Wednesday, 16 December 2015

IJIN KURANG LENGKAP SATPOL PP TUTUP TEMPAT KARAOKE INUL VIZTA

Anggota Satpol PP Saat menyegel Inul Vizta
Tegal (Media Rakyat) Tempat hiburan karaoke Inul Vizta yang berlokasi di pacifik mall ditutup oleh SATPOL PP kota Tegal pada Hari Selasa 15/12/2015 Pkl 16.15 WIB, penutupan tersebut berdasarkan adanya persyaratan yang kurang lengkap dari pihak manageman Inul Vizta. Dalam proses penyegelan tersebut sempat terjadi adu mulut antara anggota Satpol PP, security dan karyawan Inul Vizta kurang lebih sekitar satu setengah jam namun adu mulut bisa direda saat Manager Inul Vizta, Guntur mau menemui pihak Satpol PP untuk memediasi masalah penyegelan tersebut.
Saat dikonfrimasi wartawan Guntur menerangkan, bahwa pihaknya tidak bisa berbuat banyak karena memang ada salah satu persyaratan yang kurang lengkap namun pihaknya akan berusaha melengkapi persyaratan yang di ajukan oleh PP2AT. "Kami menyadari memang ada persyaratan yang kurang lengkap kami pun akan mematuhi peraturan Pemerintah untuk secepatnya melengkapi persyaratan tersebut, sambil menunggu proses sementara kami pun akan menutup tempat karaoke Inul Vizta."
Namun saat ditanya sampai kapan penutupan tersebut Guntur hanya   menjawab, kurang tahu pastinya karena sedang berupaya mengurus kelengkapan perijinan tersebut. Terangnya.
Sementara itu pihak SATPOL PP menjelaskan, dalam melakukan penyegelan tersebut pihaknya mengerahkan kurang lebih 30 anggotanya, namun saat dimintai keterangan lebih lanjut tentang proses penyegelan pihaknya hanya menjelasakan, "Kami hanya menjalankan tugas dari Walikota, karena Satpol PP Sebagai penegak Peraturan Daerah (PERDA). bukan hanya di Inul Vizta saja sebelumnya kami juga telah menyegel beberapa tempat karaoke dikota Tegal yang telah melanggar PERDA." Jelasnya. (Dar/MR/99)

Sunday, 13 December 2015

BUPATI AJAK MASYARAKAT PEMALANG BERSATU KEMBALI

Bupati Pemalang H. Junaedi, SH, MM
PEMALANG - (Media Rakyat). Dengan telah usainya pelaksanaan pemungutan suara di Kabupaten Pemalang Bupati Pemalang H Junaedi SH MM, yang secara kebetulan juga menjadi salah satu kontestan dalam pilkada meminta agar semua pihak dan masyarakat untuk kembali bersatu membangun daerah untuk kepentingan masyarakat, hal tersebut disampaikannya dalam jumpa pers dengan wartawan, Jumat (11/12).
Menurutnya meski pilkada serentak baru pertama kali dilaksanakan namun secara umum berjalan lancar, termasuk di Kabupaten Pemalang. Untuk itu ia mengucapkan terimasih pada Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forpimda) semua komponen masyarakat baik yang mendukung maupun yang berbeda, juga terhadap penyelenggara baik KPU Pemalang maupun Panwas, termasuk petugas keamanan baik Kepolisian maupun TNI serta Linmas.
Bahkan termasuk Gakumdu, insan media dan LSM.
"Saya harap pelaksanaan pilkada yang sudah berjalan aman, lancar dan kondusif mari tetap kita jaga dengan saling menghargai dan menghormati. Saya sebagai bupati bangga dengan para penyelenggara dari tingkat kabupaten hingga TPS,"tandasnya.
H Junaedi SH MM kembali menambahkan, meski tidak dapat dipungkiri suasana politik sempat hangat namun demikian ia tetap berharap pada seluruh komponen masyarakat untuk tenang dan kembali bersatu, sebab tanggung jawab melaksanakan pembangunan sesuai dengan tugasnya masing-masing masih harus terus dilaksanakan.(Heri/MR/99)

