Friday, 13 November 2015

ALOKASI DANA DESA KABUPATEN PEMALANG 66,6 M

Bintek Pengelolaan Dana Desa
PEMALANG - (Media Rakyat). Dana desa yang telah dianggarkan, dipergunakan untuk membiayai penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat berdasarkan skala prioritas.
   Adapun alokasi dana desa tahun 2015 di Kabupaten Pemalang adalah sebesar Rp. 66.619.532.000,00, terkait dana tersebut, telah tersalurkan sebesar 78,11%, sedangkan sisanya masih dalam pengajuan. Hal tersebut, disampaikan Bupati Pemalang, H.Junaedi,SH,MM saat membuka sosialisasi kebijakan dana desa, Rabu, (11/11/2015), di pendopo kabupaten Pemalang.
   “Berkaitan dengan alokasi dana desa tersebut, perlu saya sampaikan bahwa per 10 November 2015, telah tersalurkan dana desa sebesar 78,11% dari alokasi keseluruhan, sedangkan sisanya masih dalam tahap pengajuan, yang diharapkan pada akhir bulan Desember 2015, dana desa yang dialokasikan telah tersalurkan ke desa- desa di Kabupaten Pemalang”. Kata Bupati.
    Sedangkan upaya yang dilakukan pemerintah daerah terkait dana desa, agar para kepala desa memahami dan mentaati aturan hukumnya, sehingga terhindar dari jeratan hukum, pihaknya, telah menyelenggarakan sosialisasi dana desa dengan melibatkan nara sumber dari Kejaksaan negeri Pemalang.
     “Berdasarkan apa yang saya sampaikan, dapat kita ketahui bersama bahwa alokasi dana desa untuk Kabupaten Pemalang sangatlah besar. Namun demikian, dana yang besar tersebut, haruslah dipergunakan sesuai dengan peruntukannya dan berdasarkan pada ketentuan yang berlaku”.Tegas Bupati. (Heri/MR/99)

BUPATI PEMALANG BANTU BEDAH RUMAH MASYARAKAT

Bupati Naik tangga saat tengok bedah rumah
PEMALANG - (Media Rakyat).Roadshow yang dilakukan Bupati Pemalang di wilayah Kecamatan Bantarbolang hari Rabu (11/11) yang diikuti seluruh SKPD se- Kabupaten Pemalang ada 6 titik yang harus di kunjungi.
    Disamping memberikan bantuan kepada masyarakat, Bupati juga melakukan pengecekan beberapa proyek Infrastruktur, dan beberapa bantuan di sejumlah lokasi di wilayah Kecamatan Bantarbolang.
  Dalam roadshow di Kecamatan Bantarbolang, Bupati menyempatkan waktunya ke Desa Karanganyar, menengok warganya yang satu keluarga atau satu atap kebetulan cacat semuanya, dan Bupati menyerahkan bantuan pada keluarga tersebut disaksikan tetangga dan masyarakat.
  Setelah dari Desa Karanganyar Bupati melanjutkan roadshownya, menuju belakang pasar Bantarbolang untuk memberi bantuan pada warga setempat yang kebetulan masih bedah rumah, dan Bupati H, Junaedi, SH, MM memberi bantuan untuk melanjutkan bedah rumah agar dapat selesai. Selesai memberi bantuan bedah rumah, Bupati juga memberi bantuan pada 35 warga Desa Kuta Kecamatan Bantarbolang, bantuan stimulan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) bagi Wanita Rawan Sosial Ekonomi (WRSE), dan Kebetulan masyarakat Kuta membutuhkan saat ini untuk menambah penghasilan bagi ibu rumah tangga, dengan bantuan tersebut disambut senang oleh warga Kuta.
   Adapun bantuannya bermacam-macam, seperti kambing, ayam, kompor, tabung LPG 3 Kg, open untuk membuat roti dan masih ada yang lainnya, bantuan yang diberikan pada wanita rawan sosial ekonomi tersebut akan dimanfaatkan oleh penerima dengan baik. 
   Dengan selesainya infrastuktur yang sudah dilaksanakan maka saya minta masyarakat untuk ikut menjaga dan memelihara hasil pembangunan, agar tidak cepat rusak. dan mengenai bantuan yang saya berikan hendaknya untuk dipergunakan yang semestinya, agar bermanfaat bagi lingkungan  terutama untuk keluarga " jelas Bupati.
   "Maksud kedatangan saya disini adalah ingin melihat secara langsung keadaan masyarakat dan kebenaran atas laporan dari kecamatan bahwa  masyarakat Bantarbolang yang memerlukan bantuan." kata Bupati, didampingi sejumlah Kepala SKPD dilingkungan Pemkab Pemalang.(Heri/MR/99)

