Saturday, 26 August 2017

IKRAR KEBANGSAAN DI BUKIT JIMAT

PEMALANG - (Media Rakyat).Polres Pemalang, Polda Jateng melaksanakan pengamanan Festival Merah Putih dan Apel Kebangsaan dan pengibaran Bendera Merah Putih dengan ukuran 72 M  x  45 M dalam rangka memperingati HUT RI Ke-72 di tebing Jimat Desa Mendelem Kec. Belik Kab. Pemalang, Rabu (23/08/2017)
Kegiatan tersebut bertujuan untuk memelihara dan meningkatkan pemahaman wawasan Kebangsaan bagi warga/masyarakat Kabupaten Pemalang khususnya para generasi muda serta menggali potensi sumber daya alam menuju Pemalang "HEBAT"
Pawai Festival Merah Putih dilaksanakan dengan iring- iringan kendaraan roda 2 maupun roda 4 dari Alun alun Kab. Pemalang bergerak menuju lapangan di bawah bukit Jimat Desa Mendelem Kec.Belik Kab.Pemalang, atau di seputaran obyek wisata Jambe Kembar.
Berbagai bentuk kreasi yang menampilkan burung Garuda Pancasila, atau akan lebih dikenal dengan pawai Garuda Pancasila, berbagai baju adat se-Nusantara ditampilkan dalam pawai tersebut.
Bupati Pemalang, H.Junaedi. SH.MM menjadi inspektur Upacara dalam apel kebangsaan.
Acara tersebut juga dihadiri oleh Brigjen Haryanto Staf ahli Panglima Mabes TNI, Forkopimda Kab. Pemalang, Mayor Lek Hartono, Kadisops Satradar 214 Tegal, Anggota DPRD Pemalang, Danramil jajaran Kodim 0711/Pemalang, Kapolsek jajaran Polres Pemalang, Polda Jawa tengah, OPD Kab. Pemalang, Toga, Tomas, Toga dan tamu undangan.
Kurang lebih 3500 warga masyarakat mengikuti apel kebangsaan yang dilanjutkan dengan Ikrar kebangsaan dan pengibaran bendera merah putih raksasa berukuran 72 x 45 meter.
Dalam Orasi Kebangsaan, Bupati Pemalang mengatakan bahwa 17 Agustus adalah momentum sejarah yang tak akan pernah dilupakan oleh rakyat Indonesia.
"Momentum yang akan selalu menjadi buah cerita untuk anak-anak bangsa," katanya penuh semangat.
Namun, sambungnya saat ini negara sedang diuji, jati diri Indonesia sebagai bangsa yang beragam mulai diragukan. Kebhinekaan mulai menjadi sebuah pertentangan.
"Nasionalisme hanya sekedar ucapan, Patriotisme seakan hilang dari ingatan," katanya.
Karena itu, H. Junaedi kemudian mengajak seluruh warga untuk membulatkan tekad, mengobarkan semangat, menguatkan jati diri sebagai bangsa yang majemuk dan menjadikan perbedaan sebagai kekuatan.
"Di hadapan kita telah terbentang sang merah putih raksasa. Simbol kedaulatan bangsa yang merdeka. Jadikanlah sebagai pengikat persatuan dan kesatuan bangsa. Demi tegaknya Negara Kesatuan republik Indonesia," tegasnya mantap.(Heri/MR/99).

