Friday, 28 October 2016

Aiptu SUBAGYO BERI PENCERAHAN KEPADA SISWA MUHAMMADIYAH 06 PETARUKAN

PEMALANG - (Media Rakyat). Kanit Binmas Polsek Petarukan Aiptu Subagyo melaksanakan kegiatan pelatihan Revolusi mental dalam rangka kegiatan rutin Polisi masuk sekolah, dii SMP Muhammadiyah 06 Petarukan di Desa.Kendal Doyong Kec.Petarukan Kab.Pemalang Jawa Tengah.Senin(24/10/2016)
Dalam kegiatan yang dihadiri Kepala Sekolah bersama staf,guru, Karyawan dan Siswa semua kelas dengan jumlah murid 150 orang.Kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari Senin tanggal 24 Oktober 2016 dimulai jam 07.00 sampai dengan selesai di halaman SMP Muhammadiyah 06 Petarukan didalam kegiatan pembinaan terhadap murid,Kanit Binmas menyampaikan beberapa jurus pembinaan diantaranya memberikan giat pelatihan Revolusi mental yang merupakan gerakan seluruh rakyat Indonesia bersama-sama Pemerintah untuk memperbaiki Karakter bangsa menjadi Indonesia yang lebih maju/ baik.
Siapa penggerak Revolusai Mental,Penggeraknya adalah Pemerintah, Pengusaha, Budayawan, Akademisi,serta Kita semua warga negara Republik Indonesia,Revolusi mental di mulai dari memperbaiki diri kita sendiri, dan lingkungan sekitar kita,dan disela sela pembinaannya Kanit Binmas menambahkan/Pencerahan tentang Kenakalan remaja,penyalahgunaan Narkoba, dan Undang-undang lalu-lintas, serta mengajak kita semua untuk mematui segala peraturan lalu- lintas, melaksanakan tertip lalu-lintas,dan yel-yel menjadi Pelopor keselamatan Ber Lalu-lintas.(Heri/MR/99)

WAKAPOLSEK PEMALANG IPTU EDY PURWANTO AJAK TENAGA PENDIDIK CEGAH RADIKALISME

PEMALANG - (Media Rakyat). Dalam rangka memberikan pembinaan rohani sejak dini, Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini (HIMPAUDI) Kabupaten Pemalang mengadakan kegiatan Manasik Haji di Halaman Masjid Al Hidayah Mulyoharjo Kecamatan Pemalang Kab.Pemalang Jawa Tengah.Rabu(26/10/2016)
Dalam acara tersebut diikuti oleh perwakilan para Tenaga Pendidik tingkat PAUD se - Kabupaten Pemalang adapun tujuan diselenggarakannya kegiatan tersebut tujuan untuk mengajarkan kepada para Tenaga Pendidik agar dapat memahami Tata Cara Pelaksanaan Ibadah Haji.
Pengetahuan tersebut diharapkan dapat ditularkan kepada para peserta didik agar mendapatkan pengetahuan rohani.
Wakapolsek Pemalang Iptu Edy Purwanto beserta anggota Polsek Pemalang yang turut mengamankan jalannya acara, memberikan penyuluhan kepada para tenaga pendidik yang hadir untuk menjauhkan anak dari bahaya radikalisme yang berkembang di kalangan masyarakat.
Dirinya juga mengatakan pencegahan penyebaran paham radikalisme tersebut sebaiknya dapat dideteksi sejak dini sehingga tindakan pencegahan yang dilakukan dapat dilaksanakan dengan tepat.
Acara yang berlangsung mulai pukul 07.30 WIB tersebut diikuti oleh sekita 300 Tenaga Pendidik dan rencananya, pelaksanaan Manasik Haji yang mengikutsertakan peserta didik akan dilaksanakan di Widuri minggu depan.(Heri/MR/99)

SAT NARKOBA POLRES PEMALANG ADAKAN PELATIHAN TENTANG NARKOTIKA

PEMALANG - (Media Rakyat). Untuk meningkatkan kemampuan anggota, Sat Narkoba Polres Pemalang melaksanakan pelatihan tentang Narkoba kepada Polsek Jajaran Polres Pemalang.Kamis(27/10/2016)
Pelatihan tersebut di buka oleh Waka Polres Pemalang Drs.Muh Samdani,adapun peserta pelatihan dari Polsek Jajaran Polres Pemalang pengemban Fungsi Reskrim dan Bhabinkamtibmas, kegiatan pelatihan tersebut dilaksanakan pada hari Kamis tanggal 27 Oktober 2016 di Gedung Rekonfu Polres Pemalang,adapun materi yang disampaikan diantaranya tentang Pembinaan Personil,Revolusi Mental,UU Narkotika No.35 tahun 2009,Jenis dan Dampak Narkotika,Teknik Ungkap Narkotika.
Dengan diadakannya pelatihan tersebut diharapkan agar anggota mengerti dan memahami akan dampak dan penanganan Narkotika sesuai SOP (Standar Operasional Prosedur)”Tegas Waka Polres Pemalang Drs.Muh Samdani” (Heri/MR/99)