Friday, 11 December 2015

PURA-PURA MEMBANTU PELAKU PENIPUAN GASAK UANG SEBESAR Rp 9.700.000 DI MESIN ATM

Slawi (Media Rakyat) Pelaku tindak kejahatan penipuan kini berkeliaran diarea mesin ATM, dalam melakukan aksinya pelaku kejahatan mengincar kaum wanita dan ibu rumah tangga sebagai korbanya. Baru baru ini tindak kejahatan di area mesin ATM menimpa ibu Siti Rohayati yang beralamat di Desa Karanglo Rt 16/04 Kec, Jatibarang Brebes. Kamis (10/12/2015) sewaktu korban hendak mengambil uang di ATM di Telkom Slawi, Desa Slawi Kulon Kec, Slawi Kabupaten Tegal Pkl 18.30 WIB, Kartu ATM milik korban macet sehingga uang tunai tidak bisa diambil, tak selang berapa lama datang seorang laki-laki tak dikenal dengan logat bahasa mandarin menawarkan bantuan kepada korban untuk membantu supaya bisa mengambil uang miliknya, setelah korban percaya kemudian Pelaku menyuruh korban untuk memasukan kembali kartu ATM miliknya dan menyuruh korban menekan no Pin hinga 5 kali, setelah itu pria tersebut juga mengeluarkan kartu ATM miliknya untuk menekan kartu ATM milik korban namun uang tidak kunjung keluar juga. setelah itu pelaku menyampaikan kepada korban bahwa uang tidak bisa keluar dan kartu ATM nya ketelan masuk ke dalam mesin, karena sebelumnya korban terus diajak ngobrol pelaku korban ahirnya tak menyadari kalau kartu ATM miliknya sebenarnya sudah diambil dan dimasukan kedalam saku milik pelaku, dan pelaku hanya menunjukan kartu ATM milik nya kepada korban, Lalu korban pun percaya dan pergi meninggalkan area ATM namun ditengah perjalanan rasa kecurigaan korban muncul dan mengecek saldo melalui M Banking kira-kira Pkl 19.17 WIB dan diketahui saldo miliknya sudah berkurang sebesar Rp.9.700.000 karena sudah ditarik oleh korban di mesin ATM tempat lain. "Saya terus diajak ngobrol oleh pria tersebut, yang ahirnya saya tidak konsentrasi meliat kartu ATM milik saya. Saya hanya dikasih tahu bahwa kartu ATM saya tertelan masuk kedalam mesin ATM." tutur korban Esok harinya Ati (panggilan korban) melaporkan kejadian penipuan yang menimpa dirinya ke Polsek Slawi yang langsung ditangani oleh penyidik Polsek setempat. Atas kejadian tersebut Ati mengalami kerugaian sebesar Rp.9.700.000. (Farid/MR/99)

FORPIMDA KELILING KE TPS PANTAU PEMILU KADA

Forpimda Kab. Pemalang saat cek TPS
PEMALANG - (Media Rakyat).  Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) Kabupaten Pemalang yang antara lain terdiri dari Bupati Pemalang H Junaedi SH MM, Ketua DPRD Pemalang HM Agus Sukoco, Kapolres Pemalang AKBP Kinkin Winisuda SH SIK, Dandim 0711 Pemalang Let Inf Abdul Hamid SIP, Kepala Kejaksaan dan Pengadilan melakukan inspeksi keliling ke sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk mengetahui kondisi keamanan wilayah secara langsung pada saat pemilihan bupati dan wakil bupati Pemalang, Rabu (9/12).
    Monitoring pertama dilakukan di TPS yang berada diwilayah perkampungan nelayan di Tanjungsari Kelurahan Sugihwaras, dilanjutkan dengan TPS Widuri. Rombongan kemudian bergeser ke Desa Banjardawa Kecamatan Taman dan Desa Kabunan, dan terakhir melihat langsung pelaksanaan pemungutan suara di Kelurahan Kebondalem Kecamatan Pemalang. Sehingga bisa dikatakan 4 penjuru sudah dicek secara random.
      Bupati Pemalang H Junaedi SH MM pada wartawan disela inspeksi menjelaskan, jika dilihat pada pukul 10.00 angka partisipasi masyarakat sudah mencapai 40-50%, namun demikian diharapkan pada pukul `13.00 bisa mencapai 100 % namun demikian kemungkinan kecil ini bisa terlaksana melihat pelaksanaan pemilu-pemilu yang sudah. "Meski kita tetap berharap partisipasi tinggi, namun berdasarkan pengalaman pemilihan presiden dan pemilihan legislatif angka partisipasi hanya mencapai kisaran 70 %,"jelasnya.
     Sementara itu Kapolres Pemalang AKBP Kinkin Winisuda SH SIK melengkapi keterangan Bupati mengatakan jika berdasarkan monitoring yang dilakukan, hingga saat ini keadaan masih kondusif dan diharapkan akan demikian terus. Untuk keamanan petugas sudah diploting yakni 1 petugas untuk mengamankan 4 TPS dibantu dengan 2 anggota Linmas serta lainnya. Sedangkan daerah rawan secara umum tidak ada, kerawanan hanya karena kondisi geografis yang jauh itupun tidak menjadi kendala karena logistik sudah sampai lokasi pada saat yang ditentukan.
    "Namun demikian kita tetap antisipasi apabila terjadi kondisi yang krusial maka akan dilakukan tindakan sesuai dengan standar operasional prosedur yang ada, walau harapan utama semua aman lancar dan kondusif," tegasnya (Heri/MR/99)

