Sunday, 7 February 2016

MUSCAB DPC PKS KEC. MARGADANA DAN TEGAL SELATAN


TEGAL - (Media Rakyat). Minggu (07/02/2016) Ketua DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Tegal AMIRUDIN melantik dan mengukuhkan Pengurus DPC PKS Kec. Margadana dan Tegal Selatan, hadir dalam acara tersebut Drs. FIKRI FAKIH RM anggota DPR RI komisi VIII fraksi PKS.
Disela-sela pengukuhan pengurus yang baru Drs. FIKRI FAKIH RM menyampaikan kepada para pengurus agar menjunjung tinggi amanat yang diberikan guna melayani semua simpatisan PKS, dan harus siap bilamana dibutuhkan dalam kondisi apapun, baik dibidang gotong royong maupun sosial yang dibutuhkan masyarakat sekitar. Ujarnya.
berikut susunan pengurus DPC PKS Kec. Margadan  1. Ketua : Jaenal Nurohman, 2. Sekretaris : Nadirin, 3. Bendahara : Aditia Prastiwi, 4. Nida Salafudin, 5. Firda Haruna dan susunan Pengurus DPC PKS Tegal Selatan  1. Ketua : Abdul Ghoni, 2. Firmas, 3. Achmad Amin, 4. Nurcholis, 5. Nurchotimah. (Daryani/MR/99

POLRESTA TEGAL TANGKAP EMPAT PELAKU PESTA NARKOBA

Tersangka Pesta Narkoba
TEGAL - (Media Rakyat). Jum'at (05/02/2016) Tim Gabungan Satuan Reserse Narkoba bersama Unit Satwa Polres Tegal Kota berhasil meringkus Empat tersangka pelaku penyalah gunaan Narkotika, dalam penggerebekan sebuah rumah di Jalan Anggur Kelurah Kraton Kota Tegal.
Kapolres Tegal Kota AKBP Firman Darmansyah, SIK didampingi Wakapolres Kompol R Sihombing dan Kasat Narkoba AKP Nasoir mengatakan empat tersangka, SAFIK alias BOLANG (35) warga Jl. Salak RT. 005/001 Kel. Kraton Kec. Tegal Barat Kota Tegal, Umar alias KAMPLENG (34) warga Jl. Cendrawasih gang 2 RT. 002/004 Kel. Randugunting Kec. Tegal Barat Kota Tegal, HELMI NAHDI alian BONBON (43) warga Jl. Manggis No. 20 RT. 004/001 Kel. Kraton Kec. Tegal Barat Kota Tegal, UMAR HUSEIN NAGIB (42) warga Jl. Manggis No. 3 RT. 004/001 Kel. Kraton Ke. Tegal Barat Kota Tegal, ditangkap saat berpesta Narkoba Jenis sabu beserta barang bukti. 
Barang Bukti
Barang bukti yang berhasil diamankan berupa 5 paket sabu-sabu seberat kurang lebih 1,75 gram, 1 alat hisap (bong) 6 buah korek gas, sebuah gunting dan 4 buah handphone, awalnya saat diamankan mereka mengelak namun setelah dilakukan pelacakan oleh Unit Satwa (K-9) petugas berhasil menemukan barangbukti paket sabu-sabu dan ganja yang telah disembunyikan di dapur.
Saat dilakukan penangkapan sempat terjadi kerjar-kejaran terhadap salah satu pelaku yang berupaya kabur melalui atap genting mengakibatkan terjatuh dan luka hingga mendapatkan perawatan medis.
"Pada saat dilakukan penggerebekan tempat tersebut para pelaku berusaha kabur, namus bisa diatasi oleh anggota saya". jelas Kapolres.
Dari hasil penyelidikan dan informasi yang didapat serta kerjasama antar lini yang baik sehingga berhasil menanngkap para pelaku, saat ini masih dilakukan pemeriksaan dan masih di kembangkan, karena tidak menutup kemungkinan akan ada pelaku-pelaku lainya dan barang bukti yag akan dikembangkan oleh Polresta. Tegasnya. (Daryani/MR/99)

