Tuesday, 6 September 2016

POLRES PEMALANG GELAR APEL PENGAMANAN IDUL ADHA 1437 H DAN LIBUR PANJANG

PEMALANG - (Media Rakyat). Dalam rangka kesiapan Polri dalam menyambut hari raya Idul Adha dan libur panjang, Polres Pemalang melaksanakan gelar Apel Kesiapan Pengamanan Dalam Rangka Idul Adha 1437 H dan Libur Panjang di wilayah Hukum Polres Pemalang di halaman depan Mapolres. Senin (05/09/2016).
Kegiatan gelar Apel Pengamanan Dalam Rangka Idul Adha 1437 H dan Libur Panjang dipimpin langsung oleh Kapolres Pemalang Pemalang AKBP Kingkin Winisuda, S.H., S.I.K dengan di ikuti Wakapolres, para Kabag, Kasat, Kapolsek Jajaran serta pasukan apel anggota baik Polres maupun Polsek.
" Kegiatan pelaksanaan apel ini Untuk mengantisipasi siskamseltibcarlantas pada hari libur / cuti bersama hari Raya Idul Adha 1437 H perlu antisipasi guna meminimalisir kemacetan di jalur pantura maupun selatan dan jalur menuju / tempat wisata, hiburan, perbelanjaan dengan aman dan lancar ".di sampaikan Kapolres Pemalang Senin (05/09/2016).
" Mengantisipasi kemacetan pada penggal jalan rawan kemacetan. Menyiapkan pasukan siaga  yang sewaktu – waktu dapat digerakkan membantu penanganan gangguan Kamtibmas maupun Kamseltibcarlantas.
Melaksanakan pengamanan Malam Takbir, pelaksanaan sholat Idul Adha 1437 H dan tempat pembagian daging hewan korban untuk terwujudnya situasi kamtibmas yang tetap kondusif di wilayah hukum Polres Pemalang ".pungkas Kapolres Pemalang AKBP Kingkin Winisuda,SH. SIK.
Tujuan  dari pelaksanaan Apel Pengamanan Dalam Rangka Idul Adha 1437 H dan Libur Panjang adalah untuk pengecekan terhadap kesiapsiagaan anggota dan kesiapan sarana dan prasaranayang akan digunakan dalam pelaksanaan tugas nanti, dan melalui apel ini diharapkan kekurangan dan kendala akan dapat diatasi dengan sesegera mungkin.Sebelum pelaksanaan apel dimulai, Kapolres dan pejabat utama Polres melakukan penegecekan Ranmor Dinas baik Polres maupun Polsek jajaran. (Heri/MR/99)

Monday, 5 September 2016

GOWES SOLIDITAS MUSPIKA UNTUK TAMAN YANG AMAN

PEMALANG - (Media Rakyat). Dalam rangka mempererat tali silaturahmi, Kapolsek Taman AKP Pranata, SH, MH melaksanakan Gowes Soliditas bersama dengan jajaran Muspika dan Stake Holder yang ada di wilayah Kecamatan Taman Kab. Pemalang Jawa Tengah. Jumat (02/09/2016)
Gowes sepeda bersama yang menempuh jarak -/+ 5 KM sampai finish pantai muara desa Asemdoyong Kec. Taman Kab. Pemalang Jawa Tengah ini diikuti dengan sangat semangat oleh semua peserta dari Kapolsek Taman beserta anggota, Camat Taman beserta staf dan karyawan serta dari perwakikan kantor Imigrasi Kab. Pemalang yang kebetulan berlokasi di wilayah kec. Taman
Sesampainya finish di pantai muara yang sangat indah kemudian melepas lelah sejenak dan disambut ramah oleh Kepala desa serta warga desa Asemdoyong bersama - sama menikmati sajian ikan bakar khas Asemdoyong sambil memandang keindahan pantai muara desa Asemdoyong.
Kegiatan Gowes tersebut mendapat sambutan positif dari para Muspika kecamatan Taman dan diharpakan kedepan semakin ditingaktkan untuk semakin mempererat jalinan silaturahmi Puspika dan masyarakat kecamatan Taman Pemalang.
"Kegiatan ini sangat positif dan efektif untuk meningkatkan Soliditas, kekompakan serta sinergitas antar instansi dan Stake Holder yang ada di wilayah Kec. Taman ". tutur bapak Camat Taman Bejo Suwarno, S. IP yang juga turut bersepeda bersama yang juga mengajak beberapa staf dan karyawan Kantor Kec. Taman
Kapten Muslih Danramil 02 Taman yang juga ikut bersepeda bersama anggotanya juga menyampaikan sangat mendukung kegiatan ini dan harus rutin dilaksanakan dalam berbagai kegiatan sebagai bentuk soliditas, kekompakan dan sinergitas dijajaran Muspika Kec. Taman
Tidak lupa pada kegiatan ini juga dilaksanakan sosialisasi anti radikalisme dengan memasang baner berisikan Anti Radikalisme, Terorisme, Komunisme dan Intoleransi.Usai menikmati sajian kemudian dilanjutkan berfoto bersama seluruh peserta Gowes Sepeda dengan perangkat desa dan masyarakat desa Asemdoyong.(Heri/MR/99)