JUNAEDI - MARTONO DALAM PENGHITUNGAN SEMENTARA UNGGUL

Paslon No. 2 Sujud Syukur
PEMALANG - (Media Rakayat). Berdasarkan hasil hitung cepat yang dilakukan oleh tim sukses pasangan No 2, pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Pemalang Junaedi-Martono hingga pukul 18.00 berhasil meraup suara mengungguli  pasangan lainnya yakni Arifin-Romi dan Agung-Afifudin. Hal tersebut diungkap dalam jumpa pers dengan wartawan di Posko Pemenangan Junaedi-Martono di Jalan Gatot Subroto.
     Ketua Tim Kampanye Junaedi-Martono, Wasisto, Rabu (9/12) sore menjelaskan berdasarkan hasil hitung cepat l count yang dilaksanakan hingga pukul 17.00 berdasarkan hasil perhitungan tim dengan margin error 1 % dengan tingkat kepercayaan 99 % didapatkan hasil bahwa pasangan nomor urut 2 Junaedi-Martono unggul mendapatkan hasil sekitar 54 %, disusul pasangan Agung-Afifudin no urut 3 dengan perolehan sekitar 41% dan terakhir pasangan Arifin-Romi dengan nomor urut 1. Adapun suara yang telah dihitung mencapai 549.562, dengan asumsi angka partisipasi mencapai 60-70 %.
     "Meskipun demikian kita akan menunggu hasil resmi dari KPU Pemalang, untuk pendukung mari kita syukuri kemenangan ini dengan bijaksana dan tetap mengawal hasil rekapitulasi yang akan dilakukan," paparnya yang disambut tepuk tangan seluruh anggota tim.
     Sementara itu calon Bupati Pemalang H Junaedi, SH, MM, atas hasil yang didapat mengucapkan terimakasih atas kerjasama semua pihak dari mulai partai politik pengusung dan pendukung, tim kampanye, relawan hingga masyarakat umum. Meski demikian ia meminta semua pihak untuk menahan diri, dan menunggu keputusan resmi dari KPU Pemalang.
    "Kita tidak boleh berbuat arogan dan menang-menangan serta saling menghormati, tidak larut dalam euforia kemenangan dengan tetap bersyukur pada Tuhan YME,"jelasnya. 
      Tak pelak dengan hasil tersebut ratusan tim dan pendukung langsung larut dalam rasa syukur dan tangis kebahagiaan, hal tersebut kemudian dilanjutkan dengan sujud syukur bersama-sama. Bahkan beberapa relawan dan pendukung ada yang meluapkan kegembiraan dengan melakukan potong rambut gundul.
    Selain berdasarkan hasil hitung cepat real count yang dilakukan tim Junaedi-Martono, dari beberapa sumber juga didapatkan hasil yang tidak berbeda dimana pasangan Junaedi-Martono tetap unggul namun prosentasenya ada yang berbeda.(Heri/MR/99)

