| Walikota Tegal cek lapangan Kecamatan Tegal Selatan |
TEGAL - (Media Rakyat). Kewenangan Pengelolaan dan perawatan
lapangan kecamatan akan dipindahkan dari dinas kepada kecamatan. Sehingga
kecamatan bertanggung jawab penuh terhadap pemeliharaan dan pengelolaan
lapangan serta diharapkan bertambahnya ruang hijau di Kota Tegal.
Hal tersebut diungkapkan Walikota Tegal KMT Hj. Siti Masitha Soeparno saat
melaksanakan agenda rutin yakni menginventarisir aset pemkot berupa gedung, tanah lapangan dan
dintegrasikan dengan terkait master plan yang sedang disusun Pemkot Tegal, Kamis (14/7).
“Ada beberapa aset-aset yang akan
dipindahkan anggarannya ke kecamatan terkait pemeliharaan. Seperti lapangan di
setiap kecamatan dialihkan anggaran di kecamatan tidak lagi di dinas-dinas. Sehingga
kecamatan bertanggung jawab penuh terhadap pemeliharaan dan pengelolaan
lapangan karena Pemkot akan menambah ruang hijau,” ungkap Walikota.
Adapun lapangan kecamatan yang dikunjungi Walikota
bersama Plt. Sekda Kota Tegal Dyah Kemala Sintha, SH, MH beserta Kepala SKPD
terkait di Pemkot Tegal antara lain Lapangan Kecamatan Tegal Timur yang berada
di depan GOR Wisanggeni Kelurahan Kejambon dan lapangan Kecamatan Tegal
Selatan.
“Dalam hal anggaran ada di kecamatan, sedangkan untuk pengelolaan dan
pemeliharaan ada di tiap kelurahan dimana lapangan sepak bola itu berada. Mengenai aturan bagaimana penarikan
retribusi bisa di lakukan akan ditinjau kembali. Kita akan lihat sejauh mana pasal yang
bisa digunakan untuk memungkinkan dilakukan penarikan retribusi baik untuk
lapangan sepak bola maupun asset milik Pemkot Kota Tegal,” lanjut Walikota.
Saat kunjungan, Walikota menyoroti kebersihan dan tingginya rumput serta kurang terpeliharanya gawang. Kurang ratanya lapangan juga menyulitkan
dalam hal penggunaan.
“Jika di seluruh Kecamatan
terdapat Lapangan sepak bola tentunya akan meningkatkan minat masyarakat
setempat maupun daerah lain untuk mempergunakannya untuk kegiatan olahraga dan
hal positif lainnya” ujar Walikota.
Menurut Camat Tegal Timur Indardi, SH, selama ini perawatan lapangan sepak bola hanya diserahkan
kepada karang taruna wilayah setempat. (Daryani/MR/99)