SATPOL PP BONGKAR PAKSA SPEAC TANPA IJIN DAN REKLAME YANG ADA DI KOTA TEGAL

TEGAL-( Mediarakyat ) Kembali Satuan Polisi Pamong Praja ( Satpol PP ) membongkar reklame yang terpampang di pinggir jalan dan sangat mengganggu pemandangan keindahan kota termasuk spanduk dan baliho maupun sejenisnya dibongkar habis dikarenakan tidak mempunyai ijin, menurut Warso salah satu kasi perda di satpol beliau mengatakan kami membongkar reklame yang ijinya sudah tidak lagi berlaku bahkan kebanyakan tidak membayar pajak periklanan hampir tiga tahun lebih.
Pembongkaran reklame atas dasar intruksi dari dinas DPPKAD kota tegal, karena DPPKAD lah yang mengetahui mana yang taat pajak dan yang belum membayar ungkapnya.
Dijelaskan juga oleh tjahyono salah satu staf DPPKAD, beliau mengatakan semua reklame maupun speace yang sudah dua tahun tidak membayar pajak tetap harus di bongkar karena itu merugikan pemkot. Kami menertibkan reklame dan spanduk dua sampai tiga kali perminggu, dikarenakan dalam pemasangannya juga tidak pada tempatnya, apa lagi kan di kota tegal sudah di sediakan tempat untuk memasang baliho maupun jenis periklanan di titik-titik tertentu yang bisa di lihat semua orang, ujarnya. (Daryani/MR/99)

PENATAAN KAWASAN PAI



TEGAL- (Media Rakyat). Dalam rangka meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), Pemerintah Kota Tegal akan memaksimalkan objek wisata Pantai Alam Indah sebagai potensi pariwisata yang dimiliki Kota Tegal. Hal itu diungkapkan Walikota Kota Tegal KMT Hj Siti Masitha Soeparno dalam kunjungannya ke PAI dalam rangka Monitoring Pembangunan Kawasan PAI, Kamis ( 27/10).
Dikatakan walikota dari 12 Ha lahan Kawasan PAI yang sudah digunakan saat ini, kedepan akan diperluas menjadi 16 Ha. Walikota juga mengungkapkan pembenahan seluas 16 Ha yang akan dilakukan adalah dengan merubah total wajah PAI yang sekarang ini.   Fasilitas akan dibuat menjadi lebih representatif. “Akan ada joging track, fungsi kios pedagang akan dibuat hanya untuk berjualan tidak dengan timpat tinggal.
selain itu paling utama adalah kita akan menjual view pantai nya, pengunjung yang datang akan dapat lasngung melihat pantai tanpa terhalang kios pedagang dan tempat parkir seperti sekarang ini. Bahkan dari  3 km garis pantai PAI sekarang 2 kilometer  dibuat pantai pasir putih dan 1 km untuk jogging track.  “Sehingga harapannya jika wisatawan ingin melihat wisata di Tegal ya pilhannya ke PAI.”ucap walikota.
Sementara itu Kepala Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tegal, Drs. R. Supriyanta dalam keterangannya nantinya kawasan ini akan dibangun kembali menjadi kawasan rekreasi pantai yang lebih representatif dari yang sekarang ini. Kondisi kios-kios pedagang yang sekarang ini digunakan juga sebagai tempat tinggal akan digantikan dengan kios yang lebih terbuka.
Kawasan penghijaun yang terlalu rimbun akan tata ulang. Kawasan parkiran yang sekarang ini berada dekat dengan bibir pantai akan dipindah lebih ke belakang, akan disediakan juga area parkir barat dan parkir timur. Sehingga nantinya setiap pengunjung yang datang akan langsung dapat melihat pantainya. Akan disiapkan juga kawasan kuliner, gerbang masuk juga akan dirubah menjadi lebih dari yang sekarang. “Sehingga harapannya kawasan Pantai Alam Indah  benar- benar menjadi pusat rekreasi bagi warga Kota Tegal dan sekitarnya”.Ucapnya.
Sementara itu Kepala Bappeda Kota Tegal Ir. Nur Effendi, M.Si mengatakan proses penataan Waterfront City yang direncanakan Pemerintah Kota Tegal adalah seluas 68 Ha, namun tahap pertama akan dilakukan penataan seluas 16 Ha dikawasan PAI agar menjadi destinasi wisata unggulan Kota Tegal. Adapun proses perencanaan, konstruksi, sampai pelaksanaan di target selesai dalam satu tahun anggaran yang akan di mulai tahun 2017.  Anggaran yang telah disiapkan sejumlah 30 Milyar”.Ucapnya. “Untuk saat ini proses yang dilakukan adalah pembenahan infrastruktur terlebih dahulu”.Imbuhnya.  
Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Tegal mengatakan untuk saat ini proses penataan PAI telah dimulai dengan pembuatan jogging track sepanjang 1 kilometer. Kedepan kawasan tersebut juga akan dilengkapi dengan lampu penerangan setinggi 25 meter di empat titik. Selain itu didekat pantai akan dibuat tulisan “Pantai Alam Indah” dengan ukuran besar dan dapat menyala dimalam hari.  Gerbang pintu masuk sebelah timur juga akan pindah lebih ke arah selatan lagi.  “Harapannya tahun depan perubahannya sudah dapat dirasakan masyarakat Kota Tegal”. Ucapnya. (Daryani/MR/99)