Saturday, 6 February 2016

DIALOG GUBERNUR DENGAN JAJARAN PERANGKAT DAERAH DAN MASYARAKAT

Dialog gubernur dengan perangkat daerah
PEMALANG - (Media Rakyat). Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo didampingi Plt. Bupati Pemalang Budhi Raharjo, bersama Forkopimda Pemalang, paslon Bupati dan wakil Bupati Pemalang terpilih Junedi dan Martono,  melakukan dialog dengan jajaran SKPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pemalang.
para kepala desa se- Kabupaten Pemalang, Ormas serta para tokoh Masyarakat Pemalang yang dikemas dalam acara ngopi bareng Gubernur Jawa Tengah di Pendopo Kabupaten Pemalang belum lama ini.
Saat melakukan konfrensi pers diruang peringgitan bersama Kepala Bagian Humas Setda Kabupaten Pemalang Nugroho Budi Raharjo, Kepala Biro Humas Setda Provinsi Jawa Tengah, Sinoeng Noegroho Rachmadi mengatakan, acara ngopi bareng yang telah dilaksanakan selama dua tahun tersebut, menjadi pola komunikasi Gubernur Jawa Tengah dengan Jajaran Pemerintah Kabupaten/Kota dalam konteks Jateng Gayeng. Sinoeng menuturkan, ngopi bareng tidak harus ada kopinya namun suasananya dibuat seperti di warung kopi
Sinoeng berharap, kegiatan yang didalamnya berisi dialog tanpa setting dan tanpa protokoler tersebut, kedepan akan menjadi pola untuk menciptakan jalur komunikasi dengan jajaran perangkat daerah.
Selain berdialog dengan mereka yang hadir di pendopo, Gubernur juga membuka ruang dialog interaktif dengan masyarakat melaui telepon. Selain diliput oleh sejumlah media cetak dan on line, kegiatan tersebut juga disiarkan secara langsung oleh Radio Swara Widuri Pemalang dan Radio Sonora Semarang.[heri

POLSEK WARUNGPRING DAPAT NILAI TERENDAH

PEMALANG – (Media Rakyat). Polres Pemalang mendapatkan ‘ranking pertama’ tingkat Polda Jateng tentang “pencapaian target hasil kegiatan pelaksanaan Program Prioritas Kapolri (P2K)”, untuk itu diucapkan terima kasih kepada seluruh anggota pelaksana khususnya para Bamin operator program P2K, karena peran aktifnya dalam pembuatan laporan hasil pelaksanaanya, sehingga setiap kegiatan dari satuan tugas terdukung oleh administrasi pelaporan sebagai bentuk pertanggung jawaban.
Kapolres Pemalang AKBP KINGKIN WINISUDA, S.H., S.I.K., Dalam sambutannya saat membuka kegiatan Gelar Opsnal dan Pembinaan Selasa (2/2) di gedung Rekonfu Mapolres setempat, yang diikuti oleh Wakapolres Kompol PRAWOKO, S.E., para Kabag, Kasat, Kasi, Perwira Staf dan Kapolsek jajaran beserta para Bamin masing – masing.
" kita jangan mudah berpuas diri dan terlena, justru dengan raihan penilaian tersebut, harusnya memicu dan memacu kita untuk lebih meningkatkan capaian hasil pelaksanaan tugas pokok Polri sesuai amanat undang – undang dan hasilnya benar – benar dapat dirasakan manfaatnya oleh warga masyarakat."kata Kapolres dengan tegas.
Hasil Anev GO dan Bin, Setelah dilakukan pemaparan tentang hasil pelaksanaan tugas selama satu bulan berjalan, sekaligus analisa dan evaluasi sesuai bagian masing – masing oleh para Kabag dan Kasatfung, kemudian seluruhnya disimpulkan oleh Wakapolres, selanjutnya hasil anev tersebut dijadikan sebagai acuan rencana penugasan kedepan agar hasilnya lebih optimal lagi.
Dari hasil kesimpulan analisa dan evaluasi pelaksanaan tugas dibidang operasional dan pembinaan pada bulan berjalan yaitu bulan Januari 2016, Polsek Pemalang kembali memperoleh nilai tertinggi (peringkat satu) dan Polsek Warungpring mendapatkan nilai terendah.
Sebelum kegiatan gelar ditutup, Kapolres Pemalang menyerahkan piagam penghargaan dan pandel peringkat satu kepada Kapolsek Pemalang, dan pandel bendera tengkorak kepada Kapolsek Warungpring sebagai peraih nilai terendah.(Heri/MR/99)