Thursday, 12 November 2015

KKP TINGKATKAN KAPASITAS SDM KELAUTAN DAN PERIKANAN DI BANYUWANGI

Banyuwangi (Media Rakyat) Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Pemberdayaan Masyarakat Kelautan dan Perikanan (BPSDMP KP), Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), terus melakukan peningkatkan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM), melalui pendidikan, pelatihan, dan penyuluhan di sektor kelautan dan perikanan. Program ini dilakukan bagi masyarakat di berbagai daerah, salah satunya di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, yang menjadi lokasi kunjungan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, Selasa (10/11).
Usai menjadi narasumber orasi ilmiah di Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya, Menteri KP bertolak ke Banyuwangi untuk melakukan kunjungan kerja di Balai Pendidikan dan Pelatihan Perikanan (BPPP) Banyuwangi, salah satu Unit Pelaksana Teknis (UPT) BPSDMP KP. Pada kunjungan kerja tersebut, Menteri KP secara simbolis menyerahkan bantuan Pengembangan SDM dan Pemberdayaan Masyarakat Kelautan dan Perikanan (PSDMP KP), yang terdiri dari bantuan pendidikan, pelatihan, dan penyuluhan, di samping bantuan-bantuan lainnya.
Bantuan pendidikan bagi Kabupaten Banyuwangi diberikan kepada 12 anak pelaku utama/usaha sektor kelautan dan perikanan (nelayan, pembudidaya dan pengolah ikan, serta petambak garam) untuk menempuh pendidikan di Sekolah Tinggi Perikanan (STP) Jakarta sebanyak 4 orang dan Politeknik Kelautan dan Perikanan (Poltek KP) Sidoarjo sebanyak 8 orang. Total bantuan pendidikan anak pelaku utama bagi kabupaten ini tahun 2015 senilai Rp 84,8 juta.
Pendidikan yang dilakukan BPSDMP KP menggunakan sistem pendidikan vokasi dengan pendekatan teaching factory pada satuan pendidikan yang terdiri dari 1 STP di 5 kampus, 3 Poltek KP, dan 9 Sekolah Usaha Perikanan Menengah (SUPM). Porsi praktik sebesar 60% dan teori 40% untuk pendidikan tinggi serta praktik 70% dan teori 30% untuk pendidikan menengah.
Sementara itu, bantuan pelatihan di Banyuwangi diberikan bagi 130 orang. Pelatihan ini terdiri dari Pelatihan Pembenihan Ikan Nila sebanyak 3 angkatan oleh Pusat Pelatihan Mandiri Kelautan dan Perikanan (P2MKP) Dunia Air; Pelatihan Pembesaran Ikan Lele sebanyak 5 angkatan oleh P2MKP Raja Lele; Pelatihan Pengolahan Ikan sebanyak 2 angkatan oleh P2MKP Bintang Jaya; serta Pelatihan Penangkapan Ikan Ramah Lingkungan oleh BPPP Banyuwangi. Total bantuan pelatihan di Banyuwangi tahun 2015 senilai Rp 388,8 juta.
Pelatihan dilakukan BPSDMP KP melalui 6 Balai Diklat dengan wilayah kerja mencakup seluruh Indonesia. BPPP Banyuwangi menjadi salah satu lokasi taman teknologi (technopark) kelautan dan perikanan yang menjadi fokus kunjungan Menteri KP kali ini. Technopark di BPPP Banyuwangi memiliki keunggulan di bidang sertifikasi kompetensi, budidaya ikan sidat, produksi  garam, budidaya udang, dan pengolahan produk. Technopark ini merupakan salah satu dari 24 technopark kelautan dan perikanan yang dibangun secara bertahap pada 2015-2019.
Di samping bantuan pendidikan dan pelatihan, BPSDMP KP juga menyelenggarakan penyuluhan bagi masyarakat, termasuk di Banyuwangi, dengan berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah setempat. Menurut data Sistem Informasi Manajemen Penyuluhan Kelautan dan Perikanan (Simluh KP) per hari ini, terdapat 29 penyuluh perikanan di Banyuwangi. Mereka terdiri dari 2 penyuluh PNS, 7 Penyuluh Perikanan Bantu (PPB), dan 20 penyuluh swadaya. Jumlah tersebut merupakan bagian dari 13.763 penyuluh perikanan seluruh Indonesia, yang terdiri dari 3.261 penyuluh PNS, 1.342 PPB, 8.818 penyuluh swadaya, 211 PPB daerah, 40 penyuluh swasta, dan 91 penyuluh honorer. Mereka bertugas melakukan pendampingan dan bimbingan bagi masyarakat pelaku utama/usaha di sektor kelautan dan perikanan, mencatat data dan permasalahan di lapangan untuk di sampaikan ke pusat, serta bertindak sebagai Konsultan Keuangan Mitra Bank (KKMB) sebagai jembatan antara pelaku utama/usaha dengan perbankan dalam mengembangkan usahanya. (Tim/MR/99)