WALIKOTA TEGAL BUKA FESTIFAL AKSI BINTANG PELAJAR



TEGAL - (Media Rakyat). Dengan mengusung tema Kontribusi prestasi pelajar sebagai katalisator menuju Indonesia mandiri 2025, Festifal Aksi Bintang Pelajar (FABP) di buka langsung oleh Walikota Tegal KMT. Hj. Siti Masitha Soeparno, Kamis (27/10) di Pendopo Kigede Sebayu
Festifal Aksi Bintang Pelajar akan dilaksanakan dari tanggal 28 sampai 30 Oktober 2016 dengan lomba yang beragam diantaranya adalah Tahfidz Quran Juz 1 atau 30, Paduan Suara (tunas), Lomba Cerpen, Film Pendek, Fotografi, Estafet Cooking, Nasyid Perkusi, LCC Islami, Hasta Karya, Lari Islam, Kaligrafi dan Futsal.
Adapun tempat pelaksanaan lomba adalah di SMP Ikhsaniyah dan Yasis sebagai tempat transit dan istirahat sementara.
Acara dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Tegal, Drs. Johardi, MM, Kepala Kantor  Kesbangpolinmas, Kepala Bagian Humas dan Protokol, Drs. Hendiati Bintang Takarini, MM, Forkompimda, Pengurus PII dan seluruh perwakilan peserta yang akan mengikuti lomba tersebut 
Diungkapkan oleh Walikota Saat membuka acara Festifal Aksi Bintang Pelajar “Pelajar Islam Indonesia merupakan suatu wadah yang baik yang harus menjadi tauladan bagi pelajar yang tentu saja menyuarakan suara islam sehingga anak anak yang akan belajar dan mau belajar berorganisasi tentu saja wadah PII merupakan satu rumah yang bisa menampung aspirasi dan pembelajaran pada anak anak yang masih dalam usia yang masih harus mencari jati diri.”
“Di era globalisasi seperti sekarang ini banyak sekali trobosan trobosan, globalisasi, modernisasi yang tidak bisa dihentikan dengan perkembangan jaman , namun harus diantisipasi dengan bijak yaitu khususnya para pelajar mengenal etika , mengenal memahami akhlak dan tentu saja mendalami ilmu sehingga inilah yang menjadi dasar dari pada anak anak bunda sebagai generasi penerus harapan bangsa , sebagai pemimpin masa depan untuk bisa berkarya dan memberikan sumbangsihnya kepada Negara sesuai dengan usia dan kapasitasnya.” Walikota mengingatkan.
“ Tentu saja sebagai pelajar dalam usia belajar dan tetap untuk belajar , masih ada guru mentor dan senior yang harus membimbing para pelajar agar betul betul dapat melangkah menapak melihat masa depan ini dengan penuh harapan, harapan yang bisa di isi dengan karya karya besar ajang festifal aksi bintang pelajar ini tentu saja adalah salah satu fasilitator yang menggembirakan karena disinilah karya dan kreatifias dari anak anak tersalur dengan tetap mengutamakan nuansa islam, sehingga kita melahirkan generasi yang cinta Al-quran.” Imbuh Walikota.
Walikota juga mengharapkan bahwa dengan lomba lomba ini adalah satu cerminan yang dilakukan PII untuk menjadikan diri sebagai katalisator yang baik yang betul betul bisa membentuk generasi muda berakhlak baik sehingga pada Festifal Aksi Bintang Pelajar betul betul menghasilkan bintang bintang yang membanggakan di Kota Tegal dan daerah sekitarnya dan bisa menjadi panutan bagaimana kita tidak melupakan eksistensinya sebagai pelajar namun menyalurkan kreatifitas melalui tentu saja kegiatan kegiatan bermanfaat  ,
“ Festifal aksi bintang diperuntukan untuk pelajar, namun tetap utamakan tugas belajar, Untuk menuju Indonesia merdeka dan jaya jadilah katalisator didalam pemuda islam Indonesia.” Ungkap Walikota  
Untuk menyemarakan kegiatan ini Walikota memberikan tali asih sebesar 3jt rupiah “ Insyaallah akan bermanfaat , menjadi penyemangat.” Ungkap Walikota.
Ketua penyelenggara, Dandi Adi Saputra mengungkapkan “ Ini merupakan ajang silaturahmi pelajar se Jawa Tengah , sebagai sarana menunjukan kreatifitas pelajar untuk Indonesia mandiri.”
Ketua pengurus wilayah PII Jawa Tengah , Muhammad Musyaddad Zein “ Ayo kita berpacu dalam hal prestasi , sehingga menjadi awalan bagi kita untuk berprestasi disekolah masing masing, jaga sportifitas selama ajang perlombaa ini.”
Ketua keluarga besar pelajar islam Indonesia Kota dan Kabupaten Tegal, Sarbini, S.Pd. “ Mudahan mudahan acara ini bisa menginspirasi anak anak semua bahwa tugas pelajar disamping belajar juga meningkatkan kreatifitas membuat inovasi inovsi baru sehingga akan berkembang pola pikir dan skillnya.” (Daryani/MR/99)