MIRAS KEMASAN & MIRAS OPLOSAN DIRAZIA

Barang bukti Miras
PEMALANG – (Media Rakyat). Guna menjamin tetap terpeliharanya situasi dan kondisi Kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polres Pemalang, kegiatan rutin yang ditingkatkan dengan sasaran lalu lintas dan penyakit masyarakat akan terus dilaksanakan.
Dalam Razia rutin dengan sasaran miras kemasan dan miras oplosan seperti yang digelar dan dipimpin oleh Kasat Sabhara AKP TRIO PRABOWO, S.H., Rabu (3/1), telah berhasil menyita ratusan liter miras oplosan (Red Jawa : Brangkal) dalam jerigen dan botol bekas air mineral, dari 9 Pedagang di beberapa tempat.
Anatara lain,TA’AM bin TABUR (63 th) alamat Desa Bulu – Petarukan.ENDI SUKANDAR bin SURONO (64 th) alamat Desa Kalirandu – Petarukan. ENDANG WATI binti TARJUKI (39 th) alamat Jl. Kemuning Utara Mulyoharjo – Pemalang.     SUNARTI binti TARJUKI (33 th) alamat Gumelem Mulyoharjo – Pemalang. URADI bin NURSALIM (58 th) alamat Kelurahan Sugihwaras – Pemalang.ROBI bin BUKHAERI (36 th) alamat Desa Kedungkelor – Tegal (jualan di komplek Calam utara terminal Bus Pemalang).TRI HANDOKO bin PARNOMO (40 th) alamat Kelurahan Mulyoharjo – Pemalang.SASONGKO ARLANTO bin ARLANTO SUTOYO (27 th) alamat Jl. Dahlia – Pelutan – Pemalang.    RUDI HARYANTO bin CASMARI (28 th) alamat Jl. Nusa Indah Pelutan.Perbuatan seluruh tersangka telah disidangkan di Pengadilan Negeri Pemalang   dan   dijerat   dengan   pasal : 13, 14, 15  jo.  Pasal   29   Perda  
Kabupaten Pemalang Nomor : 11 Tahun 2012 tentang Menjual Minuman Beralkohol Tanpa Ijin.Dan seluruh perkara tersangka telah dijatuhi hukuman oleh Hakim tunggal Pengadilan Negeri Pemalang Kamis (4/2) dengan hukuman berupa hukuman Denda.
Kapolres Pemalang AKBP KINGKIN WINISUDA, S.H., S I K., melalui Kasubbaghumas AKP Hj. TITIK LIESTIYAWATI, S.H., menegaskan" bahwa razia pekat dan razia – razia lainya seperti razia lantas akan terus digelar secara rutin oleh Polres Pemalang. Hal ini dimaksudkan, disamping untuk memperkecil adanya Penyakit masyarakat dan agar warga masyarakat dapat berperilaku tertib dalam berlalu lintas, juga untuk antisipasi terjadinya kejahatan – kejahatan lainya.
Untuk itu pada kesempatan ini, kami menghimbau kepada seluruh warga masyarakat Pemalang, untuk ikut berperan aktif menjaga stabilitas Kamtibmas, minimal dalam tataran memberikan informasi kepada Polri Polres Pemalang, dapat melalui SMS ke Kasubbaghumas di nomor HP 081326999857, bila di lingkunganya ada penjual Miras dan atau mengetahui terjadinya Tindak Pidana apapun. Kepada warga masyarakat yang telah bermitra dan berperan aktif membantu tugas – tugas Polri, disampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih.(Heri/MR/99)

