Tuesday, 3 January 2012

DEMO PETANI BREBES MENOLAK RENCANA PENARIKAN PUPUK UREA KUJANG DAN MENOLAK MASUKNYA IMPOR BAWANG MERAH

     Brebes ( Media Rakyat) – Kelompok Tani Sumber Pangan dan Forum Kajian Masyarakat Brebes, melakukan demo dan orasi dihalaman Kantor Bupati Brebes pada hari Kamis, 30 Desember 2011 dengan tuntutan Menolak Rencana Penarikan pupuk Urea Kujang dan menolak masuknya Impor bawang merah, dikarenakan tercium indikasi Pemerintah telah bersekongkol untuk memaksa penarikan urea Kujang dari brebes, yang selama ini sudah digunakan oleh petani Brebes terutama petani bawang merah yang dalam pemakaiannya tidak mengalami masalah sedikitpun bahkan penggunaan urea kujang selama ini telah membawa hasil yang menggembirakan. Kekhawatiran tersebut beralasan dikarenakan saat demplot urea Pusri hasilnya jauh lebih bagus dari urea Kujang, diperoleh kenyataan penggunaan urea Pusri membawa hasil panen lebih sedikit dan dari segi bobot bobot bawang lebih rendah, hingga nantinya pergantian urea Pusri justru akan mambawa dapak negatif bagi petani Brebes terutama petani bawang merah khususnya.
Brebes yang merupakan sentra bawang merah merasa terpukul dengan masuknya bawang impor yang berakibat pada anjlognya harga bawang merah, hal tersebut menunjukan ketidak pedulian pemerintah terhadap Petani serta pemerintah hanya menjadikan petani sebagai obyek dan korban kebijakan. Program ketahanan pangan yang digembar gemborkan dan asosiasi-asosiasi yang berlabel Petani hanyalah kamuflase yang justru menyuburkan praktek KKN di dunia pertanian khususnya Kabupaten Brebes.
Adapun yang menjadi tutuntutan demonstran diantaranya : 1. MENGECAM DAN MENOLAK SURAT PT. PUPUK SRIWIJAYA NO U-9089/A00000.UM/2011 YANG BERDAMPAK RENCANA PENARIKAN PUPUK UREA KUJANG DI BREBES. 2. LAKUKAN INTERVENSI PASAR TERKAIT ANJLOGNYA HARGA BAWANG MERAH. 3. PEMERINTAH DAERAH BREBES PERLU KOORDINASI DENGAN PEERINTAH JWA BRAT PERIHAL EBANJIRNYA IMPOR BAWANG MERAH. 4. JADIKAN KABUPATEN BREBES MENJADI SENTRA BAWANG MERAH. 5. JANGANLAH KAMI PETANI MENJDI OBYEK KEBIJAKAN TAPI CIPTAKAN PEBERDAYAAN PETANI YANG MENEPATKAN PETANI SEBAGAI SUMBYEK PEBANGUNAN. 6. KAMPANYEKAN SUKA KONSUMSI PRODUK PERTANIAN DALAM NEGERI. Masa yang dikawal oleh Dalmas Polres Brebes melakukan orasi dengan tertib dan santun serta ditemui beberapa pejabat teras Pemkab Brebes, serta masa meminta segera ditindaklanjuti tutuntutanya. ( R1)





Monday, 6 June 2011

NELAYAN GRINTING-BULAKAMBA KAB. BREBES GELAR SEDEKAH LAUT

     Brebes (Media Rakyat)- Sebagai bentuk ungkapan rasa sukur kepada Sang Pencipta, Masyarakat di Desa Grinting Kecamatan Bulakamba Senin pagi (6/6), tadi menggelar acara sedekah laut dan balong. Sedekah laut bagi warga Grinting terutama yang bekerja sebagai Nelayan merupakan tradisi yang secara turun temurun telah dilaksanakan setiap tahunya, yaitu dengan melarung sesaji yang berisi hasil bumi dan kepala kerbau yang sebelumnya di do’a kan oleh sesepuh desa tersebut.
     Sesaji yang diletakan didalam miniature Perahu tersebut diarak oleh warga dari kantor desa grinting kecamatan Bulakamba menuju utara desa yang selanjutnya dibawa menggunakan perahu nelayan untuk dibawa ketengah laut, dalam perjalananya menuju laut sesaji di kawal dengan puluah Perahu nelayan yang membawa masyarakat Desa sekitar yang memang ingin menyaksikan acara pelarungan sesaji secara langsung.
     Bupati Brebes H. Agung Widyantoro, SH, MSi melalui Kadinlautkan Kabupaten Brebes Ir. Slamet Riyadi berpesan pada para nelayan se-Kabupaten Brebes khususnya yang berada di Desa Grinting, agar dalam upaya pengolahan hasil alam menjauhkan diri dari cara – cara yang merusak alam. ”Saya berharap para nelayan di wilayah Kabupaten Brebes tidak akan pernah menggunakan bom ikan, pukat grandong, racun dan strum listrik untuk menangkap ikan. Karena cara – cara tersebut pada jangka panjang dapat merusak ekosistem di perairan dan lingkungan sekitar, sehingga justru akan berdampak merugikan nelayan dan masyarakat luas”, kata Bupati Brebes.
     Dalam kesempatan tersebut, Wakil Ketua DPRD H. Asmawi Isa, SH menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Desa Grinting yang telah bersama membangun Desa Grinting menjadi lebih baik.(Met)

Tuesday, 5 April 2011

KOTA TEGAL CANANGKAN PROGRAM CERDAS 2011


Tegal (Media Rakyat)  Anggota Dewan Perwakilan Daerah ( DPRD ) kota Tegal meminta Pemkot Tegal di bawah kepemimpinan Wali Kota Tegal membuktikan program Tegal Cerdas 2011.

” Pemerintah tidak membuat program  mimpi-mimpi dan mengawang-awang yang justru pada akhirnya tidak mampu diterapkan secara baik, namun program yang sesuai realita dan kebutuhan masyarakat,”  kata Fraksi PAN Peduli rakyat DPRD Kota Tegal Harun Abdi Manaf.
Menurutnya , program terbaru pemerintah kota Tegal yang mencanangkan Tegal Cerdas 2011, dapat diterapkan dengan benar.

Ia mencontohkan, masih banyaknya warga kota Tegal yang sebagian besar masih kesulitan melanjutkan sekolah anak-anaknya.” Mudah mudahan dengan program Tegal Cerdas 2011 ini, semua pihak turut serta untuk mewujudkannya,” tuturnya,  belum lama ini.  (W-01/W-02)

MARINES CYCLING COMMUNITY KAMPANYE BIKE TO WORK

Dispen Kormar (Jakarta) Sejumlah daerah di Indonesia dan dunia sudah masuk ke masa transisi menuju era new normal, atau disebut juga denga...

Popular posts