| Walikota saat cek lokasi rencana pembangunan GOR |
TEGAL - (Media Rakyat). Menanggapi pertanyaan
tentang kesiapan Pemkot Tegal untuk menjadi tuan rumah Pekan Olah Raga Provinsi
(Porprov) Jateng ke-15 tahun 2018, Walikota Tegal KMT Hj. Siti Masitha Soeparno
optimis Kota Tegal menjadi tuan rumah pada agenda 4 tahunan Provinsi Jawa Tegah
itu.
“Sport center jalan terus, jalan
terus. Kita mau menjadi tuan rumah kok. Dalam hidup ini kita harus optimis,”
kata Walikota kepada wartawan di Kelurahan Sumurpanggang Kecamatan Margadana
usai melaksanakan monitoring aset milik Pemkot Tegal dalam rangka
menginventarisir aset Pemkot yang berupa gedung, tanah, lapangan dan aset-aset
lainnya, Kamis (14/7).
Dalam monitoring tersebut,
Walikota bersama Plt. Sekda Dyah Kemala Sintha, SH, MH, Kepala Bappeda Kota
Tegal Ir, Nur Effendi, MSi, Plt. Kepala Diskimtaru Kota Tegal Ir. Nunik
Pratiwi, Plt. Kepala Dinporabudpar Kota Tegal Drs. R. Supriyanta, dan Kepala
SKPD terkait di Lingkungan Pemerintah Kota Tegal juga meninjau lahan yang
rencananya akan dibangun Gelanggang Olah Raga (GOR) di sebelah utara Lapangan Kecamatan
Tegal Selatan.
Walikota menyebut dilahan
tersebut akan dibangun GOR seluas kurang lebih 3,5 hektar dengan luas terbangun
gedung GOR sekitar 4.476 meter persegi. Dengan kapasitas GOR sebanyak 3.000
orang, GOR dibanguun dengan dintergrasikan berbagai fasilitas olahraga indoor
maupun outdoor untuk berbagai cabang olahraga dan fasilitas cabang olahraha pendukung
lainnya. Seperti bela diri, track sepatu roda, bola voli, bulu tangkis dan
kolam renang.
“Semua cabang olah raga
terintegrasi disini sehingga lapangan harus memadai,” ungkap Walikota saat
berada di lahan yang rencananya akan dibangun GOR di Kecamatan Tegal Selatan.
Jalan akses masuk GOR sudah diurug
sepanjang sekitar 200 meter dan tinggal pengerasan dengan aspal.
Untuk lebih detail dalam melaksanakan
pekerjaan pembangunan GOR tersebut, Walikota mengharapkan SKPD terkait dapat
melaksanakan studi banding di daerah yang telah memiliki GOR dengan fasilitas
lengkap. Salah satu daerah yang diusulkan menjadi daerah tujuan studi banding adalah
Kabupaten Banyuwangi. (Daryani/MR/99)