ISC DI BUMI PERKEMAHAN SIKUCING DIIKUTI 1020 PENGGALANG

Plt. Bupati membuka ISC
PEMALANG - (Media Rakyat). Sebanyak 1020 penggalang ramu dari gugus depan se Kabupaten Pemalang,mengikuti Indonesia Scouts Challenge (ISC) tahun 2016, yang di gelar selama dua hari, dimulai hari ini, Sabtu (6/2/2016) hingga besok hari minggu, (7/2/2016) di Bumi perkemahan sikucing, kecamatan Moga.
Mereka terdiri dari 51regu putra 51 regu putri dengan didampingi 102 pembina pendamping, Indonesia Scouts Challenge merupakan aktivitas berkemah sekaligus berkompetisi yang seru untuk anak didik (Penggalang Ramu) yang duduk di bangku kelas IV hingga V SD, dengan usia maksimal 12 tahun. Diadakan mulai dari tingkatan Kabupaten, Provinsi, hingga Nasional, pemenang kegiatan ini akan diberi hadiah berangkat ke Amerika Serikat.
Plt. Bupati Pemalang,Drs.Budhi Rahardjo,MM, selaku pemimpin upacara kegiatan tersebut, mengatakan, pembinaan generasi muda merupakan salah satu masalah penting dan isu strategis yang dihadapi saat ini, generasi muda sebagai calon pemimpin masa depan perlu dipersiapkan sejak dini, dibekali dengan ilmu pengetahuan, ketrampilan dan pengalaman yang di butuhkan, agar kelak mereka dapat meneruskan estafet kepemimpinan dan keberlanjutan pembangunan.
Salah satu wahana yang dapat digunakan untuk membina generasi muda adalah melalui gerakan pramuka. “Gerakan ini telah terbukti mampu menanamkan nilai – positif kepada generasi muda,sehingga setiap anggota pramuka memiliki mental dan kepribadian yang mulia,selalu memberikan kontribusi yang positif dimanapun berada serta dapat menjadi panutan bagi lingkungan sekitarnya”.Kata Plt.Bupati.
Pembukaan kegiatan ini,di tandai dengan penyematan tanda peserta disertai dengan pemukulan kentongan oleh Plt.Bupati Pemalang didampingi anggota Forkorpimda kabupaten Pemalang. (Heri/MR/99)

GEDUNG BARU DPU KOTA TEGAL RESMI DIFUNGSIKAN

Waliko saat menggunting pita
TEGAL - (Media Rakyat). Gedung Kantor Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Tegal resmi di fungsikan, Gedung kantor DPU yang terletak di Jl. Proklamasi Kota Tegal menelan biaya Rp. 5.944.058.000,- yang dikerjakan oleh PT. Gayo Rantau Saudara Kabupaten Tegal ini diresmikan langsung oleh Walikota Tegal Hj. SITI MASITHA SOEPARNO Kamis (4/2/2016).
Peresmian gedung ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita oleh Walikota disaksikan seluruh tamu undangan termasuk Plt. Sekda Kota Tegal Dyah Kemala Sintha, SH, MH, Asisten I dan II Setda Kota Tegal Drs. Imam Badarudin dan Herlien Tedjo Oetami, SH, dan Kepala SKPD di Lingkungan Pemerintah Kota Tegal.
Gedung yang dibangun diatas tanah seluas 1.300 m2 berlantai tiga, lantai satu digunakan untuk Mushollah yang diberi nama Mushollah Al Ikhlas dan Garasi Kendaraan Roda 4 serta Parkir sepeda motor, Lantai dua digunakan untuk ruang kerja Bidang Pengairan dan Bdang Bina Marga, dan Lantai tiga untuk ruang Kepala Dinas dan ruang rapat, dengan dilengkapi gudang dan lavatory untuk masing-masing lantai gedung. Sementara untuk gedung DPU lama digunakan untuk Bidang Cipta Karya dan Penyimpanan dokumen serta arsip-arsip.
Kepala DPU Kota Tegal SUGIYANTO, ST, MT menyampaikan gedung kantor DPU dibangun dengan anggaran APBD Kota Tegal, yang dikerjakan oleh penyedia jasa PT. Gayo  Rantau Saudara Kabupaten Tegal dengan jangka waktu pelaksanaan 150 hari kalender sejak 27 Juli 2015 hingga 23 Desember 2015.
Walikota tandatangi prasasti gedung DPU
Sementara unuk konsultan perencana bangunan CV. Mitra Muda Rekayasa Semarang dan pengawasan pelaksanaan pembangunan gedung diawasi  oleh konsultan pengawas CV. Multi Graha Cipta Kabupaten Tegal. “Pekerja pembangunan gedung DPU ini meliputi bangunan gedung, tempat parkir, halaman, pagar depan dan rumah pompa.” ujar Sugiyanto.
Walikota dalam sambutannya sebelum meresmikan penggunaaan gedung kantor DPU Kota Tegal mengatakan sarana dan prasarana gedung kantor yang representatif berfungsi untuk meningkatkan kinerja para pegawai. Dengan gedung baru ini, Walikota meminta jajaran DPU untuk memelihara gedung dan sarana prasarana yang telah disediakan. Selain itu juga. Jajaran DPU diminta untuk menciptakan terobosan baru khususnya dalam pelayanan kepada masyarakat. Usai sambutan, walikota langsung memotong untaian bunga melati dan meninjau setiap ruangan gedung kantor DPU Kota Tegal  (Daryani/MR/99)