BUPATI PEMALANG AMBIL SUMPAH JANJI 235 PNS

PEMALANG – (Media Rakyat). Sebanyak 235 orang PNS yang terdiri dari 16 orang PNS golongan I, 63 orang golongan II dan 156 Golongan III, Rabu (26/10/2016) diambil sumpah/janjinya oleh Bupati Pemalang, H.Junaedi, SH, MM., di Pendopo Kabupaten Pemalang dalam Upacara Pengambilan Sumpah/Janji PNS Pemerintah Kabupaten Pemalang Tahap III Tahun 2016.
Kepala BKD Kabupaten Pemalang. Drs. Rifqi Jaya MM., melaporkan, pengambilan sumpah janji PNS merupakan salah satu bentuk upaya pembinaan PNS sebagai aparatur negara dan abdi masyarakat dengan tujuan agar para Aparatur Sipil Negara memiliki kesetiaan dan ketaatan terhadap Pancasila, UUD 1945, negara dan pemerintah serta bermental baik, bersih, jujur, berdayaguna dan penuh tanggungjawab terhadap tugasnya, dalam rangka mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik.
Sementara itu dalam sambutannya, Bupati mengajak kepada PNS yang baru mengucapkan sumpah/janji untuk selalu bekerja dengan dilandasi niat yang tulus dan ikhlas. “Jangan khawatir masalah pangkat jabatan dan kekayaan, insya Allah jika kita selalu bekerja profesional, tulus dan ikhlas, Allah akan memberikan keberkahan kepada kita semua”, tutur Bupati.
Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Bupati Pemalang, Sekda Kabupaten Pemalang, Staf Ahli Bupati dan Asisten Sekda, para Kepala Satuan Kerja /Unit Kerja se-Kabupaten Pemalang.(Heri/MR/99)