WAKIL BUPATI PEMALANG LEPAS PEMAKAMAN ALMARHUM KH. MAUN MASY'UD

Pelepasan Pemakaman KH. Maun Masy'ud
Pemalang (Media Rakyat) Meninggalnya tokoh ulama yang sekaligus ketua Majelis Ulama Indonesia Kab, Pemalang Drs. KH Maun Masy'ud menyisakan duka yang mendalam bagi warga Pemalang, kesedihan itu juga dirasakan Wakil Bupati Pemalang Agung Mukti Wibowo yang turut hadir melayat dan diberi kuasa oleh pihak keluarga almarhum untuk memberi sambutan dalam pelepasan pemakaman jenazah KH. Maun Masy'ud dirumah duka. Rabu (11/11/2015) kemarin "Kita benar-benar merasa kehilangan seorang ulama yang bisa menjadi panutan umat Islam dan panutan masyarakat Pemalang,  dimana pada saat ini kita masih membutuhkan petuah dan nasehat almarhum, namun itu semua kehendak Tuhan yang maha kuasa. Kita yang ditinggalkan harus melanjutkan amanat beliau yang belum terlaksana." Ucap Agung dengan raut muka sedihnya.
Agung juga menambahkan bahwa, selama hidupnya Agung ada kedekatan dengan KH. Maun Masy'ud, dan dirinya sering mendapat saran dan ajaran yang sangat bermanfaat. Terangnya.
Pantauan mediarakyat99 dilokasi Wakil bupati Pemalang Agung Mukti Wibowo hadir lebih awal dan beberapa jam kemudian hadir pula ibunda Agung Hj. Rukayah beserta rombongan tiba di rumah keluarga almarhum Desa Panjunan Kec, Petarukan Kab, Pemalang.
KH. Maun Masy'ud sempat menjalani perawatan di salah satu  Rumah Sakit Pemalang hingga ahirnya tutup usia. Selain Wakil Bupati Pemalang, hadir pula para pejabat Kab Pemalang.(Rid/MR/99)

PENGASUH PONPES SALAFIAH SIAP DUKUNG PASLON AGUNG-AFIF DI PILKADA PEMALANG

Hj. Rukayah saat berkunjung di ponpes salafiah
Pemalang (Media Rakyat) Pengasuh pon pes Salafiah Pemalang Kh Rhamdon Syaban Zuhdi dan para guru pengajar ponpes Menyambut kedatangan Hj Rukayah ibunda dari Agung Mukti Wibowo Cabub dengan NO 3 tersebut. Rabu (11/11/15) Hj Rukayah dengan rombongan tiba di pon pes Salafiah untuk memenuhi undangan dari Kh Rhamdon, kebetulan di hari itu juga kami akan Takziah di ketua Majelis Ulama Indoneisa Kab, Pemalang Drs. Kh Maun Masy'ud yang meninggal kemarin.
"Kami beserta rombongan memang mau Takziah di ketua MUI Pemalang, namun ketiaka kami lagi istrahat rombongan kami di undang untuk hadir ke Pon pes salafiah, itu suatu kehormatan bagi kami." Tutur ibunda Agung, Hj Rukayah.
Sementara itu salah satu pengajar atau Ustadz setempat menjelaskan, bahwa, pengasuh dan pengajar pon pes siap dukung dan memenangkan pasangan NO-3 Agung-Afif.
"Kami semua siap memberika hak suara kami untuk pasangan Agung-Afif, karena kami ingin melihat perubahan besar di pemalang." Ungkapnya.(Rid/MR/99)