Thursday, 4 February 2016

GUBERNUR TINJAU HASIL PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR

PEMALANG - (Media Rakyat). Gubernur Jawa Tengah, H.Ganjar Pranowo, Kamis, (4/2/2016), meninjau hasil pembangunan proyek infrastruktur jalan di sejumlah lokasi di Kabupaten Pemalang. Hasil pembangunan proyek infrastruktur jalan tersebut, merupakan bantuan dari Pemprov Jawa Tengah.
Gubernur disela - sela tinjauannya menghimbau, kepada seluruh kabupaten atau kota yang melaksanakan pembangunan proyek infrastruktur jalan supaya senantiasa mengutamakan kualitas hasil pembangunannya.
“Dengan mengutamakan kualitas, maka akan lebih efisiensi dalam menggunakan anggaran”. Jelas Gubernur.
Gubernur juga menghimbau, kepada SKPD yang ada di Provinsi, yang mempunyai anggaran pembangunan yang nilainya kecil, disarankan untuk diberikan pengerjaannya kepada daerah.
“Kalau jalannya sudah bagus seperti sekarang ini kan masyarakat akan senang melihatnya, dulu waktu saya kesini jalan ini, bukan lagi jelek tapi hancur”. tutur Gubernur didampingi Kepala DPU Kabupaten Pemalang Ir.Sudaryono, Cq mewakili Plt.Bupati Pemalang Drs.Budhi Rahardjo, MM. (Heri/MR/99)