POLWAN POLRES PEMALANG SYUKURAN POTONG TUMPENG DI HARI JADI KE 68

PEMALANG - (Media Rakyat). Dalam rangka memperingati  HUT Polwan ke 68, Polwan Polwan Polres Pemalang melaksanakan syukuran bersama di Aula Bhayangkara Mapolres.  Jumat (02/09/2016).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Pemalang  AKBP Kingkin Winisuda, S.H., S.I.K dengan diikuti Wakapolres, Pejabat Utama Polres, anggota dari masing – masing Satfung dan Polwan baik  Polres maupun Polsek jajaran.
" Kapolres menyampaikan Dirgahayu Polwan Republik Indonesia ke 68 kepada Polres Pemalang, semoga dihari jadi Polwan ini akan semakin mendorong semangat an komitmen untuk terus meningkatkan kinerja guna memberikan pengabdian terbaik bagi Polres Pemalang khususnya dan bagi masyarakat , bangsa dan negara pada umumnya ". Dalam sambutannya Kapolres Pemalang AKBP. Kingkin Winisuda, SH.SIK.
Kapolres berpesan bahwa" Untuk  kedepan Polwan masih dihadapkan pada tantangan tugas yang semakin berat dan kompleks, persoalan sosial yang  semakin dinamis sebagai dampak globalisasi serta tindak pidana yang semakin beragam dan memanfaatkan teknologi informasi dengan dimensi yang semakin luas ".Pesan Kapolres Pemalang 
sebelum mengakhiri sambutannya Kapolres mengajak" seluruh Polwan Polres Pemalang untuk bersama – sama memperbaiki citra kepolisian negara Republik Indonesia dan membangun kembali kepercayaan masyarakat terhadap Polri melalui Program Promoter. Polwan diharapakan dapat menjadi promotor serta berperan aktif sebagai Ambassador dalam program Promoter ". Kapolres Pemalang Kingkin Winisuda, SH.SIK. Jumat (02/09/2016).mengakhiri sambutannya.
Kemudian Acara dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng oleh Kapolres Pemalang dan diserahkan secara simbolis kepada Polwan termuda Polres Pemalang yaitu Bripda Neta anggota Polsek Taman.Dirgahayu Polwan ke 68, Semoga Semakin Jaya !!!!(Heri/MR/99)

Saturday, 3 September 2016

TEGAL DAN BANDUNG KERJASAMA PENGEMBANGAN SMART CITY

BANDUNG- (Media Rakyat). Walikota Tegal KMT Hj. Siti Masitha Soeparnoi bersama Walikota Bandung H Ridwan Kamil menandatangani MoU (Memo of Understanding) pengembangan konsep Smart City.
Penandatanganan MoU antara Pemkot Tegal dengan Pemkot Bandung dilaksanakaan saat acara Indonesia Smart City Forum 2016 yang berlangsung di Trans Luxury Hotel Bandung. Jumat (2/9). Kegiatan Indonesia Smart City Forum 2016 merupakan ajang untuk berbagi dan mengembangkan aplikasi dan teknologi informasi sebagai penunjang Smart City antara Kota Bandung dan Kota/Kabupaten lainnya di Indonesia.  
Menurut Walikota Tegal penandatanganan ini adalah langkah awal Pemerintah Kota Tegal menuju Smart City dengan dukungan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) sehingga tidak lama lagi Kota Tegal akan terintegrasi dengan Kota dan Kabupaten lainnya di Indonesia.
Pengembangan smart city di Kota Tegal diharapkan juga dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik kepada maayarakat. Apalagi saat ini perkembangan teknologi semakin memperlihatkan kemajuannya. Hal tersebut tentu sesuai dengan misi Pemkot  Tegal yakni mewujudkan masyarakat Kota Tegal yang sejahtera dan bermartabat berbasis pelayanan prima.
Walikota Bandung Ridwal Kamil dalam sambutannya mengatakan teknologi bisa membawa Indonesia menjadi negara hebat dengan kolaborasi antar pemerintah daerah dan mengurangi kompetisi. Adapun tujuan acara ini adalah bersama memperlihatkan kemajuan teknologi di daerah yang sudah melakukan konsep Smart City untuk meningkatkan kualitas layanan ke masayarakat, reoformasi birokrasi dan penghematan anggaran yang bersifat teknologis.
Adanya konsep Smart City di Kota Bandung merupakan sebuah kebutuhan bukan untuk gaya-gayaan. Dengan konsep ini pemerintah sekarang ini dapat mengetahui seberapa banyak masyarakat yang tidak puas dengan pelayanan pemerintah.  Tidak hanya Kepala Daearah saja yang dapat mengevaluasi pejabat, tapi adanya konsep Smart City masayarakat pun dapat mengevaluasi kinerja pejabat," jelas Ridwan Kamil.
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Asman Abnur mengatakan acara ini diselenggarakan dalam rangka mewujudkan Kota Cerdas atau Smart City dengan memanfaatkan kemajuan teknologi informasi.
Sesuai dengan Peraturan Presiden No. 81 Tahun 2010 tentang Grand Design Reformasi Birokrasi, Pemerintahan yang berkelas dunia diharapkan tercapai di tahun 2025. Salah satu penopang utamanya adalah implementasi e-government melalui pembentukan Smart City. 
Konsep ini dianggap sebagai solusi dalam mengatasi kemacetan kota, sampah yang berserakan, ataupun pemantau kondisi lingkungan di suatu tempat, selain itu itu juga smart city juga untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat perkotaan," pungkas Asman.
Acara ini dihadiri 18 Walikota, 10 Wakil Walikota, 6 Bupati, serta 244 orang perwakilan dari Kota dan Kabupaten Seluruh Indonesia. Selain itu hadir pula Ketua Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Airin Rachmi Diany serta Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat DR. H. Iwa Kariwa. (daryani/MR/99)