Tuesday, 10 November 2015

BUPATI PEMALANG MINTA WARGA IKUT JAGA KELANCARAN PILKADA SERENTAK

Bupati Pemalang Berikan Tropi
PEMALANG - (Media Rakyat). Warga Masyarakat Kabupaten Pemalang, di minta untuk ikut  kelancaran pelaksanaan Pilkada Serentak, yang akan digelar pada tanggal 9 Desember 2015 mendatang. Pernyataan tersebut, disampaikan Bupati Pemalang H.Junaedi,SH,MM saat memberikan sambutan pada pengajian umum dalam rangka peringatan tahun baru Islam 1437 H , tasyakuran haji dan khatam Qur'an yang ke 15, di pondok pesantren Al – I’Anah Desa Bulakan kecamatan Belik.
      “Terkait Kabupaten Pemalang akan melaksanakan Pilkada serentak, saya selaku Bupati Pemalang, berharap agar situasi kondisi dapat berjalan dengan baik, aman dan lancar sesuai dengan keinginan warga masyarakat Kabupaten Pemalang”.Kata Bupati. Senin, (9/11).
Dikatakan, didalam melakukan suatu pembangunan, suatu daerah harus mendapatkan dukungan dan tidak lepas dari peran serta masyarakat, termasuk peran serta masyarakat dalam menciptakan kelancaran dalam penyelenggaraan Pilkada serentak.
     “Kalau bukan peran serta masyarakat Pemalang, lalu siapa yang akan melaksanakan pembangunan” tegas Bupati.  Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga mengucapkan terima kasih, kepada pengasuh pondok pesantren yang telah mendidik dan menyampaikan ilmu serta ayat yang terkandung dalam Al-Qur’an kepada anak didiknya, sehingga diharapkan kelak menjadi anak yang soleh. Proses belajar mengajar tersebut, sangat membantu Pemerintah Kabupaten Pemalang, dalam melaksanakan visi dan misi Kabupaten Pemalang, yang salah satunya adalah mewujudkan masyarakat yang berakhlak mulia, karena kecerdasan saja tidak cukup tanpa disertai dengan akhlak yang mulia.
      “Atas nama Pemerintah Kabupaten Pemalang, saya selaku Bupati Pemalang mengucapkan terimakasih kepada seluruh masyarakat kecamatan Belik, khususnya kepada pengasuh pondok pesantren Al-I’Anah yang telah melaksanakan apa- apa yang menjadikan salah satu visi misi Kabupaten Pemalang, yaitu, menuju masyarakat Pemalang yang sehat, menuju masyarakat Pemalang yang cerdas, menuju masyarakat Pemalang yang berdaya saing, menuju masyarakat Pemalang yang berakhlak mulia” Kata Bupati.
         Pengajian umum tersebut, juga diisi dengan penyerahan trophy dan hadiah kepada pemenang lomba shalawat berupa seekor kambing, diserahkan oleh Bupati Pemalang. (Heri/MR/99)

Monday, 9 November 2015

MENDEKATI PILKADA DUKUNGAN PASLON AGUNG-AFIF TERUS MENGALIR

Tim Pemenangan Paslon No. 3 Cabub Cawabub Pemalang
Pemalang (Media Rakyat) Usai acara debat Cabub Cawabub yang di gelar oleh KPU Kab, Pemalang di salah satu hotel Pemalang pada Minggu (8/11/2015) Tim relawan pemenangan perjuangan merah untuk Pasangan Calon (PASLON) Mukti Agung Widodo dan Afifudin kedatangan tamu anggota DPRD Kab Pemalang, Taufik Hidayatullah dari fraksi GERINDRA.
Waktu rombongan tim istirahat di depan masjid agung, sore sekitar Pkl 17.00 WIB tiba-tiba Taufik menghampiri rombongan tim perjuangan merah, sepontan rombongan pun menyambut baik dan senang hati silaturahmi dari Taufik Hidayatullah tersebut. Ujar Sumantri selaku Koordinator perjuangan merah Kab, Pemalang.
Sumantri berharap silaturahmi yag terjalin kemarin semoga tidak cuma sampai disini melainkan bisa terus berlanjut seterusnya karena relawan perjuangan merah selalu membuka pintu lebar-lebar untuk siapa saja yang ingin bersilaturahmi bahkan bergabung dalam pemenangan pasangan Cabub-Cawabub Agung-Afif dalam PILKADA 9 Desember 2015 mendatang. "Kami selalu terbuka untuk siapa saja yang ingin bergabung dengan Tim kami, baik dari ORMAS, Tokoh Masyarakat, maupun para kader partai lain, dan yang paling penting dalam hal ini kami tidak memaksa kader dari Paslon lain untuk masuk dan bergabung dengan tim kami, tapi alhmdulilah semakin hari semakin banyak relawan yang secara sukarela masuk ke tim kami yaitu relawan perjuangan merah yang siap memenangkan Paslon No urut 3 Agung-Afif. Terangnya. (Rid/MR/99)