DIRJEN PERUKANAN BUDIDAYA PANEN UDANG VANAMAE DI PEMALANG

PEMALANG - (Media Rakyat). Direktur Jenderal Perikanan Budidaya, Kementerian Kelautan dan Perikanan RI yang diwakili Direktur Produksi dan Usaha Budidaya, Balok Budiyanto didampingi Wakil Bupati Martono mewakili Bupati Pemalang, melakukan panen udang vaname (Penaeus Vannamei) milik Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdaka) “Mina Sari Lestari” di Desa Nyamplungsari Kecamatan Petarukan.Rabu (26/10/2016).
Udang varietas baru yang berasal dari negara bagian Panama Amerika Serikat tersebut, bisa berkembang pesat di daerah iklim tropis Indonesia,
“Saya melihat di Pemalang termasuk bagus, dengan luas lahan 3000m saya hitung secara kasar saja, akan mendapatkan hasil 400 juta dalam waktu 100 hari.” kata Direktur saat temu lapang dan panen udang vaname secara simbolik di area tambak Pokdatan Mina Sari Lestari, Rabu, (26/10/2016).
Dikatakan, pemerintah pusat sangat serius dalam upaya peningkatan produksi perikanan nasional, hal tersebut dapat dilihat dengan keluarnya Instruksi Presiden, kepada 25 Kementerian maupun Lembaga, Gubernur, Bupati dan Walikota.
Tidak hanya itu, sejumlah bantuan juga akan diberikan kepada kelompok tani, sebagai salah satu upaya mendukung peningkatan produksi perikanan nasional.
" Kabupaten Pemalang telah ditetapkan sebagai kawasan Minapolitan, melalui keputusan Dirjen Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan dan Perikanan RI.
Untuk mendukung pelaksanaan keputusan tersebut, pihaknya melalui APBD telah melakukan perbaikan infrastruktur berupa saluran tambak, jalan dan jembatan produksi.
“Disamping itu melalui dana APBN telah dilaksanakan pula penyediaan bahan dan peralatan untuk kegiatan percontohan / Demfarm Budidaya Vanamae termasuk yang dilaksanakan di Desa Nyamplungsari ini”. Ujar Bupati yang diwakili oleh Wakil Bupati Pemalang H. Martono.
" Kegiatan tersebut bertujuan antara lain sebagai sarana deseminasi teknologi terapan perikanan budidaya khususnya komoditas udang Vanamae, dan untuk meningkatkan wawasan, pengetahuan dan ketrampilan pembudidaya ikan khususnya petambak dan sebagai media komunikasi diantara kelompok/pelaku usaha udang Vanamae ".di jelaskan Oleh Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan kabupaten Pemalang.Muntohir.Rabu (26/10/2016).
" lahan tambak percontohan yang luasnya mencapai 3,700 m2, ini, ditaburi benih sebanyak 300.000 ekor pada tanggal 28 Juli 2016.
“Pelaksanaan panen kali ini, merupakan panen kedua kali panen parsial dengan produksi mencapai 1,5 ton. Dengan SR sekitar 95% dan FCR 1,28 estimasi produksi total mencapai 4,03 ton.”.pungkas Muntohir. (Heri/MR/99)

POLSEK PEMALANG BERHASIL RINGKUS PELAKU CURANMOR

PEMALANG - (Media Rakyat). Polisi akhirnya berhasil membekuk tersangka pencurian Sepeda Motor Yamaha Mio putih dengan Nomor Polisi G-6917-YM yang terjadi pada hari Jumat (21/10/2016) di Komplek Pasar Pagi Pemalang. Selasa (25/10/2016).
Tersangka yang dketahui bernama SUPRAPTO (44 th, Swasta), berhasil ditangkap oleh TIMSUS Penanganan Curanmor yang dibentuk oleh Kapolres Pemalang AKPB Kingkin Winisuda, S.H., S.I.K., ketika akan berbelanja di Komplek Pasar Pagi dengan mengendari sepeda motor hasil curiannya tersebut.
Kejadian curanmor yang terjadi pada hari Jumat (21/10/2016) pagi hari tersebut bermula saat RAKIM (62 th, Swasta) memarkirkan sepeda motor Yamaha Mio miliknya di depan Toko Besi Sanjaya yang berada di Komplek Pasar Pagi Pemalang untuk membeli keramik dengan posisi kunci kendaraan masih menggantung / menempel pada kontak kendaraan.
Setelah membeli barang dan akan kembali pulang, korban menemui motornya telah raib dan pelaku sudah melarikan diri.
Sang korban pun langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Pemalang dan akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian sebesar Rp. 7.000.000,- (Tujuh Juta Rupiah).
Setelah melakukan pencarian, akhirnya pelaku beserta barang bukti berupa sepeda motor Yamaha Mio putih dengan Nomor Polisi G-6917-YM tersebut diamankan di Polsek Pemalang untuk penyidikan lebih lanjut.
" Anggota saat ini tengah mendalami kasus ini dan dirinya berharap dengna terungkapnya kasus curanmor di Pasar Pagi dapat mengurangi kasus yang sama terjadi kembali ".di jelaskan oleh Kapolsek Pemalang AKP. Tarhim.SH
AKP Tarhim, S.H. juga tak jemu - jemu menghimbau" Kepada masyarakat untuk turut serta membantu menekan tingkat curanmor yang terjadi dengan tetap waspada dan berhati - hati dalam memarkirkan kendaraannya ".himbauan Kapolsek AKP Tarhim.Selasa (25/10/2016).
Kapolsek Pemalang juga mengapresiasi kinerja Timsus Penanganan Curanmor Polres Pemalang dan Anggota Rekrim Polsek Pemalang.(Heri/MR/99)