SERAH TERIMA JABATAN KAPOLSEK PULOSARI

PEMALANG - (Media Rakyat). Polres Pemalang melaksanakan Upacara Serah Terima Jabatan Waka Polres dan Kasat Lantas serta Kapolsek Pulosari di gedung Rekonfu Mapolres Pemalang.Kamis (24/08/2017).
Kegiatan Upacara Serah Terima Jabatan di pimpin langsung oleh Kapolres Pemalang AKBP Agus Setyawan HP, S.H., S.I.K dengan dihadiri para Kabag, Kasat serta Kapolsek jajaran.
Jabatan Wakapolres lama yang di emban oleh Kompol Drs. Muh. Samdani, S.H., M.H., diserahkan kepada Kompol Arianto Salkery, S.H., M.H. Dan Kasat Lantas yang lama diemban oleh AKP Riswanto, S.H. kepada AKP Ahmad Nura A, S.Sos., S.I.K.
Selain serah terima jabatan, dilakukan pula penyerahan jabatan Kapolsek Pulosari kepada Iptu I Ketut Astawa.
Dalam sambutannya Kapolres menyampaikan pergantian Jabatan merupakan bagian dari mekanisme pembinaan karier personil polri yang perlu dan lazim dalam rangka Tour of Duty maupun Tour of Area dan penyegaran awak organisasi. Serah terima jabatan dan alih tugas di lingkungan polri merupakan suatu hal yang wajar dan biasa terjadi, hal ini bertujuan untuk memelihara dinamika orgnaisasi di berbagai tingkatan kesatuan.
Kapolres menyampaikan rasa terima kasih kepada pejabat lama.
“Kepada pejabat baru, Kompol Arianto Salkery dan AKP Ahmad Nur saya ucapkan selamat datang,” lanjutnya.
Dalam menghadapi dinamika potensi gangguan kamtibmas di wilayah hukum Polres Pemalang, Kapolres mengharapkan para pejabat baru mampu mengakomodir fenomena yang timbul dengan menampilkan struktur organisasi yang sehat dengan dilandadi suatu pemikiran yang profesional.
“Guna meningkatkan pelayanan masyarakat serta mampu menyelaraskan diri dengan dinamika di lapangan. Sehingga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif sesuai harapan masyarakat dapat terwujud,” harap Kapolres.
Terkait dengan kemitraan dengan instansi lain, Kapolres berharap jajarannya mampu membangun soliditas dan mengembangkan jaringan kemitraan yang harmonis dengan instansi terkait tersebut.
“Sehingga kita dapat menampilkan kinerja yang semakin baik dan produktif guna meningkatkan kinerja dengan tetap mengacu pada program kerja Polri,” pungkasnya. (Heri/MR/99).

KAPOLRES PEMALANG LEPAS 8 ANGGOTANYA MEMASUKI MASA PURNA TUGAS

PEMALANG - (Media Rakyat). Sebanyak 8 anggota Polres Pemalang memasuki masa pensiun. Mereka dilepas Kapolres Pemalang, AKBP Agus Setyawan HP., S.H., S.I.K di halaman Polres Pemalang dengan prosesi pedang pora, Selasa (24/8/2017).
Kedepalan anggota tersebut adalah Iptu Yohana, Iptu Sudiro, Ipda Munasir, Ipda Supriyoto, Aiptu Suroyo, Aiptu Nur Arifin, Bripka Agus Suharto.
Upacara pelepasan para anggota yang purna tugas itu juga diikuti para pejabat, anggota dan Bhayangkari Polres Pemalang.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada teman dan rekan sudah melakukan pengabdian. Saya merasa bangga atas pengabdian dan jerih payahnya, luar biasa sudah mengabdi dan bangun Polres Pemalang," kata AKBP Agus Setyawan.
Kapolres mengaku merasa bangga bisa melepas anggota yang sudah purna tugas. Pimpinan dan anggota itu sama, hanya simbol yang beda. Pengabdian dan jasa bisa dilakukan semua anggota.
"Wisuda purna bhakti ini bisa memacu anggota untuk bekerja lebih giat dan keras lagi," ucapnya.
Salah satu anggota yang telah memasuki purna tugas Iptu Sudiro merasa bangga.
"Selama 50 tahun menjadi polisi dan 28 tahun mengabdi di Polres Pemalang baru kali ini saya merasa pelepasan anggota purna tugas diistimewakan. Sesuatu yang baru terjadi pada kami," ungkapnya dengan mewahnya acara pelepasan 8 anggota Polres Pemalang tersebut. (Heri/MR/99).

ARAK-ARAKAN KARNAVAL HUT RI KE 72 KABUPATEN TEGAL MERIAH SEKALI

SLAWI - (Media Rakyat). 22/08/2017 Dengan terselenggaranya Acara giat karnaval HUT RI KE 72 kabupaten Tegal sangat dinanti oleh masyarakat kabupaten tegal bahkan banyak yang rela datang lebih awal guna melihat langsung acara tersebut dan mereka menanti dengan sabar di tepi jalan.
Konvoi arak-arakan pun mulai berjalan dengan di kibarkan bendera start  yang dimulai dari gor trisanja SLAWI.sekitar pukul 13:00. wib
Diikuti hampir ratusan peserta umum maupun forkominda
Hadir Kapolres tegal Heru sucipto,  bupati dan wakil serta jajaran kepala dinas se kabupaten tegal.
Para peserta PAWAI karnaval pun melangkahkan ayunan kakinya berjalan menuju rute yang dilalui dengan
Finis di alun alun depan kantor pemkab tegal
Jalur dari start Gor - Polres Tegal - Rumdiis - Brigief dewa ratna - finis di pemkab
Bupati berpesan.. Giat karnaval merupakan untuk menjalin talisilahturahim dan hubungan baik antara pemerintah dengan masyarakat, untuk itu mari bersama sama tetap menjaga persaudaraan guna membangun kabupaten tegal...
Sekian. ( Daryani / MR / 99 )