DEBAT PUBLIK PILKADA PEMALANG DI JAGA KETAT

Mobil Balon Bupati Pemalang di periksa
PEMALANG - (Media Rakyat). Tahapan pelaksanaan Pemilukada Di Pemalang 9 Desember tahun 2015, masuk dalam tahap debat publik ke tiga calon Bupati dan Wakil Bupati, yang diselenggarakan oleh KPUD Pemalang Minggu (8/11) disalah satu hotel di Pemalang.
      Acara kegitan tersebut, untuk keamanannya dijaga super ketat, Hal ini untuk mengantisipasi kejadian-kejadian yang tidak diinginkan seperti unjuk rasa yang mengakibatkan gagalnya pelaksanaan debat publik yang sedang terlaksana. Keamanan yang diturunkan untuk mengamankan pelaksanan debat publik, dari Polres Pemalang menurunkan Ratusan Petugas gabungan dari Polri,TNI, Satpol PP serta tambahan personil dari sejumlah Ormas yang ada di kabupaten Pemalang.
       Saat iring-iringan Pasangan calon memasuki area Hotel tersebut, arus lalu lintas dijalur utama pantura Petarukan sempat macet mengular hingga 3 jam, setiap tamu undangan berikut kendaraan, diperiksa secara ketat oleh Petugas, jika lolos dari pengawasan metal detektor dan peralatan anti teror lainnya, tamu undangan baru diperbolehkan masuk dan tak jarang kendaraan yang tidak mengantongi undangan resmi, terpaksa dipaksa balik kanan oleh Petugas.
      Kapolres Pemalang AKBP. Kingkin Winisuda, SH, SIK mengatakan " Pengamanan Ketat ini dilakukan menyusul adanya isu kericuhan akan mewarnai debat publik. Apa lagi dari ketiga pasangan calon yang akan bertarung dalam pilkada 9 Desember mendatang, dua diantaranya merupakan incumbent, yakni Bupati dan Wakil Bupati yang saat ini masih menjabat. Sehingga kami dari Polres Pemalang menurunkan personil sekitar 372 personil, yang dibantu dari TNI, Satpol PP dan ormas.untuk mengamankan jalannya debat publik, apa lagi posisi debat disebuah hotel yang lokasinya depan jalan pantura, sudah barang tentu untuk keamanannya harus maksimal" jelas Kapolres.
       Dalam acara debat publik yang berlangsung memanas dengan yel-yel antar pendukung pasangan calon, namun debat publik yang menampilkan Ketiga calon Bupati dan Wakil Bupati Pemalang tersebut berjalan aman. Ketiga pasangan calon Yakni ARIFIN - ROMI yang diusung oleh PKS - GERINDRA, JUNAEDI - MARTONO yang diusung PDI serta AGUNG - AFIF yang diusung KOALISI PAN - PKS - HANURA, seluruhnya menjanjikan kemajuan untuk pemalang 5 tahun kedepan. ((eri/MR/99)