CHAPLIN BAND IKUT MERIHAKAN MALAM RESEPSI HUT KEMERDEKAAN RI KOTA TEGAL

Aksi Chaplin Band di panggung
TEGAL - (Media Rakyat). Group Parodi Chaplin Band asal Jakarta menjadi hiburan yang mampu mengocok perut penonton saat Malam Resepsi Hari Ulang Tahun (HUT) ke-71 Kemerdekaan RI tingkat Kota Tegal.
Peringatan HUT ke-71 Kemerdekaan Republik Indonesia, di Kota Tegal yang mengusung tema “Dengan Semangat Proklamasi 17 Agustus 1945, Kita Mantapkan Pengabdian dan Kerja Nyata  Demi Kelanjutan Pembangunan Menuju Kota Tegal yang Makin Maju dan Sejahtera” di tutup dengan malam resepsi di Pendopo Ki Gede Sebayu Kota Tegal, Rabu (31/8).
Acara resepsi tersebut merupakan puncak dari rangkaian peringatan hari ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia di Kota Tegal. Mulai dari malam tasyakuran, upacara, penyerahan SK remisi narapidana, jalan sehat massal, pawai pembangunan dan ditutup acara resepsi.
Dalam sambutannya Walikota Tegal mengatakan hiburan yang ditampilkan diharapkan menjadi tontonan yang menghibur warga Kota Tegal.
“Malam resepsi ini, kita akan dihibur oleh seniman Kota Tegal, Ki Barep, semoga menjadi tontonan yang menghibur dan melenturkan urat syaraf ketawa kita karena malam ini juga akan dihibur oleh tamu kita band parodi, Chaplin Band dari Jakarta,”ungkap Walikota.
Chaplin Band dari Jakarta berpakaian serba putih dan aksesoris bendera di leher menampilkan belasan lagu yang hampir satu setengah jam tanpa henti dengan diselingi banyolan khas band, yang personelnya sebelumnya ada salah satu yang merupakan anggota Wong Pitoe Band. Dalam penampilannya vokalis juga mengajak para anggota Paskibra Kota Tegal dan tamu undangan yang hadir untuk bernyanyi  bahkan berjoged bersama di panggung. 
Tak kalah menarik, acara juga dimeriahkan dengan penampilan Paduan Suara Gita Suara Praja Utama Pimpinan Plt Sekda Kota Tegal, Dyah Kemala Sintha, SH, MH yang menyanyikan lagu Hujan Dimalam Minggu dan Indonesia Jaya. Paduan suara tersebut beranggotakan seluruh Kepala SKPD di Lingkungan Pemkot Tegal.(Daryani/MR/99)
 
 

Thursday, 1 September 2016

KAPOLRES BERIKAN REWARD ANGGOTA YANG BERPRESTASI DAN TALI ASIH ANGGOTA YANG PURNA TUGAS

PEMALANG - (Media Rakyat). Dalam rangka untuk memacu semangat bagi anggota Polres Pemalang dalam menjalankan tugasnya dengan penuh tanggung jawab, Kapolres Pemalang AKBP Kingkin Winisuda, S.H., S.I.K memberikan reward kepada Anggota yang berprestasi bulan Agustus di halaman belakang Mapolres Pemalang. Kamis (01/09/2016).
Bersamaan dengan pemberian reward, Kapolres juga memberikan Tali Asih kepada anggota Polres Pemalang yang memasuki pensiun atau Purna Tugas. Anggota Polres Pemalang yang memasuki purna tugas sejumlah tiga belas orang.
Selesai memberikan Reward dan tali asih, Kapolres menyampaikan arahan kepada seluruh peserta apel pagi. Dalam arahannya, Kapolres berharap dengan pemberian reward  kepada anggota yang berprestasi akan memacu bagi anggota yang lain untuk lebih meningkatkan kinerja, tanggung jawab serta dedikasi dalam pelaksanaan tugasnya.
Kapolres juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi – tingginya kepada anggota yang memasuki pensiun, atas pengabdian serta loyalitas yang diberikan kepada Polri selama bertugas. Diharapkan anggota yang purna tugas tetap mendukung tugas – tugas Polri dalam menjaga Harkamtibmas.
Anggota yang mendapatkan reward bulan agustus adalah Bripka Arif Kumaedi, S.H (anggota Polsek Watukumpul), Brigadir Nurdhian (anggota Polsek Pemalang) dan Pengtu Ramini (Banum Siwas).(Heri/MR/99)