Wednesday, 9 December 2015

KEPOLISIAN SEKTOR BOJONG TERUS DALAMI KASUS PENCURIAN DI KAMAR DUTA WISATA

Kapolsek Bojong AKP Sutarman, SH
Slawi (Media Rakyat) Menindak lanjuti cuitan akun Khaula Nisa Azkia (warga Jakarta) di Dunia maya yang merasa kecewa dengan sikap managemen Hotel Duta Wisata Guci beberapa hari lalu di group facebook Forum Warga Tegal Bersuara (FWTB) yang ramai diperbincangkan dan mendapat respon positif warga Kab, Tegal yang merasa prihatin atas kejadiaan yang menimpa Khaula Nisa (Ola).
Rabu 9/12/2015. Kapolsek Bojong AKP Sutarman SH. Membenarkan adanya laporan tersebut, namun pihaknya mendapat laporan itu bukan dari pihak korban langsung melainkan dari pihak manager Hotel Duta Wisata yermia Sugianto dengan membawa laporan tertulis dari pihak korban.
"Minggu 6/12/2015 Pkl 11.00 WIB mendapat laporan bahwa ada tindakan pencurian di Hotel Duta Wisata tepatnya di kamar pavilium NO 1 yang ditempatin korban dan beberapa teman nya, dan anggota kami langsung menuju ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) guna melakukan penyelidikan. Pkl 15.00 WIB, Sdr Yermia sugianto baru melaporkan secara resmi ke Kantor Polsek."
Sutarman juga menjelaskan Dari laporan Yermia diperoleh keterangan bahwa kejadian pencurian tersebut diperkirakan Pkl 04.00. WIB hari Minggu. Adapun yang dicuri adalah: uang tunai 2 juta Rupiah, Hp Ipon 5 warna hitam, Hp BB Q 10 warna hitam, STNK mobil Grand Livina, kaca mata Raeben, parfum bulgary, jam tangan merek Gues, uang tunai Rp.300.000, uang tunai Rp.800.000, Hp Samsung, jam tangan merek Gues, power bank, cincin batu akik, Hp samsung mega, cincin Berlian dan uang tunai sebesar 2,5 juta Rupiah. Yang semuanya milik korban dan 3 teman satu kamarnya.
Dalam hal ini Sutarman sangat menyayangkan korban yang tidak mau melapor langsung ke pihak kepolisian sehingga membuat kami sedikit kesulitan dalam mengungkap kasusnya, karena minimnya informasi dari korban dan keterangan saksi saksi, baik dari rekan korban maupun pihak manageman Hotel guna penyidikan lebih lanjut. padahal BAP langsung dari korban akan sangat-sangat membantu kami untuk mengungkap kasusnya. Namun demikian kami dan jajaran Polsek bojong akan terus mendalami kasus pencurian ini sampai tuntas dengan terus mencari keterangan dan informasi lebih lanjut.
Kapolsek Bojong juga menghimbau kepada para pengunjung OW Guci agar lebih waspada dan berhati-hati, hususnya untuk kaum wanita agar tidak mengunakan perhiasan yang sangat mencolok yang dapat mengundang niat pelaku tindak kejahatan. Dan untuk pengelola hotel maupun vila yang ada didalam OW Guci harus memberikan rasa aman dan yaman bagi para pengunjung. Tegasnya. (Farid/MR/99)

Tuesday, 8 December 2015

APEL SERPAS PAM PEMILUKADA 2015

Bupati dan Kapolres Pemalang
PEMALANG - (Media Rakyat). Kapolres Pemalang AKBP KINGKIN WINISUDA, S.H., S.I.K Senin (7/12) memimpin apel SERPRAS (Penggeseran Pasukan) pengamanan Pemilukada Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Pemalang tahun 2015, dan dilanjutkan dengan penandatanganan Berita Acara penyerahan Linmas dari Bupati kepada Kapolres Pemalang.
       Apel Serpas diikuti oleh 602 (enam ratus dua) personil POLRI yang terlibat Pengamanan TPS (termasuk BKO dari Polres Brebes 69 pers, Polres Tegal 60 pers, dan Polres Tegal Kota 55 Pers), 1 (satu) peleton Gul Anarkhis dan 1 (satu) regu Jihandak dari Brimob Den B Pekalongan, 1 (satu) peleton Dalmas Siaga Polres Pemalang, 1 (satu) peleton PHH Kodim 0711 Pemalang dan 2 (dua) peleton Linmas.
       Hadir pada apel Serpas Bupati Pemalang, Dandim 0711 Pemalang, Dansat Radar Tegal, Ketua PN Pemalang, Kajari Pemalang, Ketua PA Pemalang, Ketua DPRD Pemalang, Ketua KPU Pemalang, Ketua Panwaslu Pemalang, Wakapolres Pemalang, Para Kabag / Kasatfung dan Kapolsek Jajaran Polres Pemalang.
     Dalam sambutanya Kapolres Pemalang menegaskan bahwa apel SERPRAS Pam Pemilukada ini juga dimaksudkan untuk memantapkan kesiapan kita atas tanggung jawab dan kepercayaan yang diberikan oleh negara untuk menjamin keamanan, ketertiban dan kelancaran, demi suksesnya penyelenggaraan Pemilukada Kabupaten Pemalang tahun 2015. Untuk itu, diperintahkan kepada seluruh anggota khususnya 602 personel POLRI  dan 6.878 personel Linmas yang terlibat dalam pengamanan di TPS, agar benar – benar memahami tugas pokoknya dan melaksanakan pengamanan dengan sungguh – sungguh dan penuh keikhlasan. Segera atasi, koordinasikan dan laporkan secara berjenjang setiap permasalahan yang terjadi, agar tidak meluas, sehingga Pemilukada Pemalang berlangsung secara demokratis, bermartabat, LUBER dan JURDIL
     Pemungutan suara pada Pemilukada 2015 akan dilaksanakan di 2.164 (dua ribu seratus enam puluh empat) Unit TPS, dengan pola pengamanan sebagai berikut : TPS aman dengan 2 : 16 : 8 (2 Polri dibantu 16 Linmas mengamankan 8 TPS) dan TPS Rawan 2 : 8 : 4 (2 Polri dibantu 8 Linmas mengamankan 4 TPS).
       Sebelum mengakhiri sambutanya, Kapolres kembali mengingatkan kepada seluruh anggota TNI / POLRI agar tetap Netral, karena netral merupakan harga mati. Akan ada  sanksi tegas bila ada yang melanggar aturan ini, tegas KINGKIN WINISUDA.
Selesai apel SERPRAS, Kapolres, Bupati dan seluruh unsur Forpimda Pemalang berfoto bersama di depan pasukan pengamanan yang melaksanakan apel gelar pasukan. (Heri/MR/99)