KAPOLRES CEK LANGSUNG PELAKSANAAN PEMERIKSAAN ADMINISTASI OLEH TIM ITWASDA POLDA JATENG

PEMALANG - (Media Rakyat). Sebagai  bentuk pengawasan aspek pelaksanaan dan pengendalian internal Polri wilayah Polres Pemalang, Tim Wasrik Itwasda Polda Jateng melakukan pemeriksaan administrasi ke Polres Pemalang di gedung Rekonfu. Rabu (26/10/2016).
Dalam kegiatan tersebut, Tim Wasrik yang dipimpin oleh Kompol Priyo Handoko, S.H dan anggota diterima langsung oleh Kapolres Pemalang AKBP Kingkin Winisuda, S.H., S.I.K beserta pejabat utama Polres Pemalang.
Tim Wasrik melakukan pemeriksaan terhadap operasional pelaksanaan tugas dan administrasi dukungan anggaran Satuan Fungsi Polres Pemalang maupun Polsek jajaran.
selama pemeriksaan yang telah dilakukan oleh Tim Wasrik Itwasda Polda Jateng, tidak ditemukan adanya penyimpangan dalm adiministrasi Operasional maupun penyerapan anggaran.
Diharapkan dengan pengawasan aspek pelaksanaan dan pengendalian oleh Tim Wasrik, mampu menciptakan Polri yang bersih, Profesional, modern serta terpercaya baik dalam pelaksanaan tugas serta administrasi anggaran.
Kapolres Pemalang cek langsung pelaksanaan pemeriksaan administrasi yang dilakukan oleh tim Wasrik Polda Jateng.(Heri/MR/99)

TIDAK ADA PENYIMPANGAN DALAM ADMINISTRASI OPERASIONAL

PEMALANG - (Media Rakyat). Rabu (26/10/2016), mulai dari pukul 13.00 WIB bertempat di Gedung Rekonfu Polres Pemalang.Polsek Warungpring bersama Polsek Jajaran Polres Pemalang menerima kunjungan Tim Wasrik dari Kepolisian Daerah Jawa Tengah yang dipimpin oleh Kompol Priyo Handoko, S.H.
Sebelum pemeriksaan dimulai Kapolres Pemalang, AKBP Kingkin Winisuda, S.H., S.I.K. mengimbau kepada seluruh Polsek Jajaran, agar tidak takut menghadapi pemeriksaan yang dilakukan Tim Wasrik dari Itwasda Jateng pada sore hari ini.
“Laporkan semua kegiatan yang sudah dilaksanakan dan laporkan pula anggaran yang sudah diserap, jika ditemukan suatu kesalahan jadikan suatu teguran dan segera lakukan perbaikan,” tegasnya.
Pada kesempatan ini Tim Wasrik melakukan pemeriksaan terhadap operasional pelaksanaan tugas dan administrasi dukungan anggaran yang ada pada Polsek Warungpring Jawa Tengah.
Setelah diperiksa oleh Tim Wasrik Itwasda Polda Jateng,  untuk  Polsek Warungpring tidak ditemukan adanya penyimpangan dalam administrasi Operasional maupun penyerapan anggaran.
" bahwa kegiatan ini bertujuan sebagai kendali agar institusi Polri dalam pelaksanaan tugas sesuai dengan SOP (Standar Operasional Prosedur)".dijelaskan Kapolsek Warungpring AKP Prisandi Tiar.ST.S.Kom.(Heri/MR/99)