BUPATI PEMALANG TERIMA HIBAH RUSUNAWA

Penandatanganan Hibah Rusunawa
PEMALANG - (Media Rakyat). Bertempat di auditorium Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Rabu (31/8/2016), Bupati Pemalang H. Junaedi, SH,MM menandatangai berita acara serah terima Barang Milik Negara (BMN).
Kabupaten Pemalang menerima 96 unit rumah susun. Menurut Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Pemalang, Ir. Sudaryono,CES bahwa nantinya akan ada verifikasi ulang untuk penghuni rusun tersebut. Sedangkan untuk fasilitas listrik dan air akan disesuaikan dengan tarif sosial sehingga tidak membebankan penghuni. Lebih lanjut nanti akan dibentuk UPT yang menangani rumah susun tersebut.
"Setelah penandatanganan tersebut berarti barang sudah diserahkan kepada pemerintah daerah Dalam pengelolaan maupun verifikasi ulang untuk penghuni rusun tersebut ".penjelasan Bupati Pemalang H.Junaedi, SH, MM.
"Agar penghuni selalu mengikuti aturan yang berlaku dan nantinya akan ada verifikasi untuk menjaring masyarakat yang benar-benar membutuhkan rumah dengan berasaskan keadilan ".himbauan Bupati Pemalang Rabu (31/8/2016).
Dengan adanya penyerahan Rumah susun tersebut, sudah mutlak untuk pemerintah Daerah nantinya  yang akan mengelola rusun. disamping itu juga saat sekarang ini rusun sudah ada yang menempati, namun pemerintah akan memverifikasi kembali agar berasaskan keadilan.
Penandatanganan tersebut untuk diserahterimakan kepada 3 Pemerintah Provinsi, 39 Pemerintah Kabupaten, 20 Pemerintah Kota dan 7 yayasan melalui Ditjen Cipta Karya dan Ditjen Penyediaan Perumahaan dengan nilai 1,002 trilyun yg dibangun antara 2009- 2013. (APM). (Heri/MR/99)

RIBUAN BOTOL MIRAS DIMUSNAHKAN DENGAN KENDARAAN BERAT

Pemusnahan Miras
TEGAL-( Media Rakyat ) 31/08/2016,  Kesadaran masyarakat agar tidak mengkonsumsi atau menjual belikan minuman yang mengandung alkohol, yang diatur dalam Perda Nomor 5/2006 tentang larangan minuman beralkohol yang belum ditanda tangani gubernur karena belum direvisi, walikota akan minta kepada DPRD untuk segera merivisi. Perda Nomor 5 tahun 2006, supaya segera ditandatangi oleh gubernur,” tegas walikota tegal KMT siti masitha soeparno. 
Sekitar pukul 08:00 di halaman GOR Wisanggeni melalui satuan polisi pamong praja (Satpol PP,) agar tetap menertibkan baik jenis minuman keras, karena apapun itu jenisnya minuman keras akan merusak moral bangsa, maka kita harus tetap memberantas,agar kota tegal yang kita cintai ini terhindar dari jenis miras yang sangat merugikan diri kita sendiri.
Kapolres Tegal Kota AKBP Firman Darmansyah SIK mengatakan Polres mendukung sepenuhnya kebijakan walikota, soal pemusnahan miras. Apalagi ada payung hukumnya yakni Perda Nomor 5 tahun 2016 tentang larangan minuman beralkohol. Intinya baik Polres maupun pemerintah kota  Tegal bersama-sama menghendaki Kota Tegal aman dan kondusif. Karena setiap tindak kejahatan biasanya diawali akibat minum berbentuk miras. dan segala kejahatan yang di Lakukan terlebih dahulu mengonsumsi jenis miras tersebut sebelum beraksi  katanya biar berani. Untuk itu miras adalah awal dari segala kejahatan , dan pada saat di tanya media pun mgangatakan dengan lugasnya kalau gak salah ada riwayatnya kan,” kata Kapolres.ujarnya. ( Daryani/MR/99)