Sunday, 6 December 2015

MASA KAMPANYE DIJARING POLISI

PEMALANG - (Media Rakyat). Pilkada serentak yang akan dilaksanakan 9 Desember yang akan datang, dan saat ini putaran terakhir kampnye terbuka untuk paslon No.2 yang didukung oleh Partai PDI Perjuangan yang dilaksankan di Stadion Sepakbola Jatidiri Comal (5/12).
      Dalam acara konvoi ratusan masa kampanye salah satu calon Bupati di Pemalang dijaring Polisi di jalur pantura, selain itu akibat membludaknya masa kampanye yang melakukan konvoi dijalur Pantura, mengakibatkan arus lalu lintas dijalur petarukan comal mengalami macet parah hingga mencapai 8 kilo meter.
     Ribuan masa kampanye salah satu calon Bupati yang memasuki jalan pantura Pemalang, satu persatu diperiksa polisi dari kelengkapan STNK, SIM, serta perlengkapan sepeda motor lainnya, seperti helm. bagi peserta konvoi motor yang kedapatan tidak melengkapi surat kendaraan serta kelengkapan lainya langsung dilakukan tindakan tegas dengan tilang ditempat.
      Selain menindak sepeda motor pihak kepolisian juga menindak masa kampanye yang melakukan konvoi dengan menggunakan kendaraan mobil terbuka, Polisi memberikan peringatan serta memaksa para penumpangnya untuk turun dan menggunakan transpotasi lain sesuai peruntukannya.
       Tindakan tegas yang dilakukan pihak kepolisian lantaran banyaknya masa kampanye yang sering melakukan konvoi dengan tidak menggunakan perlengkapan yang sesuai standard, selain itu juga sering ditemui masa kampanye yang melakukan konvoi dengan ugal-ugalan dijalan sehingga mengganggu para pengguna jalan lainnya.
      Kapolres Pemalang AKBP Kingkin Winisuda. mengatakan " Dengan dilakukan tindakan tegas semacam ini, diharapkan masyarakat bisa lebih disiplin dalam berlalu lintas serta mematuhi aturan yang ada, sehingga bisa meminimalisir terjadinya kecelakaan fatal dijalan raya." tegas Kapolres. (Heri/MR/99)

APARATUR PEMERINTAH KABUPATEN PEMALANG TURUT JAGA KONDUSIVITAS

Bupati berjabat tangan dengan TNI
PEMALANG - (Media Rakyat). Untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan potensi masalah yang dapat mengganggu kelancaran pelaksanaan tahapan pilkada serentak yang akan dilaksanakan pada 9 Desember 2015, Bupati Pemalang H.Junaedi,SH,MM menginstruksikan seluruh jajaran aparatur Pemerintah Kabupaten Pemalang untuk turut serta menjaga kondusifitas lingkungan masing – masing. Hal tersebut disampaikan Bupati Pemalang saat apel Danramil dan Babinsa tersebar TA 2015, di aula Kodim 0711/Pemalang, Selasa, (1/12).
    Selain itu, seluruh jajaran juga diminta untuk mentaati seluruh ketentuan dan peraturan yang terkait dengan pilkada, turut memberikan pemahaman tentang tahapan dan aturan pilkada kepada masyarakat serta tidak terpancing dengan upaya – upaya provokasi yang ada, baik di ruang publik maupun di dunia maya.
   Sedangkan untuk kepala Kantor Kesbangpolinmas, Bupati menginstruksikan untuk melakukan deteksi dini dan cegah dini terhadap setiap upaya yang berpotensi menimbulkan permasalahan di masyarakat.
    Sementara untuk para Camat, Lurah dan Kades, bersama dengan unsur Forum Koordinasi Pimpinan di Kecamatan, Babinsa, Bhabinkamtibmas, tokoh agama dan tokoh masyarakat, untuk selalu memantau perkembangan situasi dan kondisi lingkungan serta melakukan langkah tindakan yang diperlukan apabila terjadi permasalahan.
     Sedangkan untuk membina tramtibum (ketentraman ketertiban umum) dilingkungan masing-masing dengan dukungan dari Babinsa dan Bhabinkamtibmas, pihaknya telah membentuk Kader Siaga Tramtib (KST) di setiap desa dan kelurahan. “Sejalan dengan potensi gangguan dan konflik sosial yang mungkin timbul sebelum, pada saat dan sesudah pilkada serentak, diminta kepada Babinsa untuk secara proaktif membantu Camat, Kades dan Lurah dalam mengatasi gangguan kamtibmas yang timbul.” Tegas Bupati. (Heri/MR/99)