HUT RI Ke 72, 129 NARAPIDANA LAPAS KELAS II B TEGAL MENDAPAT REMISI 1 BEBAS 2 SUBSIDER

TEGAL - (Media Rakyat). Dalam rangka HUT RI Ke-72, sebanyak 192 Narapidana di Lapas Kelas IIB Tegal mendapat Remisi Umum sesuai SK Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia No.W13.1127.PK.01.01.02 Tahun 2017. Penyerahan SK dilakukan secara simbolis oleh Walikota Tegal KMT HJ. Siti Masitha Soeparno kepada dua orang perwakilan narapidana pada Upacara Penyerahan SK Remisi Umum yang dilaksanakan di Halaman Dalam Lapas Kelas IIB Tegal. Kamis. (17/8).
Dari 129 orang narapidana yang mendapat remisi, tiga diantaranya bahkan dapat langsung bebas. Namun dikarenakan dari tiga orang tersebut dua merupakan tahanan pidana kasus narkotika dan pencucian uang mereka harus membayar denda terlebih dahulu untuk dapat bebas langsung. Dan karena ke dua orang narapidana tersebut tidak dapat membayar denda maka mereka masih menjalani hukuman denda (Subsider).
Adapun narapidana yang menjalani hukuman subsider yaitu H. Parmanto bin Suradi dengan hukuman subside selama 5 bulan untuk kasus narkotika, berikutnya Nastian Bila bin Mawardi dengan hukuman subsider selama 4 bulan untuk kasus pencucian uang.Sedangkan untuk narapidana umum yang mendapat remisi bebas langsung yakni Triyono bin Khasan (25) warga Desa Sidapurna RT.33/02 Kecamatan Dukuhturi Kabupaten Tegal.
Sementara itu usai menyerahkan SK Remisi kepada Narapidana, dalam sambutannya walikota mengajak kepada seluruh warga binaan untuk menyadari makna kata kemerdekaan. Kemerdekan bukan hanya kata, namun simbol kebebasan untuk bersikap”,ucap walikota. Dikatakan walikota kemerdekan direbut bukan melalui perjuangan di dalam ruangan, namun dengan bertempur di alam, berjuang dengan jiwa raga dengan tetesan air mata dan darah.
Karena itulah, kepada warga binaan walikota mengatakan Pemerintah Kota Tegal mengadakan Tasyakuran HUT RI dengan nuansa berbeda di Hutan Mangrove untuk merefleksikan perjuangan merebut kemerdekan oleh para pendahulu yang dilakukan di alam terbuka.
Walikota mengajak kepada warga binaan untuk tidak merenggut kemerdekaanya sendiri, dengan melakukan perbuatan yang melanggar hukum.
“Semoga dengan menajalani pembinaan di dalam lapas, kita semua tidak lagi merenggut kemerdekaan diri sendiri”, pesan walikota kepada warga binaan. “Dan jika kembali kepada masyarakat tunjukan eksistensi kalian sebagai warga negera yang baik, jadikan lapas menjadi tempat berbenah diri lahir batin, untuk kembali lagi berbakti kepada nusa dan bangsa”,pungkasnya. Usai membacakan sambutan, walikota beserta jajaran forkompimda kemudian bernyayi bersama band akustik warga binaan yang dilanjutkan meninjau hasil kerajinan tangan warga binaan.(Daryani/MR/99)