WALIKOTA BERI PENGHARGAAN DAN TALI ASIH KETUA RT/RW KEC. TEGAL SELATAN DAN MARGADANA

TEGAL- (Media Rakyat). Walikota KMT Hj. Siti Masitha Soeparno memberikan penghargaan dan tali asih berupa uang pembinaan kepada Ketua RT 05 RW 08 Kelurahan Randugunting Imam Suswo Husodo dan Ketua RW 10 Kelurahan Randugunting Abu Asnadi atas prestasinya menjadi Ketua RT dan RW Terbaik di Kota Tegal.  Penghargaan dan uang pembinaan diserahkan lansgung Walikota pada acara resepsi HUT RI ke-71 di Kecamatan Tegal Selatan yang disaksikan oleh Plt Sekda Dyah Kemala Shinta, SH, MH Camat Tegal Selatan Herlien Tjokrowati dan  Segenap Jajaran Pemerintah Kota Tegal , Selasa (30/8).
Camat Tegal Selatan Herlien Tjokrowati dalam sambutannya mengatakan atas nama masyarakat Kota  Tegal Selatan mengucapkan terimakasih atas berbagai pembangunan yang dilakukan di Kecamatan Tegal Selatan seperti GOR mini, betonisasi dan perluasan Jalan Gatot Subroto serta Pembangunan Kampung Batik. Menurutnya adanya pembangunan GOR mini bertujuan agar masayarakat Tegal Selatan menjadi lebih sehat. Selian itu adanya betonisasi dan perluasan Jl. Gatot Subroto menjadikan masyarakat menjadi nyaman ketika melewatinya. “adanya pembangunan Kampung Batik diharapkan Kecamatan Tegal Selatan kedepan dapat menjadi tujuan turis domestik dan asing”, ucap Herlien.
Herlien juga mengucapkan terimkasih atas rencana Walikota yang akan memberikan bantuan air bersih pada masyarakat berpenghasilan rendah di tujuh kelurahan di Kecamatan Tegal Selatan. “Untuk itu marilah kita semua masyarakat Tegal Selatan untuk saling bergandeng tagan untuk mendukung dan melaksanakan program-program Walikota untuk mensejahterakan masyarakat Tegal Selatan”.Ajak Herlien.
Dalam sambutanya Walikota mengucapkan selamat kepada warga masyarakat yang telah mengisi perayaan kemerdekaan dengan berbagai kegiatan. “Kita harus mensyukuri karena dapat menghirup kemerdekaan ini dan harus mengisinya dengan kegiatan yang positif dan produktif terutama untuk pembangunan”, ucap Walikota.
Walikota juga mengapresiasi kepada Ketua RT dan Ketua RW yang mendapat pengahrgaan. Menurutnya penghargaan ini hendaknya menjadi motivasi kepada semua komponen masyarakat untuk mengajak seluruh elemen masayarakat untuk berperan dalam proses pembangunan. Melalui hasil pembangunan yang semakin nyata  membuat masyarakat menjadi semakin sejahtera.
Terkait pembangunan GOR MINI, Walikota mengatakan bahwa langkah ini adalah salah satu bentuk kepedulian Pemerintah Kota Tegal untuk memajukan dan mensehatkan masyarakat Tegal Selatan. Selain itu GOR tersebut nantinya akan digunakan untuk menggelar event pekan Olahraga Provinsi (Porprov 2016) di Kota Tegal karena itu Walikota berharap masyarakat Tegal Selatan siap untuk menyambut event ini. Mengenai Pembangunan Kampung Batik, Walikota berharap dapat ikut menambah kemajuan perekonomian di lingkungan Tegal Selatan.
Selain di Kecamatan Tegal Selatan walikota juga memberikan penghargaan dan tali asih kepada ketua RT 01 RW 01 kelurahan Cabawan Sri Hartati sebagai Ketua RT Teladan tingkat kecamatan Margadana dan Tanuri Ketua RW 01 Kelurahan Cabawan sebagai ketua RW teladan tingkat Kecamatan Margadana. Pengahargaan diserahkan Walikota Tegal pada acara Resepsi HUT RI ke-71 di Kelurahan Kalinyamat Kulon Kecamatan Margadana Kota Tegal. Walikota juga memberikan tali asih berupa uang pembinaan kepada grup band pengisi acara Galespatia dari SMP 4 Kota Tegal dan anak-anak SD Global Inbyra Kota Tegal.
Dalam sambutannya walikota mengatakan saat ini waktunya untuk membangun, menurut walikota anak-anak muda sekarang ini harus terus membangun lewat karya dan kreasi. Sehingga kita menjadi bangsa yang cerdas dan sehat tidak mengenal narkoba. djelaskan walikota sekarang ini kota tegal tenagh menda
Walikota bepesan belajar yang baik, terus beprestasi, jangan ada tawuran, jauhi narkoba. walikota juga mengatakan tahun depan akan mengadakan festival pelajar, walikota juga akan mengdakan peralatan band di tiap kecamtan. Selain idol tahun 2017 juga akan diadakan tegal idol, untuk mengisi kemerdekaan dengan kraasi. Semua ini dipersembahkan untuk masarakat.
Walikota juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi dengan hasutan dan radikalisme yang tujuannya hanya untuk memecah belah persatuan masyarakat Kota Tegal . “Marilah kita jadikan Kota Tegal sebagai kota percontohan baik di tingkat Provinsi, Nasional maupun International tunjukan bahwa Kota Tegal siap membangun, siap mengisi kemerdekaan dan siap bekerja secara professional”.
Kepada seluruh PNS yang hadir Walikota berpesan dalam era pembangunan ini kita harus gerak cepat karena pertumbuhan ekonomi dan masyarakat semakin hari semakin tumbuh dan tidak bisa kita tahan dengan hasil kerja biasa. Kita harus menghasilkan pekerjaan luar biasa sehingga dapat sehingga masyarakat dapat menerima hasil pembangunan secara optimal.“Berbagai penghargaan yang telah diraih Kota Tegal semata mata dipersembahkan untuk masyarakat Kota Tegal” pungkas Walikota. (Daryani/MR/99)