Saturday, 5 December 2015

BERSIH PANTAI DAN PENANAMAN CEMARA LAUT HUT NUSANTARA KE - 16

Buati beserta SKPD dan PKK
PEMALANG - (Media Rakyat). Bupati Pemalang H. Junaedi, SH, MM dan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pemalang melaksanakan kegiatan Penanaman Cemara Laut dan Bersih Pantai disekitar pantai Sumur Pandan Desa Nyamplungsari dalam Rangka Peringatan Hari Nusantara Ke -16 Jum'at (4/12).
    Kegiatan DKP menanam cemara laut senyak 4.500 batang, dimana bibit cemara laut sudah ditanam pada bulan maret 2015 dan 3.000 batang pada bulan Desember 2015. pada hari ini dilaksanakan Penanaman secara simbolis oleh Bupati Pemalang beserta SKPD lainya.
    Tujuan gerakan Bersih Pantai adalah mendorong seluruh lapisan masyarakat untuk mewujudkan, Lautku biru dan Pantaiku bersih lestari, membersihkan penyadaran dan pemahaman terhadap seluruh lapisan masyarakat tentang bahaya pencemaran laut, mendorong masyarakat untuk hidup bersih guna menjaga kelestarian lingkungan hidup, mendorong masyarakat untuk berperan serta dalam pengendalian pencemaran laut dan mendorong masyarakat untuk memulai dari diri sendiri melakukan upaya untuk mengurangi terjadinya pencemaran laut, kemudian melembagakannya menjadi suatu aktifitas berkelanjutan.
     Adapun temanya dalam Peringatan Hari Nusantara tahun 2015," Kekayaan energi dan sumberdaya mineral untuk pembangunan indonesia sebagai poros maritim dunia guna mewujudkan kejayaan dan kemakmuran bangsa".
  Bupati Pemalang H.Junaedi, SH, MM dalam sambutannya mengatakan " Pada Momentum peringatan Hari Nusantara ini saya mengajak pada seluruh masyarakat Kabupaten Pemalang, untuk bersama-sama meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan dan kelestarian kawasan pantai yang ada di seluruh kabupaten Pemalang. Mari kita saling mengikatkan satu sama lain, mulai dari keluarga, tetangga maupun orang-orang terdekat untuk tidak mengotori pantai dan tidak membuang sampah sembarangan, agar lingkungan pantai kita bersih dan sehat." tegas Bupati.(Heri/MR/99)

Friday, 4 December 2015

HUT KORPRI KE 44 SELURUH ANGGOTA TANDA TANGANI PAKTA NETRALITAS

PNS Tandatngani Pakta Netralitas
PEMALANG - ( Media Rakyat ). Dalam Peringatan HUT Korpri Ke 44 di Kabupaten Pemalang berbeda dengan daerah lainnya, selain upacara para Pegawai Negeri Sipil  (PNS) juga menggelar aksi tanda tangan pakta netralitas di sebuah kain panjang berukuran panjang kurang lebih 10 meter.
      Selain itu Bupati Pemalang H Junaedi, SH, MM yang memimpin upacara juga melakukan aksi sosial donor darah bersama dengan puluhan anggota KORPRI yang lain, setelah sebelumnya menyerahkan buku saku pada 3 perwakilan PNS yang berisi aturan, hak dan kewajiban pada Senin (30/11).  
     Bupati dalam kesempatan tersebut membacakan amanat dari Presiden RI Joko Widodo, sementara penandatangan pakta netralitas KORPRI diawali oleh Ketua Sekda Drs Budhi Rahardjo, MM diikuti seluruh pegawai dari berbagai tingkatan yang mengikuti upacara yang dilakukan di halaman Pendopo Kabupaten Pemalang.
      H Junaedi SH MM, usai upacara menyampaikan bahwa banyak harapan pada para Pegawai Negeri Sipil sebagai pelayan masyarakat. Dan penandatangan ini sebagai salah satu langkah nyata sikap netralitas PNS sebagai abdi masyarakat, negara dan bangsa. "Jaga kondusifitas, netralitas jangan ikut terbawa arus politik sesaat tapi sebagai aparatur sipil negara harus bertindak profesional, karena PNS terikat dengan aturan organisasi, tetapi kalau pribadi silahkan karena itu merupakan hak masing-masing," jelasnya.
       Sementara itu Ketua Korpri Drs Budhi Rahardjo, MM menambahkan, bahwa kegiatan peringatan HUT KORPRI juga diisi dengan kegiatan sosial yakni donor darah, sementara sebelumnya adalah pemberian tali asih. Sedangkan program ke depan adalah pemberian beasiswa untuk anak pegawai negeri golongan I dan II yang berprestasi, termasuk juga bhakti untuk masyarakat. "Untuk program ke masyarakat ke depan KORPRI akan membuat suatu program bagaimana kita bisa berpartisipasi ketika masyarakat terkena bencana ataupun lainnya," ungkap Ketua KORPRI. (Heri/MR/99)