LANTARAN KECEWA SISWA SISWI SMPN 7 BREBES SEGEL RUANG KEPSEK

BREBES - (Media Rakyat).  21 / 08 / 2017 siswa siswi SMPN 7 Brebes,menggelar aksi protes yang di tujukan kepada Kepala Sekolah,Dra. Murniasih, MPd. lantaran kecewa dengan kebijakan dan kepemimpinanya.
Selain melakukan aksi protes,siswa juga melakukan penyegelan ruang Kepala Sekolah yang di bantu sejumlah guru.
Sejumlah pintu yang di segel pengunjuk rasa dan sejumlah guru di antaranya pintu ruang kepala sekolah, pintu depan, pintu samping dalam ruang kepala sekolah.
Dalam aksinya yang berlangsung aman dan tertib, Siswa siswi SMPN 7 Brebes yang merasa tidak puas dengan kepemimpinanya hingga membuat suasana kurang nyaman tidak kondusif, menuntut agar Dra.Murniasih, MPd.(Kepala Sekolah SMPN 7 Brebes) segera di mutasi atau di ganti.
Aksi unjuk rasa juga mengungkapkan  adanya penyelewengan dana yang di pungut dari siswa dengan dalih pembanguan dan pengembangan sekolah.
Kepemimpinan Murniasih juga di anggap tidak transparan terkait dalam mengelola dan renovasi sekolah, sehingga beberapa guru merasa harus ikut mendukung aksi siswa siswinya, harapanya
Selain itu, pengunjuk rasa merasa jika selama tiga tahun kepemimpinan
Murniasih tidak ada kemajuan yang signifikan,Sikap arogansi Kepala Sekolah  tidak terkendali, tak dapat menyelesaikan masalah dan sering mengimintidasi guru lain.terang beberapa guru yang ikut menyegel ruang kepala sekolah.
Pintu yang di segel dapat di buka kembali setelah hadir giat pembongkaran palang pintu dari Dinas Pendidikan Kabupaten Brebes melalui Kepala Bidang (Kabid) Dedy Setiono, bersama Kapolsek Brebes AKP Azhar, Danramil,Brebes Kapten Inf Nurhadi dan Camat Brebes,Eko Purwanto.
“Terkait dengan kejadian ini, untuk sementara kepala sekolah  di tarik ke dinas Pendidikan kabupaten brebes sambil menunggu verifikasi” terang,"Dedy.
Menanggapi adanya insiden yang terjadi pada hari senin kemarin,pada hari ini selasa 22 agustus 2017,terlihat rombongan Inspektorat dan beberapa orang perwakilan dari dinas terkait yang di dampingi oleh camat brebes langsung turun guna melakukan monitoring dan kajian.
Sementara itu seperti yang di sampaikan oleh perwakilan dinas terkait kepada Mediarakyat99 hasil dari monitoring dan kajian ini,akan di sampaikan langsung ke Bupati Brebes sebagai pengambil keputusan dan kebijakan. (Daryani/MR/99)



HUT POLWAN KE 69 WARGA WIDURI BERBONDONG - BONDONG KE KELURAHAN

PEMALANG - (Media Rakyat). Dalam rangka HUT Polwan ke 69 yang jatuh pada tanggal 1 September, Polres Pemalang mengadakan rangkaian pengobatan gratis dan Pap Smear di kelurahan Widuri, Jalan Yos Sudarso No. 18 Widuri, Pemalang, Jawa Tengah, Senin (21/8/2017).
"Pengobatan gratis dan Pap smear ini menyasar pada perempuan. Karena Menurut data dari Kementrian Kesehatan, kanker serviks menjadi pembunuh nomor 1 perempuan di Indonesia yang diikuti dengan kanker payudara. Setiap perempuan memiliki resiko terkena kanker yang disebabkan oleh Human Paviloma Virus (HPV) ini," jelas Kasubbag Humas Polres Pemalang, AKP Lies.
Oleh karena itu, menurut AKP Lies untuk mendeteksi lebih dini kanker serviks lebih baik karena jika penyakit ini cepat diketahui maka pengobatannya pun akan lebih mudah. Namun, kalau kanker serviks baru terdeteksi setelah mencapai stadium IIb dan seterusnya, maka pengobatannya pun semakin sulit.
"Nah, salah satu cara mendeteksi kanker leher rahim ini adalah dengan pap smear," tambahnya.
Untuk mendapatkan pengobatan gratis ini, warga masyarakat cukup menyerahkan Foto kopi Jamkesmas, KIS, BPJS, Askes, dan KTP.
Lurah Widuri, Samsudin menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Polwan Polres Pemalang karena berkenan menyambangi dan mengadakan pengobatan gratis di wilayah yang dipimpinnya.
"Dengan adanya pengobatan gratis ini kami berharap tingkat kesehatan warga kami semakin tinggi. Dan khususnya mengurangi jumlah penderita kanker. Dengan deteksi dini melalui pap smear angka kematian wanita karena kanker dapat dikurangi," imbuhnya,
Antusiasme warga Widuri untuk mendapatkan layanan gratis ini cukup tinggi.
"Hampir setiap tahun kami mengadakan pengobatan gratis di berbagai wilayah di Pemalang. Dan tahun ini kami adakan di Widuri karena menurut pengalaman tahun-tahun sebelumnya, antusiasme warga Widuri ini yang paling tinggi," jelasnya kemudian.
Namun, menurutnya tidak menutup kemungkinan pengobatan gratis ini akan diadakan di wilayah lain di Pemalang, jika kami antusiasme warga meningkat.
"Intinya layanan ini kami berikan sebagai bentuk sumbangsih Polwan kepada warga Indonesia, khususnya warga Pemalang, bukan hanya Widuri saja." (Heri/MR/99).