BERIKAN PELAYANAN PRIMA ANGGOTA POLSEK RANDUDONGKAL LAKUKAN TURLALIN

PEMALANG - (Media Rakyat). Sebagai Abdi Negara dalam hal ini anggota Polri harus siap melaksanakan tugas untuk memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat dalam situasi dan kondisi apapun.Kamis(27/10/2016).
Diawal warga masyarakat memulai beraktifitas situasi arus lalu lintas yang melintas di sekitar Jalan Gatot Subrota tepatnya di depan pasar Randudongkal terbilang cukup ramai Kasi Humas Polsek Randudongkal Aiptu Sudiro melaksanakan giat rutin melakukan penjagaan dan pengaturan arus lalu lintas di pagi hari demi kelancaran arus lalu lintas dan ketertiban para pengguna jalan raya baik pejalan kaki, pengendara sepeda motor roda 2 maupun roda 4.
" setiap hari pada jam jam sibuk didepan pasar Randudongkal terjadi kekroditan dikarenakan imbas dari pembangunan pasar, sehingga para pedagang sebagian berjualan sampai dibadan jalan ,parkir becak,spm dan angkusdes yang tidak tertib serta  angkudes yang putar balik sehingga arus lalu-lintas menjadi semrawut".diungkapkan Kapolsek Randudongkal AKP. I Ketut Mare.SH melalui Kabag Humas.
Berkat kehadiran Polri arus lalu-lintas menjadi lancar warga yang membutuhkan bantuan pun terlayani dengan baik, semoga Polri di kewilayahan tetap bersemangat dalam memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. (Heri/MR/99)