KECAMATAN TEGAL TIMUR PENYELENGGARA RESEPSI TERBAIK

TEGAL – (Media Rakyat). Kecamatan Tegal Timur menjadi penyelenggara terbaik Resepsi Tingkat Kecamatan yang diselenggarakan Selasa (30/8) pada sore dan malam hari.
Hal tersebut diungkapkan Walikota Tegal saat memberi sambutan Malam Resepsi HUT Kemerdekaan RI ke-71 di Pendopo Kecamatan Tegal Timur, Selasa (30/8).
“Saya harus menyampaikan apresiasi saya, bahwa Kecamatan Tegal Timur ini memppunyai panggung dan dekorasi yang terbaik pada malam hari ini. Tentu saja ini adalah hasil kerja sama dan team work. Kita tidak bsia berjalan sendiri, tetapi harus menjadi kesatuan dan satu tujuan,”ungkap Walikota.
Pemberian anugerah penyelenggara terbaik dilaksanakan pada Malam Resepsi Tingkat Kota Tegal di Pendopo Ki Gede Sebayu Kota Tegal, Rabu (31/8) malam.
Malam resepsi tingkat kecamatan dilaksanakan di empat kecamatan. Untuk sore hari pukul 15.30 dilaksanakan di Kecamatan Tegal Selatan dan dilanjutkan pada pukul 16.00 WIB di laksanakan di Kelurahan Kalinyamat Kulon (Kalkul) Kecamatan Margadana. Sementara  pada malam hari pukul 19.30 WIB dilaksanakan di Kecamatan Tegal Barat dan dilanjutkan di Kecamatan Tegal Timur.
Di Kecamatan Tegal Barat, Walikota memberikan tali asih kepada para pengisi acara seperti para penari Sanggar Tari Sasando, yang membawakan Tari Cental Centil. Para penari yang bernama Raya, Nailya, Kirana, Alya, Ara mendapatkan tali asih sebesar Rp. 500 ribu dari Walikota.. Selain itu Walikota memberikan penghargaan kepada Ketua RT dan RW teladan di Kecamatan Tegal Barat.
Walikota Tegal mengatakan penyelenggaraan Resepsi di Tingkat Kecamatan guna napak tilas, selama 71 tahun kemerdekaan bangsa Indonesia bukan waktu yang singkat.
“Pembangunan Kota Tegal tetap mengimplementasikan kerja kerja kerja dan tahun ini kerja nyata, Dapat di lihat di Kota Tegal dilihat pembangunan insfastruktur dan poelayanan masyarakat.
Kerja nyata Pemkot Tegal tidak lepas dari kontribusi masyarakat Kota Tegal dengan memberikan tenaga dan pikirannya untuk pembangunan Kota Tegal,” ungkap Walikota.
Sementara di Kecamatan Tegal Timur, Walikota menyerahkan puluhan tas sekolah kepada anak-anak RW 09 Kelurahan Mangkukusuman. Tas sekolah itu sebagai hadiah Walikota kepada anak-anak saat Resepsi Peringatan HUT ke-71 Kemerdekaan RI di RW 09 Kelurahan Mangkukusuman. “Saat itu anak-anak menyanyikan bersama lagu Hari Merdeka dan mereka mendapat hadiah tas sekolah,” jelas Walikota.
Berbagai pentas seni memeriahkan Resepsi HUT Kemerdekaan RI juga dilaksanakan di Pendopo Kecamatan Tegal Timur. Antara lain penampilan dari guru-guru SMP 10 dan SMP 14 Kota Tegal.
Tali asih juga diberikan langsung oleh Walikota kepada para penari yang mengisi malam resepsi yang diterima pelatihnya.
Tak ketinggalan Ketua RT dan RW teladan di Kecamatan Tegal timur diberi anugerah oleh Walikota Tegal. (Daryani/MR/99)