PERSIAPAN MENJELANG PAWAI KARNAVAL KOTA TEGAL

TEGAL.- (Media Rakyat). 21/08/2017  Para peserta KARNAVAL mempersiapkan masing masing krunya dan rela berjemur dibawah teriknya matahari.bahkan ada yang rela datang sekitar jam sepuluh pagi demi mendaftarkan peserta PAWAI arak-arakan untuk mendapat nomer peserta.mereka hadir lebih awal.
Termasuk dari rombongan ibu ibu pkk rt 03/04 kelurahan steril mereka rela berangkat dari rumah sekitar pukul 09:00. Karena untuk berkumpul di start yang di laksanakan di depan gedung dprd.makanya rombongan kami harus berangkat lebih awal.dan tetap semangat demi memeriahkan gelaran acara PAWAI karnaval hut ri yang ke 72 tahun ungkap salah satu peserta dari ibu ibu pkk.ujar sarinah.
Menurut danau salah satu anggota panitia dengan diselenggarakan acara tersebut yang notabene rutin setiap. Tahun dan antusias para peserta yang semakin banyak mengikuti acara ini patut kita akui jempol.bahkan banyak yang rela berjemur sambil menunggu konvoi dilepas oleh panitia di garis start ringkasnya. (Suryani/MR/99)

Friday, 25 August 2017

WAKIL WALIKOTA TEGAL TURUT MERIHKAN MALAM RESEPSI HUT KEMERDEKAAN RI KELURAHAN SLEROK

TEGAL - (Media Rakyat). 19/08/2017.    Malam resepsi pitulasan yang di selenggarakan oleh masyarakat RW 04 KELURAHAN SLEROK sangat meriah berkat partisipasi masyarakat setempat dan di bantu oleh ibu ibu pkk setiap rt di seluruh RW setempat bahkan para hadirin sempat bersorak riang setelah kehadiran  wakil walikota bapak H.Nursoleh. atau dengan panggilan akrabnya kang nur.
Menurut  H. Dodik gagang. selaku ketua rw 04 merasa bangga dengan suksesnya acara malam resepsi.guna memeriahkan hut ri yang ke 72.karena kami juga WARGA negara jadi patut untuk kita memeriahkan dan sekalian untuk mengenang jasa para pahlawan kita yang berjuang untuk memerdekakan bangsa ini.ungkapnya.
Di sela sela acara H.M. Nursoleh mpd.juga ikut naik ke panggung dan ikut memeriahkan acara tersebut.bahkan sempat menyanyikan lagu.kesukaannya. Menurut bapak.atau yang biasa di panggil kang nur.juga sangat bangga bisa hadir di acara tersebut karena suatu kehormatan bagi saya bisa hadir dan memberikan hadiah kepada para juara lomba karaoke. sekalian  berkumpul dengan masyarakat RW 04 kelurahan slerok. dan bisa berbincang bincang. bersama mereka semua.ujarnya.
Ketua panitia penyelenggara mulyadi dari rt 06/04 juga merasa bersyukur.karena acara bisa diselenggarakan dengan sangat meriah. dan sangat terhibur semua masyarakat se RW 04 dan mudah mudahan acara tersebut bisa diselenggarakan di setiap tahun. ( Daryani / MR / 99 )