DISTRIBUSI KOTAK SUARA DI PERCEPAT

Kotak Suara Pilkada Pemalang
PEMALANG - (Media Rakyat). Meskipun KPU Pemalang mentargetkan distribusi kotak suara untuk 14 kecamatan di Kabupaten Pemalang mulai akan dilakukan pada Kamis (3/12), namun melihat kondisi geografis sejumlah kecamatan di wilayah Selatan yang berupa pegunungan selalu diguyur hujan, maka distribusi khusus wilayah kecamatan diajukan dan sudah mulai dilakukan.
    Komisioner KPU Pemalang, Mahgfudin, Rabu (2/12), menjelaskan "jika seting kotak suara memang saat ini sedang dilakukan di aula KPU Pemalang, namun itu tidak untuk semua kecamatan karena untuk kecamatan-kecamatan tertentu yang berada di wilayah selatan seting sudah selesai dilakukan, dan saat ini sudah dilakukan distribusi.
      Distribusi untuk wilayah Selatan memang dimajukan dari rencana semula, hal ini mengingat kondisi di lapangan bahwa untuk wilayah pegunungan biasanya di atas jam 11.00 siang sudah mulai turun hujan. Sehingga untuk mengantisipasi kesulitan dilapangan distribusi dilakukan lebih awal agar medan bisa dilalui. "Yang sudah kita distribusi adalah Kecamatan Watukumpul dan Moga," jelasnya (Heri/MR/99)