OPERASI ZEBRA 2015 BERAKHIR TINDAK PELANGGARAN SEKITAR 3,576 PELANGGARAN

PEMALANG - (Media Rakyat). Operasi Kepolisian ” Zebra Candi - 2015 ” yang digelar oleh Polres Pemalang selama 14 hari mulai tgl 22 Oktober 2015 sampai dengan tanggal 04 November 2015 yang baru lalu, telah menindak sebanyak : 3.576 pelanggaran lalu lintas, dengan rincian, sebanyak : 2.246 di Tilang dan 1.330 dengan blanko teguran. Dan selama operasi telah terjadi kecelakaan lalu lintas sebanyak 15 (lima belas) kejadian dengan korban 18 orang mengalami luka ringan.
       Kapolres Pemalang AKBP KINGKIN WINISUDA, S.H., S.I.K. menegaskan bahwa selama operasi Zebra Candi 2015 telah menindak sebanyak 3.576 pelanggaran lantas, dibanding Ops Zebra Candi 2014 pada periode yang sama, jumlah pelanggaran mengalami penurunan sebanyak 107 perkara atau 5 %, dan Laka Lantas sebayak 15 kejadian, dengan korban : meninggal dunia nihil, luka berat nihil, luka ringan 18 orang dan kerugian material sebesar Rp 5.250.000,- (lima juta dua ratus lima puluh ribu rupiah), di banding Ops Zebra Candi 2014 pada periode yang sama, 11 kejadian laka lantas , dengan korban meninggal dunia Nihil, Luka berat 4 orang, Luka ringan 11 orang dan kerugian material sebesar Rp 5.400.000,- (lima juta empat ratus ribu rupiah), meskipun secara kwantitas kejadian laka lantas mengalami kenaikan sebesar 36 %, namun secara kwalitas mengalami penurunan, yaitu korban luka berat nihil / turun 100 % dan kerugian material turun 3 %.
        Berbagai jenis pelanggaran Lantas yang terjadi pada Ops Zebra 2015 didominasi oleh kendaraan roda dua / sepeda motor sebanyak 1.943 kejadian dan pekerjaan pelaku pelanggar sebagai pelajar / mahasiswa hingga karyawan / swasta, dengan kelompok usia berkisar antara 16 tahun sampai dengan 35 tahun.  
          Adapun pelaku laka lantas di dominasi oleh karyawan / swasta, dengan usia berkisar antara 16 tahun sampai dengan 40 tahun dan dari 15 kejadian kecelakaan, 7 pelaku memiliki SIM serta 8 pelaku tidak memiliki SIM. Agar terhindar dari kecelakaan lalu lintas, maka kami menghimbau, taatilah semua aturan lalu lintas dan jadilah pengendara yang santun di jalan raya.
          Sebelum berkendara, terlebih dulu persiapkan dan cek SIM & STNK anda, karena SIM sebagai alat bukti kompetensi berkendara dan STNK sebagai alat bukti legalitas kendaraan anda. Pastikan bunyi klik tali pengikat helm dan sabuk pengaman anda, selanjutnya Jadilah pelopor keselamatan berlalu lintas dan Budayakan keselamatan sebagai kebutuhan, Untuk menuju Indonesia tertib, Bersatu, Keselamatan Nomor Satu.(Heri/MR/99)

Saturday, 7 November 2015

DUA RESIDIVIS CURANMOR DIBEKUK JAJARAN POLRES PEMALANG

Kapolres Pemalang dan tersangka
PEMALANG - (Media Rakyat). AMAT MUSA (39 th) seorang residivis Curanmor asal Dusun Peturen Rt 04 Rw 05 Kelurahan Tirto – Pekalongan, pada bulan Mei 2015 lalu baru dapat menghirup udara segar karena menjalani pidana penjara yang ke lima kalinya dalam kasus yang sama yaitu Curanmor, kembali beraksi melakukan serangkaian pencurian kendaraan bermotor roda dua. Sejak bulan Mei sampai dengan Agustus 2015, telah berhasil menggasak 9 (sembilan) sepeda motor di sembilan TKP berbeda di wilayah Pemalang.
     Kemudian AMAT MUSA berkomplot dengan DWI IFNIYANTO (29 th) seorang residivis Curanmor asal Dukuh Wuluh wetan Desa Blimbing Rt 03 Rw 05 Siwalan – Pekalongan, yang baru bebas menjalani pidana penjara di Rutan Pemalang sejak bulan Agustus 2015, dan hingga Oktober ini telah berhasil menyabet 12 (dua belas) sepeda motor berbagai merk di 12 TKP di wilayah hukum Polres Pemalang, bahkan komplotan tersebut juga beroperasi di wilayah kota dan Kabupaten Pekalongan, serta berhasil dengan sukses mengambil beberapa unit sepeda motor.
      Kapolres Pemalang AKBP KINGKIN WINISUDA, SH, S.I.K. Mengatakan pada sejumlah wartawan "bahwa berkat kejelian dan ketekunan dari anggota di lapangan, komplotan pelaku Curanmor yang dikenal cukup licin tersebut dapat ditangkap Senin (19/10) dengan barang bukti 1 unit Yamaha Vega. Kemudian saat dilakukan pemeriksan secara intensif dapat dikembangkan dan berhasil mengungkap 20 (dua puluh)  TKP lainya di Pemalang dan beberapa TKP diwilayah Kota dan Kabupaten Pekalongan. Dari 21 (dua puluh satu) TKP, penyidik baru dapat melacak dan menyita 8 (delapan) unit sepeda motor, karena dua pelaku lainya yaitu KUSNAN alamat Buaran Pekalongan dan NANO alamat Brebes (keduanya masuk DPO) yang berperan untuk menjual sepeda motor hasil curian, melarikan diri dan masih diburu petugas.
       Di sisi lain, sebagian besar dari korban pencurian sepeda motor tidak melaporkan peristiwa yang dialaminya kepada pihak Kepolisian, sehingga petugas harus melakukan cros cek untuk mendatakan dan membuatkan laporan kejadianya.
       Untuk kelancaran proses penyidikan, kedua pelaku di tahan di Rutan Polres Pemalang dan dijerat dengan pasal 363 ayat (1) ke 3, 4 dan 5 KUHP, dengan ancaman hukuman 9 (sembilan) tahun penjara.
       Kapolres Pemalang, menghimbau dan mengajak seluruh warga masyarakat untuk lebih berhati – hati dan meningkatkan kewaspadaan dalam memarkir sepeda motornya, jangan lupa mengunci stang, dan demi keamanan pasang kunci pengaman rahasia, serta segera informasikan / laporkan kepada Kepolisian terdekat. Karena setiap informasi atau laporan yang diterima POLRI, akan dilakukan anev sebagai bahan penyelidikan dan pengungkapan kasus dimaksud dan kasus serupa lainya. tegasnya.(Heri/MR/99)

