TEGAL - (Media Rakyat). Buku adalah jendela dunia itulah ungkapan yang
sering kita dengar dan kita fahami bersama. Bertempat di Taman Bacaan
Masyarakat (TBM) Sakila Kerti yang berlokasi di Komplek Terminal Kota Tegal, Rabu (13/7)
diserahkan buku bantuan dari Walikota Tegal KMT Hj. Siti Masitha Soeparno yang dalam hal ini disampaikan oleh
Kepala Arsip dan Perpustakaan Daerah (Arpusda) Kota Tegal, AT Raharjo, SIP, yang diterima langsung oleh Susmiati Yusqon
sebagai perwakilan TBM Sakila Kerti.
“Saya ucapkan terima kasih kepada Pemkot Tegal
yang telah memberikan bantuan buku. Semoga bermanfaat dan memberikan semangat
kepada para pedagang asongan untuk menimba ilmu melalui pemberian bantuan buku
tersebut," ujarnya.
Ditambahkan Susmiati, bantuan buku yang diterima merupakan buku baru yang
benar-benar belum pernah dibaca oleh pengunjung TBM Sakila Kerti. Sehingga menimbulkan minat
lebih untuk berkunjung ke TBM Sakila Kerti.
Dalam sambutannya, Susmiati juga
mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1437 Hijriah kepada pengunjung dan jajaran Pemkot Tegal.
Dalam
kesempatan itu, dibacakan pula dua puisi hasil karya dari para
pedagang asongan yang dibawakan oleh Toniroh (57), seorang pedagang
gorengan peyek keliling dengan judul “ Terminal” Karya Usnani, pedagang kopi
keliling. Puisi kedua dibackan oleh Atin, pedagang minuman keliling
dengan membawakan Puisi hasil karya sendiri dengan judul “ Asongan “.
Mereka yang sebelumnya tak mengenal karya puisi, namun kini tampak lihai
membuat dan mendeklamasikan puisi karya orang lain maupun karya
sendiri. Sebab mereka selalu rajin membaca buku di TBM Sakila
Kerti.
Sementara itu dalam sambutan Walikota Tegal
tersebut yang bacakan AT Raharjo menyampaikan bahwa bantuan buku tersebut
merupakan bantuan pribadi dari Walikota Tegal KMT, Hj. Siti Masitha Soeparno. Tak
lupa dalam kesempatan tersebut AT RAharjo juga menyempatkan berkeliling di TBM
Sakila Kerti
AT
Raharjo mengatakan untuk memenuhi kebutuhan dan melengkapi koleksi buku
di TBM Sakila Kerti, pihaknya akan mencari referensi buku yang tepat
sesuai kebutuhan.
Sebelum mengakhiri kunjungannya AT Raharjo dan
rombongan diberikan buku puisi hasil
karya dari para pedagang asongan yang dalam hal ini telah menerbitkan edisi ke-3. (Daryani/MR/99)