KAWANAN RANMOR PANTURA DI BEKUK RES PEMALANG

Tersangka Ranmor
PEMALANG - (Media Rakyat). Berkedok mancing burung, dengan membawa peralatan berupa potongan ranting – ranting pohon yang sudah diberi lem (red. Jawa Pulut) Kamis (5/11), ARIS SUCIANTO (29 th) alamat Jl. Citarum  Kebondalem – Pemalang dan M RIYAN PRIYATNO als. TRONYOK (18 th) alamat Jl. Citarum - Kebondalem, dengan mengendarai Sepeda motor Yamaha Mio berangkat mencari sasaran sepeda motor milik petani yang diparkir di pinggir jalan dan ditinggal pemiliknya kerja di sawah. Dalam perjalanan kearah Bantarbolang, sesampainya di jalan lingkungan persawahan Desa Penggarit - Pemalang, ARIS SUCIANTO yang sudah menyiapkan kunci “ T “ yang diselipkan dibalik bajunya, langsung mendekati sepeda motor Honda Astrea Nopol G-7466-ND calon mangsanya yang terparkir di pinggir jalan, dan setelah memastikan keadaan benar – benar sepi, ARIS SUCIANTO beraksi membuka paksa anak kunci dengan kunci T dan mengambil sepeda motor tersebut. Namun apes, RIYAN als. TRONYOK rekanya yang bertugas membawa balik peralatan mancing burung dan sepeda motor Mio, mengalami kecelakaan menabrak pengendara sepeda onthel, akibatnya keduanya menderita luka cukup parah, bahkan korbanya  sekarat. Karena merasa ketakutan, lalu berpura – pura menolong ARIS SUCIANTO menukar sepeda Yamaha Mio yang di kendarai oleh RIYAN dengan sepeda motor Honda Astrea hasil curianya, dan kunci “ T “ dibuang di sungai sekitar TKP kecelakaan, masuk DPB (Daftar Pencarian Barang).
     Kecelakaan tersebut ditangani oleh Sat Lantas, namun karena RIYAN als. TRONYOK tidak memiliki surat – surat / dokumen syah kendaraan, maka kejadian tersebut di informasikan ke Sat Reskrim, dan dari hasil Interogasi yang dilakukan oleh Sat Reskrim, terungkap bahwa  RIYAN als. TRONYOK dan ARIS SUCIANTO baru saja beberapa saat melakukan kejahatan pencurian sepeda motor di jalan areal persawahan Desa Penggarit.
Setelah ARIS SUCIANTO berhasil ditangkap Senin (16/11), membenarkan pengakuan RIYAN als. TRONYOK, bahkan penyidik berhasil mengembangkan dan mengungkap belasan TKP Curanmor lainya dalam waktu yang berbeda di wilayah Kabupaten Pemalang dan keseluruhan TKP di pinggir jalan areal persawahan.
     Dalam melakukan perbuatanya di belasan TKP, ARIS SUCIANTO masing – masing melakukanya  dengan : RIYAN als. TRONYOK 2 (dua) TKP, dengan IRFAN (17 th)  alamat Jl Citarum – Kebondalem 3 (tiga) TKP, DIKA (15 th) alamat Jl. Brantas – Kebondalem 3 (tiga) TKP dan LUCKY (19 th) alamat Kebondalem 4 (empat) TKP belum tertangkap (DPO) dan masih diburu oleh Tim Buser.
ARIS SUCIANTO mengaku bahwa memilih mengambil sepeda motor dipinggir sawah, karena disamping lebih mudah mengambilnya, menurutnya pemiliknya juga tidak terlalu mempermasalahkan, mengingat rata – rata bukan motor baru. Adapun uang hasil penjualan motor curian dibagi dengan pasangan mencuri dan telah habis dipakai untuk keperluan sehari – hari. Adapun pasangan saat mencuri berganti – ganti dan rata – rata masih anak – anak, karena gampang  diajak  dan  diperintah  serta  tidak protes saat mbagi uang hasil penjualan motor curian.     
      Lain halnya dengan dengan SUPRAPTO (43 th) alamat Desa Ketapang – Ulujami, yang bersangkutan merupakan pelaku Curanmor spesialis kunci gantung. Dalam operasinya selalu berjalan kaki di sepanjang jalan sampai dengan menemukan sepeda motor yang terparkir dengan anak kunci kontak yang masih tergantung ditempatnya, maka dengan mudah PRAPTO mengambil dan membawa lari sepeda motor yang menjadi targetnya. Terbukti cara ini cukup efektif, dalam kurun waktu 2 (dua) bulan berhasil menyabet 5 (lima) unit sepeda motor yang terparkir dengan anak kunci yang masih menggantung di tempatnya di depan rumah dan juga toko - toko,  di daerah Comal, Petarukan dan Pemalang, tutur PRAPTO dengan lugu kepada penyidik.
        Pelaku ditangkap Tim Buser Sat Reskrim Polres Pemalang pada saat menawarkan sepeda motor Honda Beat warna hitam Nopol G-5698-JW hasil curianya di daerah Pagaran Pemalang, kepada Tim Buser yang melakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut di daerah Comal. Saat dilakukan pemeriksaan, yang bersangkutan juga mengakui telah mengambil Honda Mega Pro di Petarukan akhir Oktober 2015 dan telah dijual kepada seseorang di daerah Pekalongan seharga Rp 3.500.000,- (tiga juta lima ratus ribu rupiah). Adapun uang penjualanya telah dipakai untuk keperluan sehari – hari dan tinggal sisa Rp 500.000,- (lima ratus ribu rupiah), disita penyidik untuk barang bukti.  Dari perbuatan ke lima pelaku, sementara Penyidik berhasil menyita 14 (empat belas) sepeda motor hasil curian berbagai merk dan type.
     Kapolres Pemalang AKBP KINGKIN WINISUDA, S.H., S.I.K. menegaskan bahwa ARIS SUCIANTO dalam melakukan perbuatanya menggunakan kunci “T” dan sering kali mengajak anak dibawah umur, hal ini disebabkan karena anak selain gampang diajak, juga tidak melakukan protes saat pembagian uang hasil penjualan motor curian.
     Lain halnya dengan tersangka SUPRAPTO, pelaku tunggal yang mengincar sepeda motor sasaranya dengan anak kunci yang menggantung / menempel ditempatnya, selain gampang mengambil, uang hasil penjualanyapun menjadi miliknya sendiri. Tersangka kelompok ARIS SUCIANTO dijerat dengan pasal 363 ayat (1) ke 4e dan 5e KUHP, dengan ancaman hukuman 9 (sembilan) tahun penjara. Khusus untuk tersangka IRFAN dan DIKA karena masih dalam kategori anak - anak, maka penyidikanya secara khusus dan dalam perlakuan khusus pula sebagaimana diatur dalam Undang – undang RI Nomor 11 Tahun 2012 tentang Peradilan Anak.
      Sedangkan tersangka SUPRAPTO dijerat dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama 7 (tujuh) tahun penjara. Dan seluruh pelaku ditahan di Rutan Polres Pemalang.(Heri/MR/99)

MARINES CYCLING COMMUNITY KAMPANYE BIKE TO WORK

Dispen Kormar (Jakarta) Sejumlah daerah di Indonesia dan dunia sudah masuk ke masa transisi menuju era new normal, atau disebut juga denga...

Popular posts