BUPATI TEMU WARGA NELAYAN MOJO

Bupati dengan nelayan Mojo
PEMALANG - (Media Rakyat). Rodshow Bupati yang kesekian kalinya di Kecamatan Ulujami, sengaja menemui kelompok tani nelayan di TPI Mojo. Kamis (5/11) di ruangan yang bersebelahan dengan tempat lelang.
      Sejumlah nelayan di Desa Mojo Kecamatan Ulujami yang biasa melelang hasil tangkapannya di TPI Mojo, meminta agar pemerintah daerah mengusahakan pendirian SPDN (Solar Packed Dealer Nelayan). Hal ini disebabkan untuk mendapatkan bahan bakar, mereka harus membeli di eceran dengan harga sekitar Rp 10 Ribu, karena jarak SPBU yang harus ditempuh terlalu jauh dan menambah biaya yang terlalu besar, sehingga para nelayan mengusulkan pada Bupati untuk dibangunkan SPDN.
     Dalam pertemuan tersebut salah seorang nelayan Desa Mojo kepada Bupati Pemalang H.Junaedi, SH, MM yang didampingi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Munthohir SP, mengatakan " jumlah nelayan di TPI Mojo kurang lebih mencapai 800 nelayan, dan setiap hari melaut menghabiskan bahan bakar sekitar 50 - 60 liter, seandainya di TPI dibangun SPDN petani nelayan Mojo akan Berkurang biaya bahan bakarnya.
    Sementara itu menurut seorang petugas TPI Mojo, sejak diserahkan dari pemerintah provinsi ke daerah terjadi peningkatan pesat dalam jumlah raman. Bahkan hingga Bulan September sudah mencapai Rp 5 Miliar lebih, begitupun untuk jumlah nelayan yang biasa sandar.
   Bupati Pemalang, H Junaedi, SH, MM menyatakan memahami alasan para nelayan meminta pendirian SPDN, sehingga ia pun akan mengusahakannya melanjutkan pembangunan di tahun 2016 mendatang. Dimana dengan rencana akan dilakukan melalui Perusahaan Daerah Aneka Usaha (PDAU), untuk diajukan pada Pertamina agar bisa terrealisir. "Begitupun untuk mercusuar apalagi mushola, karena itu merupakan sarana untuk beribadah maka sangat penting untuk dapat direalisasikan."(Heri/MR/99)