DIDUGA TAS BERISI BOM GEGERKAN WARGA SEKITAR PERTAMINA

TEGAL - (Media Rakyat) Warga di sekitar Jalan Abimanyu digegerkan dengan penemuan tas misterius di dekat Terminal BBM milik PT Pertamina, Kamis (17/8) malam. Untuk mengamankan tas yang semula dikira berisi bom itu petugas Polres Tegal Kota pun menerjunkan anjing pelacak.
Securiti PT Pertamina Broery (50) mengatakan kejadian bermula saat dia tengah berjaga di dalam pos. Tiba-tiba pedagang ayam bakar yang berjualan di sekitar lokasi kejadian melaporkan kepadanya, jika ada benda mencurigakan di dekat salah satu gardu travo.
"Saya kemudian mengecek dan memang benar ada tas ransel parasit berwarna hitam biru. Saya kemudian melaporkannya kepada petugas kepolisian," paparnya.
Menurut Broery, dari keterangan saksi mata yang melihat langsung, pelaku merupakan seorang laki-laki. Adapun ciri-cirinya yakni umur sekitar 20 thn, tinggi badan kira-kira 170 cm, memakai sweater warna merah, celana panjang warna hitam, perawakan kurus, dan rambut potongan mandarin.
Tak lama berselang, Polisi datang ke TKP beserta anjing pelacak. Setelah dipastikan aman, tas itu kemudian dibawa ke pos penjagaan dan digeledah.
Dari hasil penggeledahan ditemukan sejumlah benda. Diantaranya beberapa pakaian, 1 headset, 3 charger warna hitam, 1 Hp kecil warna merah merk sony Experia, dan alat pencukur jenggot.
Usai diperiksa, tas itu selanjutnya dibawa ke Maposek Tegal Timur. Hingga kini, petugas masih melakukan pengejaran dan penyelidikan terhadap pelaku. (Daryai/MR/99)

PASKIBRA DIMINTA MENUNJUKAN KETELADANAN



TEGAL – (Media Rakyat). Pengukuhan (Pasukan Pengibar Bendera) Paskibra Kota Tegal Tahun 2017, Rabu, 16 Agustus 2017, pukul 07:30 WIB, di halaman Pendopo Ki Gede Sebayu Komplek Balaikota Tegal.
Dalam pengukuhan tersebut Paskibra diambil sumpah dan janjinya oleh Walikota Tegal, KMT. Hj. Siti Masitha Soeparno dengan disaksikan langsung oleh Plt. Sekda Kota Tegal, Dyah Kemala Sintha, SH. M.H., para Asisten, dan jajaran di Pemerintah Kota Tegal dan forkompinda serta seluruh hadirin yang hadir.
“Saya  mengucapkan selamat atas terpilihnya anak-anakku sekalian untuk menjadi anggota Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Kota Tegal tahun 2017.  kalian adalah pemuda-pemuda pilihan, dan saya yakin kalian memiliki keistimewaan,” ucap Walikota mengawali sambutan sesaat setelah pengukuhan Paskibra berlangsung.
“Keistimewaan kalian bukan semata sebagai pasukan pengibar bendera pada upacara peringatan hari ulang tahun proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-72 tanggal 17 Agustus 2017 ini. akan tetapi kalian adalah simbol pemuda-pemuda yang siap menjunjung tinggi merah putih sebagai simbol negara. dan kalian harus mampu menjadi magnet bagi pelajar dan pemuda lainnya. tunjukkanlah keteladanan sebagai pelajar yang berprestasi, berdisiplin dan bermoral, serta memiliki jiwa nasionalisme yang tinggi,” tambah Walikota.
Dijelaskan bahwa Paskibra harus dapat menjadi ujung tombak dalam membangun persatuan bangsa. mempeertahankan kedekatan, persaudaraan dan kekompakan karena itu semua akan menjadi bekal kalian semua melangkah ke depan, menapaki perjalanan karir yang bersinar.
Menjadi Paskibra berarti kalian memiliki kesempatan yang lebih dibanding siswa-siswa lainnya untuk memperoleh pendidikan tentang rasa cinta terhadap tanah air dan bangsa, yang di dalamnya terkandung pulai nilai-nilai patriotisme, semangat juang, sikap ksatria dan kemauan kuat untuk selalu membela kebenaran dan keadilan.
Apa yang kalian peroleh ini bukan hanya diserap di dalam pikiran dan dipraktekkan selama masa kalian menjadi anggota paskibra, namun harus meresap ke dalam hati sanubari kalian dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sepanjang hanyat masih dikandung badan.