SISWA – SISWI, HARUS FOKUS BELAJAR

Upacara
PEMALANG – (Media Rakyat). Salah satu tugas pokok Polri sebagaimana diamanatkan oleh undang – undang adalah melakukan pembinaan kepada seluruh elemen masyarakat. Demikian awal sambutan Aiptu YULI PURWANTO Kanit Binmas mewakili Kapolsek Pulosari AKP NURDINOWO saat menjadi Pembina Upacara Sekolah di MTs Nurul Islam Desa Clekatakan – Pulosari Senin (1/2).
Para pelajar wajib fokus pada tugas pokoknya yaitu belajar, belajar dan belajar setinggi mungkin agar bisa tercapai apa yang dicita – citakan, sekaligus mempersiapkan diri untuk menjadi generasi penerus bangsa ini dalam mengisi kesinambungan pembangunan di segala bidang.
Untuk itu selain fokus belajar, setiap siswa agar jangan terjerumus pada hal – hal negatif akibat salah dalam menggunakan dan memanfaatkan sarana komunikasi yaitu Hand Phone dan gadget. Gunakan sarana komunikasi tersebut dengan sebaik – baiknya yaitu untuk membuka berbagai permasalahan terkait ilmu pengetahuan dan hindari hal – hal negatif seperti masuk pada situs / blog pornografi, perjudian, narkoba dan lain – lainya.
Disamping itu, Bapak Ibu Guru sebagai pendidik dan sekaligus pembina, wajib mengawasi dan mengendalikan anak didiknya serta selalu mengingatkan agar tidak terjerumus pada pergaulan bebas, hindari Narkoka, perjudian, pornogafi dan merokok, karena merokok merupakan pintu gerbang ke arah narkoba. Untuk itu, Bapak Ibu Guru dihimbau dan diminta untuk selalu berkoordinasi, baik dengan Kepolisian maupun dengan para orang tua muridnya, guna mengantisipasi hal – hal yang tidak diharapkan," tambah YULI.
Selesai upacara dilanjutkan dengan kegiatan silaturahmi dan ramah tamah dengan Kepala Sekolah, Guru dan Karyawan, untuk menjalin keakraban sekaligus menampung masukan – masukan terkait para siswa – siswi maupun semua hal termasuk termasuk menyangkut Polri.(Heri/MR/99)

PULUHAN WARGA JEBED SELATAN TERIMA PERGANTIAN TOL

Plt. Bupati bersama tim Pembebasan Tanah
PEMALANG - (Media Rakyat). Puluhan warga Desa Jebed Selatan Kecamatan Taman yang tanahnya terkena pembebasan untuk proyek pembangunan jalan tol Penjagan – Pemalang, Pemalang – Batang, Rabu, (2/2/2016), menerima uang pergantian pembebasan jalan tol.
Pergantian uang pembebasan tanah untuk jalan tol yang di fasilitasi oleh Kepala Kantor pertanahan Kabupaten Pemalang sebagai Ketua Tim Pembebasan Tanah dan dihadiri dari Perbankan Pemalang. yang dilakukan di aula balai desa Jebed Selatan.
Kepala kantor Pertanahan Kabupaten Pemalang Dani Santo mengatakan " sejauh ini untuk pergantian uang pembebasan Tanah jalan tol di Kabupaten Pemalang, masyarakatnya mau menerima semua tidak terjadi seperti didaerah lain, ketika ada pembayaran, masih belum ada kesesuwaian atau masih menolak dengan harga yang di taksir oleh apresel, namun dipemalang ini menerima semua sehingga mempermudah kami dari tim untuk menyelesaikan pembayarannya ." ungkapnya.
Pelaksanan Tugas Bupati Pemalang, Drs.Budhi Rahardjo,MM pada kesempatan tersebut, mengusulkan agar istilah ganti rugi pembebasan tanah untuk jalan tol di ganti dengan pergantian tanah saja, karena menurutnya, ganti rugi atau ganti untung tergantung dari penggunaan uang yang di terimanya, apabila uang tersebut, digunakan untuk membeli tanah lagi, maka sipenerima uang tersebut, akan mendapatkan keuntungan, tetapi apabila sipenerima uang tersebut, menggunakan uang untuk membeli motor atau mobil, maka sipenerima uang tersebut, akan mengalami kerugian.
“Jadi penerima uang pergantian pembebasan tanah jalan tol, bisa untung atau bisa rugi tergantung penggunaan uang tersebut.”.Tegas Plt.Bupati.
Disebutkan, juga dalam proses pergantian uang lahan tol tersebut, pemerintah menegaskan tidak menggunakan perantara atau makelar, hal ini menghindari kerugian pada pemilik tanah.
Sementara menurut panitia penyelenggara, pada bulan Februari ini, pihaknya telah melakukan pembayaran pergantian di lima desa.
Sedangkan proses pembayarannya, pihaknya bekerjasama dengan BRI, yakni penerima tidak langsung menerima uang secara tunai, namun pemilik tanah menerima dalam bentuk tabungan BRI, senilai jumalah uang yang sudah disepakati sebelumnya.(Heri/MR/99)

