TEGAL-(Media Rakyat). Walikota Tegal KMT Hj. Siti Masitha Soeparno bersama anggota
Forkopimda menebar 6.000 bibit ikan bandeng dan tanam bibit tanaman di
Bumi Perkemahan (Buper) Kota Tegal, dalam rangka Peringatan Hari
Lingkungan Hidup Kota Tegal, Rabu (03/08). Walikota menebar bibit ikan
bandeng di kolam selatan Bumi Perkemahan Kota Tegal. Diharapkan ikan
bandeng tersebut menjadi besar sehingga dapat dijadikan ajang memancing
bagi masyarakat Kota Tegal. Sementara bibit tanaman yang ditanam di
Buper dapat mempertahankan kelestarian alam di Kota Tegal.“Kegiatan ini
mengajak masyarakat untuk mempertahankan kelestarian alam kita, mulai
menebar benih ikan bandeng supaya mereka hidup kembali dan menanam
pohon. Sementara lomba-lomba yang diikuti oleh para siswa merupakan
media untuk mencurahkan slogan-slogan mencintai lingkungan lewat lukisan
dan gambar,” ungkap Walikota.
Selain menebar benih ikan dan menanam pohon bersama anggota
Forkopimda, Walikota juga berkesempatan menyerahkan piagam penghargaan
kepada Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Peduli Lingkungan, Kelurahan
Pemenang Lomba Lingkungan Bersih dan Sehat Tingkat Kota Tegal Tahun 2016
dan Sekolah Adiwiyata serta menyerahkan secara simbolis dua becak
sampah kepada TPST kelurahan Randugunting dan Kelurahan Kraton dan
penukaran sampah plastik dengan bibit pohon. Walikota juga menyoroti
tentang Hutan Kota di Kawasan Bumper Kota Tegal yang perlu dibenahi
kembali dan difungsikan sebagai tempat wisata bagi masyarakat.
Disebutkan Walikota ada tiga hutan kota di Kota Tegal yang dapat
dijadikan tempat wisata seperti di Kota-Kota lain.
Kepala Kantor Lingkungan Hidup Kota Tegal M. Rudy Herstyawan, ST, MSi
mengatakan untuk penghijauan lingkungan di beberapa ruas jalan di Kota
Tegal, telah dilakukan penanaman pohon sebanyak kurang lebih 12.000
batang. Antara lain di sepanjang Jalan Martoloyo, Jalan Diponegoro,
Jalan Mataram, Jalan Gatot Subroto, Jalan di Kelurahan Kaligangsa, Jalan
di Kelurahan Kalinyamat Kulon, dan di beberapa sekolah, dengan jenis
tanaman peneduh glodogan, trembesi , angsana dan pucuk merah. Dalam
peringatan Hari Lingkungan Hidup, Pemkot juga melaksanakan penilaian
Sekolah Adiwiyata, mencakup 20 sekolah dasar negeri dan swasta di Kota
Tegal yang dianggap telah melaksanakan upaya pelestarian lingkungan yang
tercermin dalam visi, misi, kurikulum dan sarana prasarananya.
“Berdasarkan skoring yang telah dilakukan maka 16 sekolah dinilai layak
mendapat sertifikat Sekolah Adiwiyata dari Walikota,” ungkap Rudy.
Sementara Lomba Lingkungan Bersih dan Sehat antar kelurahan se-Kota
tegal, dengan hasil juara I Kelurahan Panggung, Juara II Kelurahan
Kaligangsa, Juara III kelurahan Debong Lor dan juara IV Kelurahan
Kalinyamat Wetan. Lomba Lingkungan Bersih dan Sehat ini bertujuan untuk
menumbuhkan budaya kepedulian masyarakat Kota Tetgal agar tercipta
lingkungan yang bersih dan sehat untuk mensukseskan program Adipura.
Sebagai bagian dari Peringatan Hari Lingkungan Hidup Kota Tegal Tahun
2016, juga dilaksanakan beberapa kegiatan lomba untuk anak sekolah, yang
dimaksudkan untuk menumbuhan kesadaran akan pentingnya upaya
pelestarian lingkungan sejak usia dini, melalui beberapa lomba anytara
lain Lomba Poster untuk siswa SMA, lomba daur ulang limbah organik
menjadi kerajinan tangan tingkat SMA, Lomba Mewarnai untuk siswa kelas
1-2 SD dan Lomba Puisi untuk siswa SD.
Sebagai contoh nyata praktek pelestarian lingkungan pada Peringatan
Hari Lingkungan Hidup Kota Tegal Tahun 2016, ini dilakukan pula
penanaman bibit pohon, penebaran bibit ikan, Sebagai bentuk aprsesiasi
atas upaya masyarakat dalam pengelolaan lingkungan maka hari ini kami
juga menghadirkan perwakilan masyarakat dari Gugus Tugas yang aktif
menjaga kelestarian lingkungan pesisir dan Kelompok Swadaya Masyarakat
yang mengelola TPST yang merupakan titik pantau Adipura. Terkait dengan
penilaian Adipura, berkat kegigihan Walikota untuk menggapai Adipura
akhirnya sedikit membuahkan hasil, penantian panjang masyarakat Kota
Tegal untuk meraih Adipura lebih dari 20 tahun tersebut terobati dengan
diraihnya Predikat Sertifikat Adipura 2016. Tahun ini baru berupa
sertifikat, tetapi kita yakin dengan keinginan yang kuat dari masyarakat
Kota Tegal melalui petunjuk dan arahan serta komitmen kuat dari
Walikota, insyallah tahun depan kita dapat raih Piala Adipura,” pungkas
Rudy. (Daryani/MR/99)