“Di dalam keluarga, kalian harus mampu menjadi teladan bagi adik-adik kalian, bagi saudara sekandung dan menjadi kebanggaan ayah-ibu kalian. di masyarakat, kalian harus menjadi panutan bagi para tetangga, generasi muda di lingkungan tempat tinggal. di sekolah, kalian harus mampu memberi contoh kepada teman-teman dan menjadi panutan adik kelas,” jelas Walikota.
Dalam kesempatan itu Walikota juga menyampaikan terimakasih kepada semua pihak yang telah bekerja keras mulai dari para orang tua, pembimbing, pelatih dan pendamping anggota paskibra, yang telah memberikan dorongan dan motivasi kepada anak-anak, sehingga sampai hari ini seluruh anggota paskibra masih menunjukkan kemampuan dalam menjaga kepercaya-an dari Pemerintah Kota Tegal.
Sejalan dengan yang disampaikan oleh Walikota, Koordinator Pelatih Kepala Paskibra, Suratno yang juga sebagai Ka. Subag Lat Polres Tegal Kota mengingatkan bahwa tugas dan tanggung jawab Paskibra Kota Tegal tahun 2017 hanya satu tidak boleh gagal, harus sukses tanpa cela “sanggup.!!!!!!!?” Ucap sunarto yang dijawab “siap”  “ sanggup ” oleh Paskibra.
Sebagai generasi penerus bangsa harus menunjukan mampu sebagai orang pilihan sebagai manusia terbaik di bumi pertiwi ini, terbaik di Keluarga, terbaik di lingkunganmu, terbaik di sekolahan, harus mampu meraih prestasi apapun jenis karya kalian, yang jelas salah satu tugas pokok setelah selesai adalah pasca 17 Agustus 2017 adalah mengamalkan, mempertahankan NKRI dengan dasar pancasila dan UUD 1945.

Saturday, 12 August 2017

HUT POLWAN KE 69

PEMALANG - (Media Rakyat). Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun Polwan yang ke 69 pada tanggal 01 September 2017, Polres Pemalang Polda Jateng menggelar kegiatan senam bersama dan lomba-lomba di halaman belakang Mapolres Pemalang.Jum’at (11/08/2017)
Kegiatan diawali dengan senam bersama yang di ikuti oleh Kapolres Pemalang AKBP Agus Setyawan HP., S.H., S.I.K. Waka Polres, Para Kabag, Kasat, Kasi, Perwira Staf, seluruh anggota Polres Pemalang,dan perwakilan Pengurus Bhayangkari Cab.Pemalang.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan acara lomba-lomba diantaranya memasukkan pensil kedalam botol, membawa kelereng dengan menggunakan sendok yang di jepit di mulut serta lomba jalan memakai bakiak, yang di ikuti dari perwakilan Polwan, Polki dari Bag, Sat, Sat Fung dan Bhayangkari.”papar Lies
“Kapolres Pemalang AKBP Agus Setyawan HP., S.H., S.I.K. melalui Kasubbag Humas Polres Pemalang AKP Lies yang juga merupakan senior Polwan menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan semata-mata untuk mencari juara tapi untuk kebersamaan,mempererat kebersamaan antara Polki, Polwan dan Bhayangkari.”pungkasnya. (Heri/MR/99).