Wednesday, 3 February 2016

PULUHAN EX GAFATAR PEMALANG MENDAPAT PEMBINAAN KEAGAMAAN

Sekda saat memberikan penjelasan
PEMALANG - (Media Rakyat). Pembinaan keagamaan dan kebangsaan dilakukan terhadap puluhan ex Gafatar, yang dilakukan di gedung Transito senin (01/02).
Pembinaan dilakukan sebelum mereka dipulangkan kerumah masing-masing,pembinaan tersebut selain dari majelis umat islam indonesia cabang Pemalang, pembinaan juga dilakukan oleh TNI dan Kepolisian.
Kegiatan ini dilakukan guna mengembalikan keyakinan mereka bahwa mereka harus tunduk dan patuh hukum yang berlaku di indonesia. rencana kegiatan ini akan dilakukan sembari menunggu mereka di terima oleh sanak keluarga mereka, serta masyarakat dimana mereka tinggal sebelum berangkat dengan Gafatar di kalimantan.
Mereka menuntut Pemerintah juga memeikirkan nasibnya untuk selanjutnya, termasuk soal pekerjaan dan tempat tinggal, pasalnya banyak diantara mereka yang mengaku sudah menjual rumah mereka sebelum mereka bergabung dengan kelompok Gafatar. 
Sekda Kabupaten Pemalang Drs.H. Budhi Rahardjo.MM mengatakan " ex Gafatar sementara ini ditangani oleh Gubernur Jawa Tengah mewakili pemerintah pusat, sehingga ditransitkan di wisma haji donoyoyudan selama lima hari selanjutnya kabupaten kota menjemput atas perintah dari pemerintah pusat. jadi ketika bertanya apakah yang akan dilakukan pemerintah Kabupaten untuk menerima ex Gafatar " untuk pengembalian temen-temen gafatar saya sudah kordinasi dengan kades-kades dan camat, melakukan penjemputannya setelah mereka diterima oleh saudara atau lingkungannya.
"jadi jangan sampai saya menyelesaikan masalah timbul masalah,artinya dari asrama transito disini saya kembalikan ke desa masing-masing disana ada permasalahan baru ditolak oleh lingkungannya, saya ingin memastikan kades dan lurah ini memastikan bahwa mereka diterima oleh lingkungan. tegas sekda. (Heri/MR/99)

GADIS DIGILIR TIGA PEMUDA DIPINGGIR PANTAI

Korban saat dimintai keterangan
PEMALANG – (Media Rakyat). Nasib malang menimpa gadis remaja sebut saja BUNGA (17 th) alamat Dukuh Beran - Asemdoyong, dalam kondisi mabok berat setelah dicekoki dengan minuman oplosan (campuran brangkal dengan minuman suplemen), lalu di cabuli secara paksa oleh 3  pemuda teman minumnya.
Kapolres Pemalang AKBP KINGKIN WINISUDA, S.H., S.I.K., melalui Kasubbaghumas AKP Hj. TITIK LIESTIYOWATI, S.H. kepada media." Kejadian tersebut berawal dari salah satu pelaku nama DYT als. TN (28 th) pek. Nelayan alamat Desa Kabunan mengirim pesan singkat Sms kepada BUNGA, mengajak untuk ketemuan dan minum – minum di pinggir pantai Asemdoyong bersama dua teman lainya yaitu DD (22 TH) pek. Nelayan, alamat Desa Kabunan dan SUP als. KOM (19 th) pekerjaan Nelayan alamat Desa Kabunan.
Setelah menjemput BUNGA didepan warung bakso Madona, lalu mereka berempat (DYT, DD, SUP dan BUNGA) minum – minuman oplosan (brangkal di campur minuman suplemen), datang NING namun tidak ikut minum dan hanya mbantu nuangi saja.
Mereka sempat membeli minuman lagi, karena minumanya tumpah, dan setelah itu NING pamit pulang karena sudah mulai gerimis Meski sempat berpindah tempat ke teras rumah penduduk lantaran hujan, lalu mereka berempat kembali ke tempat semula karena hujan sudah reda dan malu dilihat orang, sekaligus untuk menghabiskan sisa minuman yang masih ada.
BUNGA yang sudah dalam kondisi mabok berat dan hanya tiduran di rumput beralaskan selendang yang dibawanya, dia dipaksa oleh DD untuk melayani nafsunya, meski telah berusaha berontak dan mengelak, namun karena badanya sudah ditindih dan mulutnya dibekap, BUNGA tidak mampu berbuat apa – apa saat DD mencabulinya, bahkan DYT dan SUP turut pula menggilirnya.
Di saat BUNGA masih dalam kondisi lemah, belum mampu untuk bangun dan berdiri, DD kembali mencabulinya kedua kalinya, namun tiba – tiba berhenti karena ada orang lewat, dan setelah menyeret BUNGA ke semak – semak, lalu meninggalkanya begitu saja, hingga akhirnya ada orang yang menolong dan mengantarkanya pulang ke rumah.
Saat itu juga, orang tua BUNGA langsung membawanya ke Rumah Sakit dan melaporkan kejadian yang menimpa anaknya ke Polres Pemalang, dan malam itu juga Rabu (20/1) ketiga pelaku DYT als. TN, DD dan SUP ditangkap oleh Buser Sat Reskrim untuk mempertanggung jawabkan perbuatanya.
Guna penyidikan lebih lanjut, para pelaku ditahan di Rutan Polres Pemalang, dan di jerat dengan pasal :  81 dan atau 82 UU RI Nomor : 35 Tahun 2014 tentang perubahan dari UU RI Nomor 23 Tahun 2002  tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman Pidana Penjara paling lama 15 (lima belas) tahun dan paling singkat 5 (lima) tahun, dan denda paling banyak Rp 5.000.000.000,- (lima miliar rupiah).(Heri/MR/99)