WALIKOTA WISUDA 147 MAHASISWA AKPER PEMKOT TEGAL

Walikota geser tali
TEGAL – (Media Rakyat). Walikota Tegal KMT Hj. Siti Masitha Soeparno mewisuda 147 mahasiswa Akademi Keperawatan Pemerintah Kota Tegal angkatan ke XVI Tahun Akademik 2015/2016 di Auditorium Akper Pemkot Tegal, Rabu (31/8).
Dari 147 mahasiswa tiga diantaranya masuk peringkat 3 besar dengan cum laude yakni Ade Sulis Setiani dengan IPK 3.77, Hija Munaji dengan IPK 3.71 dan Artika Aji Ratna Putri dengan IPK 3,69.
Walikota dalam kesempatan itu memberikan penghargaan kepada wisudawan terbaik yang didampingi para orang tuanya.
Usai dilantik, seluruh wisudawan kemudian melaksanakan pengambilan sumpah profesi yang dilakukan oleh Ketua Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Provinsi Jawa Tengah Edy Wuryanto SKp., M.KEP.
Walikota Tegal mengucapkan selamat kepda wisudawan dan mengharapkan para wisudawan harus siap dengan agenda pengembangan kualitas pelayanan kesehatan berbasis teknologi informasi.
“Menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi saja belum cukup dijadikan modal untuk menjadi perawat yang  baik. Perlu diingat, dipahami, ditanamkan dalam hati sanubari dan diamalkan dalam peruatan bahwa menjadi seorang perawat berarti harus siap untuk terjun dalam bidang kemanusiaan, yang menuntuk kepekaan sosial,” ungkap Walikota.
Ditambahkan Walikota, dengan pekerjaan yang berhubungan dengan kemanusiaan membutuhkan kelapangan hati dan keihlasan dalam menjalankannya. “Oleh karena itu saya berpesan, untuk selalu ramah, tersenyum, sopan santun dan mau mendengar keluhan para pasien, apapun suasana hati kita saat itu,” harap Walikota.
Direktur Akper Wiharto, S.Kep, M.Si mengatakan Akper Pemkot Tegal yang berdiri pada tanggal 18 Mei 1998 dan diusianya yang ke-18 ini, akper telah meluluskan sebanyak 16 angkatan dengan lulusan sebanyak 1.361 lulusan, dengan penyerapan lulusan lebih dari 75 persen.
Disebutkan Wiharto, beban studi yang ditetapkan kepada mahasiswa sebanyak 110 SKS mampu diselesaikan oleh hampir seluruh lulusan, yaitu 96 persen dalam waktu 6 semester atau 3 tahun.
“Para lulusan Diploma III Akper Pemkot Tegal ini sesuai dengan kurikulum dan evaluasi hasil pendidikan telah dinyatakan trampil dan mampu menyelesaikan masalah keperawatan secara mandiri dan berkelompom sesuai standar asuhan keperawatan,” ungkap Wiharto.
Program pendidikan yang kami  berikan telah dirancang ntuk menumbuhkan sikap profesionalisme sehingga mahasiwa nantinya siap untuk menjadi perawat yang berkualitas, melalui pelaksanaan praktek keperawatan di rumah sakit. Rumah sakit yang digunakan adalah RSUD Kardinah Tegal, dr. Soesilo Slawi, RSUD Brebes, RSI PKU Muhammadiyah Singkil, RSU Bhakti Asih, RSUD Kraton dan Bendan Pekalongan serta RS Jiwa Daerah Surakarta.
Selain itu, mahasiswa juga melaksanakan praktek keperawatan di Puskesmas di Kota Tegal, di masyarakat sebagai daerah binaan, serta Panti Wreda Bhisma Upakara Pemalang dan Panti Wreda Purbo Yuwono Brebes. Dosen di Akper sejumlah 18 orang dosen tetap dan staff tata usaha/administratif sebanyak 19 orang. Untuk meningkatkan kualitas dosen, jumlah dosesn yang telah S2 dan spesiali sebanyak 8 orang dan yang sedang menempuh pendidikan lanjut magister keperawatan di Universitas Indonesia, Universitas Diponegoro dan Universitas Cirebon sebanyak 8 orang.
Tahun ajaran baru ini, tahun akademik 2016/2017 mahasiswa Akper Pemkot Tegal mendidik mahasiswa sebanyak 441 mahasiswa yang terdiri dari tingkat I 150 mahasiswa, tingkat III sebanyak 147 mahasiswa dan tingkat III sebanyak 144 mahasiswa dengan jumlag laki-laki sebanyak 93 orang dan jumlah mahasiswi sebanyak 348 orang.
 Dalam kesempatan itu, Edy Wuryanto menyampaikan Orasi Ilmiah tentang Masyarakat Ekonomi Asean yang harus dihadapi oleh tenaga keperawatan sebagai peluang dan bukan tantangan. (Daryani/MR/99)