HARI PERTAMA PEMBUKAAN TANTI MENGAMBIL FORMULIR PENDAFTARAN DI DPC PARTAI GOLKAR

TEGAL - (Media Rakyat). Hari pertama pendaftaran/ penjaringan bakal calon (balon) Walikota (Walkot) dan Wakil Walikota (Wawalkot) Tegal, untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Tegal 2018 di DPD Partai Golkar Kota Tegal, Jawa Tengah, empat orang sudah melakukan pengambilan formulir, Senin 07 Agustus 2017.
Secara berturut-turut mulai pukul 09.30 WIB, pengambilan formulir yang dikenai biaya Rp 2 juta, dilakukan Bambang Irianto (Balon Walikota), Drs. HM. Nursholeh, M.MPd (Balon Walikota), Tanty Prasetyo Ningrum, SH,MM (Balon Walikota), dan H. Moh. Ilyas yang mendaftar sebagai Balon Wakil Walikota.
Dikatakan Ketua Panitia penjaringan balon, Subarno, hingga pukul 11.30 WIB yang sudah mengambil formulir baru empat orang yaitu Bambang Iriawan, HM. Nursholeh, Tanty Prasetyo Ningrum dan H. Moh. Ilyas. Tiga orang mendaftar sebagai balon walikota, dan satu orang yaitu H. Moh. Ilyas mendatar sebagai Balon Wakil Walikota.
“Partai Gorkar hanya punya empat kursi di DPRD, jadi untuk bisa mengurus harus koalisi dengan partai lain. Sampai saat ini belum ada kepastian akan koalisi dengan partai apa, maka diharapkan bagi pendaftar ada pernyataan dukungan dari partai lain yang bersedia koalisi dengan Partai Golkar,” tutur Subarno.
Lebih lanjut dikatakan, Partai Golkar Kota Tegal yang menampung pendaftar, selanjutnya akan disaring Partai Golkar Jawa Tengah, yang kemudian akan dimintakan rekomendasi. Jadi pendaftar yang punya dukungan dari partai lain yang bersedia koalisi, peluang untuk mendapatkan rekomendasi sangat besar.
“Batas penyerahan formulir pendaftaran yang sudah dilengkapi dokumen adalah tangga 14 Agustus 2017 pukul 00.00 WIB,” ujar Subarno.
Nursholeh selaku kader Partai Golkar maka dia ikut meramaikan proses pendaftaran di Partai Golkar Kota Tegal. Menurutnya, karena Golkar harus melakukan koalisi, maka pihaknya akan terus melakukan komunikasi dengan partai lain.
“Saya akan melakukan komunikasi dengan Gerindra, PPP, mungkin dengan Demokrat, PKS dan partai lainnya untuk diajak koalisi,” jelasnya.
Sementara usai pengambilan formulir, Tanty Prasetyo Ningrum mengatakan akan mengikuti mekanisme partai. Tanty yang mendaftar sebagai balon Walikota Tegal, didampingi Ketua Pemuda Pancasila (PP) Kota Tegal, Anis Yuslam Dahda dan puluhan kader PP serta timnya.
“Saya mendaftar di Partai Golkar karena punya histori. Sejak lulus SMA menjadi kader Partai Golkar di Yoyakarta, kemuadian dilanjutkan di Samarinda. Dengan hadirnya saya diterima di Partai Golkar Kota Tegal sebagai bakal calon walikota, saya akan mengikuti seluruh mekanisme. Saya juga akan mengikuti aturan partai, dan mempersiapkan diri untuk disurvey,” tutur Tanty yang juga Ketua Srikandi Pemuda Pancasila (PP) sekaligus Ketua Pengurus Wilayah Wanita Islam Alkhairaat di Samarinda Kalimantan Timur.
Diketahui, Tanty adalah warga Ketemberan, Kelurahan Tegalsari, Kecamatan Tegal Barat, Kota Tegal. Tanty tinggal di Samarinda mengikuti suaminya, Alphad Syarif yang menjabat sebagai Ketua DPRD Samarinda. Tanty saat ini masih menjadi dosen dan Staf Ahli Bidang Ekonomi Wakil Gubernur Kalimantan Timur.
Sebelumnya diberitakan, karena Partai Golkar Kota Tegal tidak memenuhi persyaratan KPU untuk mengusung Calon Walikota (Cawalkot) dan calon Wakil Walikota (Cawalkot), maka DPD tidak mengumumkan secara terbuka pendaftaran bakal calon (Balon) Walkot dan Wawalkot untuk Pilkada Serentak 2018 mendatang.
Dijelaskan Ketua DPD Partai Golkar Kota Tegal, Wasmad Edi Susilo, SH yang akrab disapa Wes, hasil penjaringan yang dilakukan Partai Golkar Kota Tegal, selanjutnya akan dikirim ke DPD Partai Golkar Jawa Tengah untuk diverifikasi dan disaring. Selanjutnya, nama-nama balon yang sudah disaring dan memenuhi syarat, tiga (3) nama balon akan dikirim ke DPP Partai Golkar untuk dimintakan rekomendasi.
“Tiga nama yang dikirim akan dimintakan rekomendasi dari DPP,” tegas Wes. (Daryani/MR/99).

MARINES CYCLING COMMUNITY KAMPANYE BIKE TO WORK

Dispen Kormar (Jakarta) Sejumlah daerah di Indonesia dan dunia sudah masuk ke masa transisi menuju era new normal, atau disebut juga denga...

Popular posts