PULUHAN RUMAH DI DUKUH BABAKAN RUSAK DITERJANG PUTING BELIUNG

Rumah warga yang terkena puting beliung
SLAWI - (Media Rakyat). Hujan deras disertai angin puting beliung yang menerjang Desa Tuel pedukuhan Babakan Kecamatan Bojong Kabupaten Tegal pada Selasa  (02/02/2016) mengakibatkan puluhan rumah penduduk rusak 5 diantaranya rusak parah.
Menurut salah satu warga dukuh babakan menjelaskan, kejadian tersebut sangat singkat saat hujan lebat tiba-tiba datang angin kencang dan langsung memporak porandakan atap rumah warga, sontak warga pada bingung karena takut tertimpa genteng yang berjatuhan disapu angin puting beliung, itu terjadi sekitar Pkl 15.00 WIB, tuturnya.
Sementara itu Hj. Sri Lestari Anggota DPRD Kab Tegal dari fraksi PDIP saat medapat kabar dari salah satu kadernya di Desa Tuel langsung bergegas meninjau lokasi bencana angin puting beliung tersebut. "Saya dikabari oleh salah satu warga lewat telefon seketika saya dan suami langsung menuju ke lokasi warga yang menjadi korban angin puting beliung, saat kami sampai disana beberapa rumah penduduk sudah dalam keadaan rusak terutama pada bagian atap rumah. total rumah yang rusak ada 20 rumah, 15 rumah rusak ringan dan 5 rusak parah. Untung nya tidak ada korban jiwa". ujarnya.
Hj. Sri Lestari meminta kepada pemerintah khusunya pada dinas yang menangani bencana alam agar secepatnya memberikan bantuan kepada para korban agar rumah yang rusak bisa diperbaik dan kembali ditempati pemiliknya dengan nyaman. "Kami meminta pada pihak Dinas terkait agar secepatnya bisa mendata jumlah kerusakan rumah yang rusak agar para korban bencana bisa secepatnya kembali membangun rumah yang rusak akibat angin puting beliung." Pintanya. (Farid/MR/99)

MARINES CYCLING COMMUNITY KAMPANYE BIKE TO WORK

Dispen Kormar (Jakarta) Sejumlah daerah di Indonesia dan dunia sudah masuk ke masa transisi menuju era new normal, atau disebut juga denga...

Popular posts