DIANGGAP MENGGANGGU KE INDAHAN KOTA PGOT DIRAZIA

PGOT berontak saat dinaikan truck
TEGAL- (Media Rakyat). Sebanyak 19 orang yang terdiri dari pengemis, anak punk, dan pengamen jalanan terjaring razia rutin oleh tim gabungan yang dilaksanakan oleh Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disosnakertrans) Kota Tegal bekerjasama dengan Satpol PP Kota Tegal dan Kepolisian Resor Tegal Kota, Selasa (30/8) Berbeda dengan razia sebelumnya, razia kali ini menyasar Para Pengemis, anak punk, dan pengamen yang biasa beroperasi di perempatan jalan-jalan protokol dan pusat-pusat keramaian di Kota Tegal. Seperti Terminal Bus, Stasiun Kereta Api dan Pasar Pagi Kota Tegal.  Kabid Rehabilitasi dan Bantuan Sosial Dinsosnakertrans Kota Tegal Drs. Imam Teguh Sutopo, MM mengatakan tujuan operasi kali ini mewujudkan kenyamanan pengguna jalan yang melintas di Kota Tegal. Selain itu pengemis, pengamen topeng monyet dan pengamen calung oleh masyarakat dianggap mengganggu lalu lintas dan merusak citra Kota Tegal yang sedang berjuang untuk mendapat Piala Adipura.
Kaitannya dengan penangkapan para pemusik calung, Imam menyebut razia tersebut bukan untuk mematikan kreatifitas para pemusik calung, cara dan tempat mereka mengekspresikan kreatifitas tersebut tidak tepat.  Mereka yang terjaring akan didata alamat dan dicek kesehatannya kemudian dilakukan pembinaan serta mengisi surat pernyataan tidak mengulangi perbuatan lagi. “Jika mereka tertangkap lagi, Dinsosnakertrans akan mengirim mereka ke Panti Rehabilitasi di Comal, Kab Pemalang,” jelas Imam. Rute razia gabungan kali kali ini dimulai dari Terminal Bus Kota Tegal menyisir ke Jl. Kol. Soegiono, Jl. Gajahmada, Jl. Yos Sudarso, Jl. Perintis Kemerdekaan, Alun-alun Kota Tegal, Jl. Pancasila, Jl Kol. Sugiarto, Jl. Veteran, Jl. Akhmad Yani, Jl. Diponogero Jl. Jend. Sudirman dan berakhir di Kantor Dinsosnakertrans. ( Daryani/MR/99)

21 SISWA SISWI TERJARING RAZIA SAAT BOLOS SEKOLAH DI BERBAGAI TEMPAT

Razia Pelajar di game onine
TEGAL - (Media Rakyat). Sebanyak 21 pelajar yang diduga membolos saat jam sekolah dirazia oleh tim gabungan yang terdiri dari Kantor Kesatuan Bangsa, Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpolinmas) Kota Tegal, Dinas Penidikan, Satpol PP dan Polresta Tegal. 
Para pelajar yang terdiri dari 16 orang laki-laki dan 5 orang perempuan sedang asyik bermain di game online dan di Pantai Muarareja, Selasa (30/8). Razia tersebut bertujuan untuk melaksanakan program peningkatan pemberantasan penyakit masyarakat bagi pelajar dan pembinaan pelajar Kota Tegal. 
Kasi Perlindungan Masyarakat Kantor Kesbangpolinmas Kota Tegal Suligi, SIP mengatakan pembinaan dan pengarahan dilakukan kepada para pelajar agar disaat jam sekolah hendaknya tidak berada diluar lingkungan sekolah. “Jika ternyata harus keluar saat jam pelajaran, harus bisa menunjukan bukti dari sekolah bahwa siswa sedang mendapat tugas,” ungkapnya.
Dalam razia yang di gelar oleh tim gabungan, didapatkan pelajar yang tengah asik bolos main game online di sekita Jl. Asemtiga dan di Pantai Muarareja. Razia tidak membedakan berasal dari mana pelajar bersekolah. Ada yang kena razia dari luar Kota Tegal, selama dia berada diluar saat jam pelajaran maka kita akan jaring,” ungkap Suligi. 
Pelajar yang terjaring dalam razia
Tim yang berjumlah 17 orang dibagi dalam dua kelompok. Kelompok pertama mengambil rute daerah yang patut diduga pelajar sering bolos. Yaitu Pantai Alam Indah (PAI), Hutan Cemara Bumi Perkemahan, Alun-alun, Stasiun, Gor Wisanggeni dan Pasifik Mal. Sedangkan tim kedua menyasar ke daerah Pantai Muarareja, sekitar SMA 2 Tegalsari, Warnet Jl. Kapten Ismail, Warnet Jl. Merpati, Rita Mall dan SMP Muhamadiyah 2 Margadana Oleh Kantor Kesbangpolinmas Kota Tegal, para pelajar yang berhasil dijaring kemudian didata dan diidentifikasi satu persatu dari sekolah serta daerah mana mereka berasal.
“Kita data satu persatu, mengisi surat pernyataan, jangan sampai mengulang perbuatan lagi, ini untuk membuat efek jera,” ungkap Suligi.Kesbangpolinmas kemudian akan menyerahkan sepenuhnya siswa yang terjaring razia kepada guru dan sekolah masing masing. “Kita hanya sebatas pembinaan, pengarahan dan pendataan mengenai hukuman bagi siswa yang membolos dan terkena razia akan diserahkan kepada sekolah masing-masing bentuk dan jenis hukumannya,” pungkas.(Daryani/MR/99)

MARINES CYCLING COMMUNITY KAMPANYE BIKE TO WORK

Dispen Kormar (Jakarta) Sejumlah daerah di Indonesia dan dunia sudah masuk ke masa transisi menuju era new normal, atau disebut juga denga...

Popular posts