Thursday, 5 November 2015

MONITORING PEMBANGUNAN FISIK DAN NONFISIK TAHUN 2015 DI KECAMATAN COMAL

Bupati Serahkan Bantuan
PEMALANG - (Media Rakyat). Bupati Pemalang H.Junaedi, SH, MM melakukan peresmian beberapa proyek Infrastruktur dan pemberian Bantuan disejumlah lokasi Desa di Kecamatan Comal kabupaten Pemalang Rabu (4/11).
          Sebelum Meresmikan proyek di beberapa desa Bupati terlebih dahulu meninjau Pasar Comal, dan melihat langsung proyek Bantuan provinsi sebesar Rp 1,9 miliar yang diperuntukan membangun kios unggas yang saat sekarang ini berada di sepanjang jalan.dan proyek tersebut ditagerkan 22 Desember harus sudah selesai.
         Usai melakukan monitoring di pasar Comal, Bupati dan rombongan menuju desa kauman untuk menyaksikan pelaksanaan kerja bhakti (K3) bantaran Sungai Layangan, dilanjutkan ke desa Susukan meresmikan pembanguana jalan Desa dari program Swakelola tahun 2015.
        Monitoring berlanjut ke desa Sarwodadi, setelah monitoring rehab puskesmas Sarwodadi, Bupati berikan bantuan pada kelompok tani dan pengurus masjid alkaustar secara simbolis di Kantor Balai Desa Sarwodadi, penyerahan secara simbolis yang dilakukan Bupati pada Pengurus masjid Berupa Uang , semen, dan pada kelompok tani berupa 1 unit Pompa air, 1 unit alat tanam padi/transplater.
          Selanjutnya Bupati dan rombongan menuju ke Desa Gintung meresmikan jalan Purwoharjo - Sarwodadi, pembangunan Talud/ Drainase yang anggarannya dari Alokasi Dana Desa (ADD) 2015, Pembangunan Bendung Gerak Program swakelola 2015 dan bantuan sarana Pertanian (Traktor).
          Bupati Pemalang H. Junaedi, SH, MM dalam sambutannya mengatakan "agar masyarakat juga ikut serta menjaga hasil pembangunan infrastruktur yang telah dilaksanakan."
          "saya minta warga masyarakat juga ikut merawat dan menjaga sarana yang telah dibangun oleh Pemerintah,siapa lagi kalau bukan kita dan masyarakatnya sendiri yang menjaga, karena semua itu hasil usulan masyarakat sehingga pemerintah melaksanakan pekerjaan ini." kata Bupati. (Heri/MR/99)

Wednesday, 4 November 2015

AYO MAMPIR PEMALANG

Nara Sumber sekda Pemalang dan Kepala Disbudpar
PEMALANG - (Media Rakyat). Kabupaten Pemalang untuk memperkenalkan potensi yang ada,sehingga Tim Humas Kabupaten Pemalang dan Dinas Pariwisata, mengisi salah satu TV swasta di surakarta dengan acara talkshow, dengan sinden Menthel dengan tema "Pemalang Ngangeni". Dalam Acara Talkshow dengan narasumber Sekda Kabupaten Pemalang Drs Budhi Rahadjo, MM dan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Drs. Sapardi Minggu (1/11).         Menurut Sekda Pemalang,Drs Budhi Rahadjo, MM, sebagai narasumber menjelaskan "momentum tahun 2015 adalah pemberlakuan ekonomi bebas Asia, sehingga batas wilayah dan penduduk seolah tidak ada batas lagi, untuk itu daerah Pemalang harus siap bersaing dengan daerah lain, salah satunya dengan memperkenalkan potensi yang ada, mulai dari Pariwisata,Kuliner, Pertanian yang bisa mengangkat daerah Pemalang
         "Untuk Pemalang khas makanan kue Khamir, Soto Grombyang dan Untuk wisatanya Pantai Widuri, Moga, Curug Bengkawah dan banyak yang lainnya, kita tidak hanya terkenal di wilayah sendiri, karena itu potensi ini harus dijual ke luar." tegasnya.
           Sekda juga menginformasikan bahwa untuk menarik Investor di Pemalang direncanakan akan dibangun lapangan terbang mini dan pengembangan stasiun kereta api, dan Pelabuhan. semua dilakukan agar melengkapi fasilitas yang ada.
           Kepala Disbudpar Drs. Sapardi dalam Acara talkshow menjawab pertanyaan dari presenter sinden Menthel Rumania dan W Laura, mengenai sejarah Pemalang , termasuk potensi wisata dan makanan khas pemalang, disamping itu juga ditampilkan tarian denok widuri, dan lagu-lagu lama irama jazz yang dibawakan sekda Pemalang Drs Budhi Rahardjo, MM.
           Menurut Kepala Bagian humas Sekda Kabupaten Pemalang Drs. Nugroho Budhi Raharjo mengatakan "Kegiatan pengenalan potensi daerah yang juga sekaligus media gatering merupakan upaya konkrit memperkenalkan potensi daerah kabupaten Pemalang, khususnya di wilayah surakarta. lewat media televisi lokal di surakarta,dan inilah salah satu kerja sama antara pemerintah dengan media." jelasnya.(Heri/MR/99)

MARINES CYCLING COMMUNITY KAMPANYE BIKE TO WORK

Dispen Kormar (Jakarta) Sejumlah daerah di Indonesia dan dunia sudah masuk ke masa transisi menuju era new normal, atau disebut juga denga...

Popular posts