyanto, S.Sos berpesan kepada penggantinya untuk tetap menjaga kondusifitas yang sudah tercipta dan komunikasi dengan forkompinda serta masyarakat bahkan bila perlu bisa lebih ditingkatkan. Dipenghujung sambutan, Dandim juga tak luput menyampaikan permohonan maaf selama dalam bertugas serta berpamitan.
“ Selama menjabat saya bersyukur bahkan kemarin agenda Pilkada serentak dapat berjalan kondusif. Hal itu tidak lepas peran serta dari Masyarakat dan alim ulama. Kordinasi antara forkompinda Kota maupun Kabupaten Tegal berjalan sangat baik. Terima kasih semua dan saya mohon maaf yang sebesar-besarnya," Pungkas Letkol Kav Kristiyanto, S.Sos yang selanjutnya akan bertugas di Kodam IV Diponegoro.
Sementara bagi Komandan Kodim penggantinya, Letkol Inf.Richard Arnold Yeheskel Sangari siap mengemban dan melanjutkan tradisi yang sudah dibangun secara baik itu. Bagi mantan Dansat Intel Kopassus ini selain melanjutkan, dirinya akan berusaha untuk lebih meningkatkan sinergitas dengan semua komponen masyarakat.
" Yang paling utama ialah meningkatkan sinergitas antara Kodim dengan jajaran Forkopimda, baik Kabupaten maupun Kota Tegal," Ujar Lelaki pemilik marga Sangari dari Manado itu kepada awak media usai acara lepas sambut. ( DARYANI / MR / 99 )

Friday, 13 July 2018

JALIN SENERGITAS, BNN KOTA TEGAL GELAR SENAM BERSAMA PEMKOT TEGAL


TEGAL-(Media Rakyat). Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tegal melaksanakan senam bersama dengan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Tegal di halaman Pendopo Ki Gede Sebayu, komplek Balai Kota Tegal, Jum’at (6/7).
Giat senam bersama merupakan rangkaian yang dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) yang jatuh pada tanggal 26 Juli 2018. Hal tersrbut disampaikan Kepala BNN Kota Tegal AKBP. Windarto sesaat setelah malaksanakan senam bersama.
Menurut Windarto, ini sebagai wujud sinergitas antara BNN Kota Tegal dengan Pemerintah Kota Tegal khususnya dalam menanggulangi masalah Narkotika, sebab menurut Windarto masalah narkotika bukan hanya menjadi tanggung jawab BNN semata, namun merupakan tanggung jawab kita bersama untuk memerangi penyalahgunaan narkotika.
Dalam rangkaian kegiatan HANI tahun 2018, ada beberapa kegiatan yang sudah dilaksanakan, diantaranya tes urin kepada pengemudik bus saat musim arus mudik, melakukan sosialisasi pada Car Free Day, selain itu juga, bekerjasama dengan instansi terkait melakukan razia di Lembaga Pemasyarakatan Kota Tegal, dan yang sekarang dilaksanakan adalah melaksanakan senam bersama.
Windarto menyampaikan bahwa acara puncak, rencananya akan dilaksanakan Upacara bersama BNN Kota Tegal dengan ASN Pemerintah Kota Tegal, pada (12/7) mendatang dengan inspektur adalah Wali Kota Tegal, M Nursholeh.
Selain acara puncak, pada (15/7) BNN Kota Tegal juga akan mengadakan sosialisasi dan ikrar anti narkoba dengan menggandeng beberapa komunitas-komunitas yang ada di Kota Tegal. Setelah itu, pada (20/7) akan dilaksanakan kerja bakti di RW 01 dan RW 02 Kelurahan Panggung dilanjutkan pencanangam kampung anti narkoba. (Daryani/MR/99).





MARINES CYCLING COMMUNITY KAMPANYE BIKE TO WORK

Dispen Kormar (Jakarta) Sejumlah daerah di Indonesia dan dunia sudah masuk ke masa transisi menuju era new normal, atau disebut juga denga...

Popular posts