MAGELANG – (Media Rakyat). Komitment Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam
mencegah dan menekan tindak Pidana Korupsi yang jelas jelas menyengsarakan
rakyat terus dilakukan.
Ini bisa dilihat dari diadakannya Rapat
Koordinasi Gubernur dan Bupati/Walikota beserta Wakil se Jawa Tengah, Acara
diadakan di Hotel Atria, Senin (9/1), Magelang
Rakor tersebut mengambil tema Budayakan
Malu Korupsi, dari hasil rakor tersebut ada beberapa hal penting yang didapatkan
sebagai mana diungkapkan oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo “ Hal penting
yang harus kita perbaiki adalah dengan perbaikan manajemen internal itu butuh
keberanian pemimpin , tidak hanya berani mencegah tetapi juga berani memberikan
contoh.” Ungkap Ganjar.
“ Titik titik yang rawan korupsi mereka ( KPK) sudah tahu , nah ini jujur saja kita
tobat sekarang atau habis sekarang.” Tegas Ganjar
Dalam Rakor tersebut juga terdapat masukan
masukan dari teman teman cukup bagus, “ Harus melibatkan DPRD, Penegak Hukum
sehingga semuanya bisa berjalan dengan fair sehingga kita harapkan dengan kita
bisa berkumpul ini , segera perbaiki masing masing dengan pengalaman kebumen
dan klaten , mereka sudah saya ingati sudah banyak kabupaten Kota yang
sebenarnya di intip ” ucap Gubernur
“ Maka mereka saya dorong untuk bisa
memperbaiki itu semua, memberikan contoh dari semua Bupati Walikotanya dan yang
kedua memperbaiki system , kita urus LHKPN , kita urus masalah Gratifikasi ,
mulai memakai E government , setelah ini kita akan mengadakan pertemuan lagi
dengan menghadirkan KPK.” Pesan Gubernur.
“ Saya juga minta komitment dari semua ,
pengawasannya masyarakat terlibat , kalo masyarakat tahu ngomong , sehingga
diperlukan orang berani dan jujur , titik rawan biasanya kalau ada proyek,
pengadaan di potongin, titik rawan berikutnya biasanya jual beli jabatan ,
perijinan dan public tahu kalau itu sering dimain mainkan.” Pungkas Gubernur.
Turut
Hadir dalam acara tersebut Walikota Tegal, KMT. Hj Siti Masitha
Soeparno, Wakil Walikota Tegal, Drs. HM. Nursholeh, Plt. Sekda Kota Tegal, Dyah
Kemala Sintha, SH, MH, Plt Inspektorat Kota Tegal, Ir Nur Effendi
Di kutip dari Walikota Tegal, KMT. Hj.
Siti Masitha Soeparno, Plt. Kepala Inspektorat Kota Tegal menyatakan bahwa di
setiap kesempatan Walikota selalu mengingatkan bahwa dalam kita bekerja harus
sesuai dengan aturan sehingga dengan hal itu akan tercipta pemerintahan yang
Good and Clean Governance
“ Kita harus benar benar melaksanakan
bersih dari korupsi di Kota Tegal dan sudah ada beberapa Peraturan Walikota dan
unit unit yang sekarang sudah dibentuk seperti Unit Pengendalian Gratifikasi (UPG),
termasuk pembentukan satgas saber pungli , sehingga dengan demikian sudah tidak
ada lagi pungutan pungutan liar dan gratifikasi di semua jajaran , terutama
bagi pimpinan bisa memberikan contoh dan teladan yang baik kepada bawahan.” Ungkapnya. (Daryani/MR/99).