DIALOG INTERAKTIF WALIKOTA MENYAPA

TEGAL- (Media Rakyat). Mengambil Tema Hari Batik dan Hari Sumpah Pemuda Walikota Tegal KMT Hj. Siti Masitha Soeparno hadir untuk berdialog dengan masyarakat Kota Tegal dalam kegiatan “Dialog Interaktif Walikota Menyapa” yang diadakan di Radio Sebayu, Rabu (26/10).
Dalam dialog tersebut Walikota mengatakan batik telah di akui oleh UNESCO sebagai Hasil Budaya Indonesia yang ditetapkan pada tanggal 30 September 2009. Adapun kaitannya dengan sumpah pemuda dikatakan walikota, batik merupakan kebanggaan, cerminan, serta identitas bangsa. Generasi Muda Indonesia harus bangga Indonesia memiliki batik sebagai indentitas bangsa.
Walikota juga untuk mendukung kelestarian Batik terutama Batik Tegalan yang mempunyai ciri khas tersediri dengan mengangkat kreatifitas para pengrajin Batik Tegalan melalui pembangunan Kampung Batik. Selain itu Pemerintah Kota juga selalu mengikutkan Batik Tegalan dalam setiap ini event pameran dan expo, baik di tingkat daerah maupaun di tingkat Nasional.
Sementara itu menanggapi pertanyaan salah satu warga Randugunting Irwan terkait sejauh mana langkah yang akan diambil pemerintah Kota Tegal dalam mengembangkan Batik Tegal. Walikota mengatakan Pemerintah Kota Tegal akan membekali para pengrajin pemula yang ada di Kecamatan Tegal Selatan melalui berbagai pelatihan antara lain pelatihan pewarnaan manajemen pemasaran maupun kemasan. “Selain itu pembangunan kampung batik yang saat ini pembangunanya sudah sampai pada pembuatan ruang produksi, kantor, mck, instalasi pembuangan limbah”.terang walikota
Dilingkungan Pemerintahan, Walikota juga telah mewajibkan ASN Kota Tegal untuk mengenakan Batik Tegalan setiap hari kamis pada setiap minggunya. Upaya lainnya adalah mengikuti kegiatan pameran produk nasional unggulan di berbagai kota di Indonesia seperti di Semarang, Malang, Jambi, Batam, Ambon, Jakarta serta Aceh. Bahkan dikatakan Walikota diawal Desember Kota Tegal akan mengikuti pameran produk unggulan nusantara yang akan selenggarakan di provinsi Nusa Tenggara Timur.
Plt. Kepala Dinas Perindustrian Perdaganagn Koperasi dan UKM Kota Tegal, Drs Suripto menambahkan langkah lain yang dilakukan untuk pengembangan Batik Tegalan adalah melakukan pemasaran via on line di alamat “batiktegalan.tegalkota.go.id”. “Sehingga masyarakat diluar Kota Tegal jika ingin memiliki tidak perlu repot ke Tegal namun bisa memesan lewat On Line”.
Selain itu kedepan akan dilakukan pembekalan kepada para pengrajin melalui kegiatan studi banding, ke kampung batik yang sudah lebih maju, seperti kampung batik laweyan, dan kampung batik di Yogyakarta. Harapanya dari langkah-langkah yang telah dilakukan  masyarakat Indonesia tidak hanya mengenal Batik Tegal namun juga dapat memiliki dan menggunakannya. 
Sementara itu Lurah Bandung Pita Romaliah, S.IP mengatakan di Kelurahan Bandung terdapat sekitar 50 pengrajin namun yang masih aktif hanya 32 pengrajin. Ciri khas Batik Tegalan dikatakan yaitu pengrajin batik ini mempunyai corak warna yang berani, dengan pilihan model klasik modern dan klasik. “Adapun motif yang ditampilkan diantaranya meras mawur, cempaka putih, ugel cantel, gribigan, dapur ngebul, dan manuk tingkring”. ucapnya.
“Harga yang ditawarkan untuk klasik modern, 150-200 ribu dan model klasik sampe 500 ribu. Selain di kelurahan Bandung, Kelurahan Kalinyamat Wetan juga memiliki pengrajin Batik Tegalan yang produksinya dilakukan secara berkelompok.
Menjawab pertanyaan M. Riski Siswa SMKN 1 Tegal, Fahriz Siswa SMA N 5, serta Yosi Siswa SMA N 5 terkait makna hari batik, serta Ekstra Kuri Kuler membatik disampaikan Kepala Dinas pendidikan Drs. Johardi, MM Ekstra Kurikuler Batik selama ini sudah ada di beberapa sekolah di Kota Tegal seperti di SD akalinyamat Wetan 1, SDN Bandung 1 dan 2 SDN Randugunting 1, SMP 13, SMP N19, SMPN1.
Sementara itu salah satu warga lainnya Aris yang menanyakan langkah pencegahan terhadap tawuran antar pelajar di Kota Tegal.  Walikota mengatakan hal ini terjadi akibat minimnya ruang berekspresi bagi para generasi muda. Oleh karena itu walikota akan memberikan ruang bereskpresi, serta menghimbau agar kegiatan ekstra kurikuler disekolah agar dipadatkan sehingga tidak ada waktu luang untuk kegiatan yang bersifat merusak.
Disampaikan walikota fasilitas gedung (Pusat Promosi Informasi Bisnis) yang dimiliki Kota Tegal akan dijadikan pusat seni dan ekpresi bagi para generasi muda di Kota Tegal.  Selain itu Pemerintah Kota Tegal juga akan memperbanyak ruang terbuka hijau yang difasilitasi Wi FI yang dapat digunaka untuk aktifitas anak-anak muda untuk menyalurkan ide-ide kreatifnya serta berkreasi. “akan desediakan juga fasilitas  grafity bagi anak muda yang menyukai seni grafity”.Terangnya
Bagi yang menyukai musik band Pemerintah Kota Tegal juga akan menyediakan seperangkat alat musik band ditiap kecamatan pada tahun 2017 agar anak-anak muda yang ingin bermain musik band tidak perlu lagi tidak perlu lagi menyewa studio musik. “Dengan diberikannya ruang dan fasilitas untuk berekspresi harapannya anak-anak muda di Kota tegal tidak terjerumus narkoba, tawuran, perkelahian”.Imbuh walikota
Sementara itu Kepala Kantor Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpolinmas) Kota Tegal Drs. Suripto menghimbau kepada Pemuda di Kota Tegal untuk menjauhi tawuran, nakoba, dan perkelahian, hormarti orang tua dan guru. “Tunjukan rasa cinta kepada Kota Tegal, bawa nama baik Kota Tegal bagi pemuda yang sedang menempuh pendidikan diluar kota, jangan sampai tercoreng dengan mengikuti organisasi terlarang”.ucapnya.  
Untuk itu pihaknya telah menyelenggarakan beberapa kegiatan pendidikan bela negara dan wawasan kebangsaan yang dilaksanakan rutin setiap tahun, dan penyuluhan bahaya narkoba kepada para pelajar. Harapannya dari kegiatan tersebut muncul kader untuk menyebarluaskan bahaya narkoba dan tawuran. (Daryani/MR/99)

MARINES CYCLING COMMUNITY KAMPANYE BIKE TO WORK

Dispen Kormar (Jakarta) Sejumlah daerah di Indonesia dan dunia sudah masuk ke masa transisi menuju era new normal, atau disebut juga denga...

Popular posts